• Music News
  • Sunny Jain, Fokus Jazz Di Tengah Alur Deras Musik EDM

Sunny Jain, Fokus Jazz Di Tengah Alur Deras Musik EDM

Fri, 10 June 2016

Sunny Jain ini adalah salah satu musisi yang sangat unik. Dirinya merupakan salah satu pemusik yang sangat aktif dalam bermain jazz padahal sekarang musik yang sedang naik daun adalah EDM atau Electronic Dance Music. Bahkan Sunny Jain mengatakan memang banyak tekanan yang muncul karena dirinya menganut musik yang anti mainstream. Bisa dibilang, musik jazz yang dimainkan oleh Sunny ini terlalu jadul bagi anak-anak gaul. Tetapi keyakinannya dengan musik jazz ini sangat kuat.

 

Sunny mengatakan 1,7% orang di Amerika menyukai jazz

Sunny Jain merupakan orang keturunan India. Dia bercerita bahwa dirinya termasuk keturunan Punjabi Jain, salah satu ras yang ada di India. Di keturunannya dia tersebut, musik adalah salah satu ritual wajib. Bhajans adalah salah satu ritual bernyanyi yang mengharuskan seluruh keluarganya menghafal lagu-lagu hindi pada tahun 60-70an. Jadi kehidupan masa kecil Sunny sudah akrab dengan musik.

Lalu kenapa Sunny memutuskan untuk bermain musik jazz? “Hanya 1,7% orang di Amerika yang menyukai musik jazz. Dan saya salah satunya,” itulah yang dikatakan oleh Sunny. Selain itu Sunny Jain berhasil membuat musik musik jazz dengan dentuman ketipung yang sangat khas. Jadi Sunny menggunakan alat musik yang anti mainstream untuk menciptakan musik jazz anti mainstream tersebut.

 

Pada umur 14 tahun dirinya jatuh cinta dengan musik jazz

Pada umur 14 atau 15 tahun, Sunny mengatakan bahwa dia sering mendengar musik Miles Davis, seorang legenda jazz yang sangat terkenal di Amerika Serikat. Dan saat itu juga Sunny langsung memutuskan untuk menekuni musik jazz. Beberapa album sudah dihasilkan oleh Sunny Jain. Total sudah ada 7 album dari Sunny. Tetapi ternyata Sunny lebih senang membantu para musisi jazz untuk berkembang, senggaknya ada puluhan album musisi lain yang sudah dibantu oleh Sunny. Sebagai seorang sideman, tentu Sunny mendapatkan masukan musik yang bagus untuk perkembangannya. Sekarang Sunny sedang mempersiapkan album barunya.

 

 

Source: scroll.in

Pecinta Musik Wajib Datangi Museum Musik Indonesia di Malang

Monday, February 17, 2020 - 15:41
: Bagian depan dari Gedung Museum Musik Indonesia

Kota Malang memang menjadi salah satu kota paling populer di Indonesia. Selain memiliki banyak tempat wisata alam yang menarik, di kota ini rupanya juga memiliki museum musik yang wajib didatangi oleh para pecinta musik. Museum Musik Indonesia yang terletak di Jalan Nusakambangan No. 19, Kota Malang ini merupakan satu-satunya museum seni musik yang ada di Indonesia.

 

Punya Banyak Koleksi yang Menarik

Museum Musik di Kota Malang ini memiliki banyak koleksi yang sangat menarik. Sejak tahun 2009 sampai tahun 2018 lalu Museum Musik ini diketahui memiliki lebih dari 26 ribu koleksi yang berhubungan dengan dunia musik. Mulai dari kaset, leaflet, CD, poster, buku musik, piringan hitam, peralatan audio hingga alat musik koleksi dari para musisi. Menariknya, di museum musik ini juga terdapat kostum dari koleksi para musisi.

Koleksi yang ada di Museum Musik ini rupanya sebagian besar didapatkan dari sumbangan masyarakat baik dari Malang ataupun luar Malang. Selain itu, juga terdapat beberapa musisi yang rela turut menyumbangkan barang-barangnya untuk dijadikan koleksi di museum yang satu ini. Sekitar 60 sampai 70 persen dari koleksi yang ada di museum ini berasal dari musisi Tanah Air. Sedangkan sisanya berasal dari musisi luar negeri. Koleksi di museum ini juga terdiri dari cukup banyak genre mulai dari lagu daerah, jazz, pop, rock, latin hingga lagu anak-anak.

 

Baru Diresmikan pada Tahun 2016 Lalu

Meskipun telah memiliki jumlah koleksi yang cukup banyak, Museum Musik ini baru diresmikan pada tahun 19 November 2016 lalu. Peresmian tersebut langsung dihadiri oleh pihak Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dan bertempat di Gedung kesenian Gajayana lantai 2 di Jalan Nusakambangan No. 19 Malang.

Museum Musik ini juga telah didaftarkan ke Kementrian Hukum dan Ham. Pemerintah Kota Malang juga telah memberikan izin kepada pengelola museum untuk menempati Gedung Kesenian Gajayana. Jadi Gedung Kesenian Gajayana telah resmi menjadi lokasi dari Museum Musik tersebut. Sebelum menempati gedung tersebut, Museum Musik ini cukup sering berpindah tempat.

Sejarah Berdirinya Museum Musik

Koleksi di museum musik yang tertata rapi di display

 

Sejarah dari Museum Musik ini cukup menarik lho, Urbaners. Berawal dari koleksi yang dimiliki oleh salah satu pendirinya, Hengki Herwanto, kemudian museum ini bisa berkembang menjadi lebih besar. Sejak sekitar tahun 2009 lalu Hengki Herwanto berencana untuk mendirikan Galeri Malang Bernyanyi dan hanya memiliki sekitar 250 koleksi saja. Koleksi yang terdiri dari CD, kaset hingga piringan hitam itu merupakan milik dari Hengki Herwanto dengan teman-temannya.

Kemudian koleksi tersebut disimpan di garasi rumah Hengki Herwanto yang berada di jalan Citarum. Galeri koleksi musik itu pun semakin dikenal luas sehingga pada tahun 2013 mereka memindahkannya di sebuah rumah kontrakan di Griya Santa. Setelah itu, baru di tahun 2016 galeri musik itu pindah ke Gedung Kesenian Gajayana dan resmi disebut sebagai Museum Musik Indonesia.

Itulah sedikit ulasan mengenai Museum Musik Indonesia yang terletak di Malang. Apakah lo berencana untuk mampir ke tempat ini saat berkunjung ke Malang?

 

Sources: jawapos.com, kumparan.com, goodnewsfromindonesia.id