Disclosure Konser Di Indonesia!

Wed, 20 April 2016

­Buat lo yang sering dengerin lagu-lagu EDM, mungkin lo udah tahu sama musisi yang satu ini, Disclosure. Duo bersaudara, Howard dan Guy Lawrence ini memang punya sense bermusik yang alami. Kalau lo salah satu fans Disclosure, lo nggak boleh ketinggalan gigs yang satu ini. Disclosure rencananya bakal mampir di Indonesia! Kapan dan dimana?

 

Tampil di Jakarta

Electronics Dance Music atau EDM akhir-akhir ini menjadi salah satu musik yang lagi hype di kalangan masyarakat muda Indonesia. Banyak gigs yang bawain lagu-lagu EDM berjamur di kota-kota besar di Indonesia bahkan dunia.

Buat lo yang suka dengan gigs EDM, lo wajib buat mantengin konser salah satu musisi EDM terkenal dunia, Disclosure. Ya, Disclosure bakal ngadain konser di Indonesia.

Event yang bertajuk DGTL LVE ini bakal menghadirkan Disclosure sebagai bintang utama. Selain Disclosure, ada juga DJ kenamaan Indonesia, Bima G dan Bipha Barus yang juga bakal menghentak Eco Park Convention, Ancol, Jakarta. Eits, jangan lupa catet tanggal mainnya, 4 Mei 2016.

 

Banyak mencatat prestasi

Disclosure sendiri merupakan duo musisi electric asal Inggris yang dibentuk sejak tahun 2010. Musik-musik mereka terinsipirasi dari Jou Orbison, James Blake, Burial, dan Mount Kimbie. Setelah merilis album debutnya pada tahun 2013 yang berjudul Settle, nama Disclosure semakin meraih kepopuleran.

Album kedua mereka, Caracal, dirilis pada tahun 2015. Berkolaborasi bersama beberapa musisi antara lain: Sam Smith, Lorde, Gregory Porter, LION BABE, Kwabs, hingga The Weeknd, Caracal menjadi album terbaik di Inggris selama dua minggu berturut-turut.

Duo bersaudara ini sempat dinominasikan di event Grammy Awards sebagai Best Dance/Electronica Album di tahun 2014 berkat album Settle. Selain itu, mereka juga sempat masuk nominasi di kategori dan event yang sama di tahun 2016 berkat album Caracal.

Nggak sabar mau nonton konser mereka? Lo bisa beli tiketnya dengan harga 420 ribu rupiah untuk early bird dengan harga asli tiket 500 ribu rupiah. Oiya, gerbang bakal ditutup jam 8 malam tepat, jadi jangan sampai lo telat.

 

 

Source: concertkaki.com, dgtl-lve.com

Rich Brian: DOA - Suasana Baru Dari Rapper Andalan?

Fri, 18 September 2020
Cerita dibalik video musik Rich Brian DOA

Ada suasana segar yang dibawa oleh Rich Brian di album terbarunya, 1999 – di lagu DOA. Beatnya yang dinamis, Brian seperti membawa energi baru di mana para penikmatnya, mungkin dibuat terkejut dengan musik di lagu ini. Lo sudah dengar belum bro?

Dari beberapa lagu yang termasuk di dalam album 1999, DOA menjadi salah satu lagu favoritnya. Dilansir dari tirto – DOA adalah sebuah singkatan dari Dead On Arrival. Brian menceritakan kalau lagu ini adalah tentang persaingan dengan seseorang yang memiliki peluang nol di tempat pertama.

Kalau dari segi musik, melodi yang ada di dalam lagu DOA mengingatkannya kepada salah satu grup kesukaannya, yaitu Gorillaz. Lagu ini adalah lagu yang Brian nyanyikan ketika iya merasa mesti lebih baik daripada sebelumnya secara umum.

 

DOA Jadi Energi Tersendiri Dari Brian

rich brian DOA

Credit Image: cultr.com

Mungkin kalau rapper lain bisa saja meminta mobil Lamborghini, Ferrari atau mobil sport lainnya – tapi Brian? Oh my god – dia malah pilih Civic baru. Ini cukup jadi pembeda antara Brian dan rapper lainnya.

Di dalam video musik DOA, diperlihatkan kalau Brian menghabiskan waktunya berada dengan mobilnya. Baik saat dalam perjalanan dan saat mobilnya mogok juga. Tingkah dari Brian sendiri juga menyesuaikan dengan beat dari DOA ini sendiri.

Sehingga di video musik DOA kali ini, Brian terlihat lebih ‘pecicilan’ daripada video musik lainnya. Tidak apa, sih – justru hal ini jadi penyegar dan pembeda serta warna tersendiri dari Brian untuk video musik DOA ini.

Jika ditelisik dari musiknya sendiri, Brian menceritakan kalau DOA berasal dari sesi jamming dirinya, Jacob Ray, dan Diamond Pistols, lalu dengan random Louis Bell juga datang. Brian mengaku ia menjadi penggemar musiknya walau sudah mengenalnya lama dan pada hari itu ia bekerja untuknya.

Selain DOA, di dalam album 1999, setidaknya ada beberapa lagu andalan lainnya seperti ‘Don’t Care’, ‘Love in My Pocket’, ‘Long Run’, ‘When You Come Home’, dan ‘Sins’. Nah selain DOA, ‘Sins’ juga jadi lagu andalan Brian.

Dalam pengerjaan album ini, sebagian besar materi di sini diproduksi sendiri oleh Brian. Namun tetap ada yang ia kerjakan bersama dengan Bekon & The Donuts, Diamond Pistols dan Louis Bell. Dari album 1999, ada video musik yang cukup menarik perhatian, yaitu video musik dari Love in My Pocket.

Brian menceritakan kalau video musik ini jadi favoritnya sementara ini. Video musik dari Love in My Pocket menceritakan tentang bagaimana mencoba menjadi sempurna tidak akan berhasil di sebagian besar waktu.

Bro, apakah lo tahu album 1999 ini adalah album ke berapa dari Brian? Tahun 2019 lalu, Brian merilis albumnya yang berjudul The Sailor, 2018 Head in the Clouds dan ditahun yang sama juga yaitu Amen. Ketenaran Brian berangkat ketika ia mengeluarkan single Dat $tick dan langsung direkrut oleh label 88Rising.

Wah bagaimana nih bro? Dari segala penjelasan di atas – apakah lo sendiri sudah menonton dan menikmati video musik DOA dari Rich Brian? Kalau belum, langsung saja gas dan nonton di sini ya bro!

 

Feature Image – whiteboardjournal.com