• Music News
  • Suara James Blunt Yang Bikin Wanita Meleleh

Suara James Blunt Yang Bikin Wanita Meleleh

Tue, 26 July 2016

Kalau lo punya teman wanita, coba dengarkan lagu dari James Blunt yang berjudul You’re Beautiful atau Goodbye My Lover, sudah jelas mereka akan melting. Bernama lengkap James Hillier Blount ini adalah salah satu penyanyi paling terkenal di Inggris. Walaupun sempat nggak percaya diri karena suaranya yang cukup aneh, James Blunt tetap percaya diri dan akhirnya berhasil menjual 11 juta album yang berjudul Back to Bedlam.

 

James Blunt adalah jenius

Nggak banyak yang mengetahui bahwa James Blunt ini menulis disertasi masternya yang menjadi acuan terhadap salah satu festival musik di Inggris. Disertasi Blunt yang berjudul The Commodification of Image – Production of a Pop Idol menjadi salah satu pegangan festival musik Mercury Music Prize. Sempat ingin menggeluti musik, James Blunt ternyata lebih menyukai militer.

 

Sempat tertarik dengan militer

Di Inggris sana, masih ada ketentuan bahwa seorang pria yang sehat jasmani dan rohani, diwajibkan mengikuti wajib militer selama minimal 4 tahun. James Blunt yang ikut ke dalam anggota Royal Military Academy Sandhurst ternyata mendapatkan prestasi yang lumayan. Blunt sempat menjabat sebagai kapten dan ditugaskan di Kanada. Bahkan pada tahun 1999, James Blunt secara sukarela menjadi relawan di Kosovo untuk membantu NATO.

Karir militer James Blunt sebenarnya cukup bagus, tetapi darah musiknya mengalir terlalu deras. Di tengah-tengah latihan kemiliteran, James Blunt menciptakan lagu berjudul Goodbye My Lover yang kemudian menjadi salah satu hits andalan Blunt.

Pada akhirnya setelah keluar dari militer pada tahun 2002, Blunt mengeluarkan album berjudul Back to Bedlam di tahun 2004 dan mendapatkan tanggapan yang sangat positif. Kemudian total James Blunt ini menelurkan 4 album, dan secara mengejutkan akan mengeluarkan album kelima di tahun 2016 ini. Setelah vakum sejak tahun 2013, kemunculan album James Blunt di tahun 2016 ini sangat ditunggu oleh para penggemarnya.

 

 

Source : www.thefamouspeople.com

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.