Made in Purwokerto: Mutiara

Mon, 21 November 2016

Satu bukti nyata bagaimana musik bisa menyebar layaknya virus yang menjangkiti orang banyak adalah Mutiara.

Mutiara berasal dari Purwokerto, sebuah kota yang sama sekali tidak ada di dalam peta produsen musisi berkarakter kuat di Indonesia. Selama ini, status kota itu hanya merupakan tempat singgah bagi berbagai pertunjukan musik yang sedang tur keliling Indonesia.

Secara khusus, Purwokerto mengalami perkembangan yang sangat pesat untuk urusan proses kreatif. Musik termasuk bidang yang kebagian giliran. Di kalangan anak muda, ada banyak hal baru dieksplorasi. Mutiara, yang telah merilis sebuah mini album ini, adalah contohnya.

Kiprahnya tidak biasa. Kabar menyebar dan ia kini mulai tampil keluar dari kotanya sendiri. Salah satu pertunjukan yang menyita perhatian adalah set 45 menitnya di Ngayogjazz 2016. Menariknya, ia sama sekali tidak canggung mempertontonkan musiknya yang kental aura bluesnya.

Dengan gitar Ephiphone kuning, ia naik ke panggung dan memimpin band pengiringnya. Masih canggung berinteraksi dengan orang, layaknya seorang pendatang baru. Perempuan dengan gitar listrik, bukanlah pemandangan yang bisa sering ditemukan di panggung-panggung musik.

Di festival jazz desa ini, Mutiara memperkenalkan materi-materi dari debut mini albumnya dan sejumlah materi cover. Yang ia rekam, entah mengapa, nampak lebih bertenaga jika dimainkan di atas panggung. Ia dan bandnya merupakan tipikal band panggung yang memang mendapat bensin dari kiriman energi dari penonton. Proses itu terjadi dengan baik karena memang Mutiara datang dengan upaya yang terasa jujur.

Ada aura bintang yang sedang menunggu terang di dalam penampilannya.

Indonesia, mencatat banyak nama penyanyi perempuan yang memang berhasil menulis ceritanya dengan musik ciptaan sendiri. Setelah generasinya Yura Yunita dan Danilla, nampaknya Mutiara menjadi yang berikutnya.

Fakta pendukung bahwa ia berasal dari Purwokerto menambahkan bahwa musik sekarang makin punya batasan yang lebih luas. Benar, memang kota besar masih mendominasi talenta-talenta baru, tapi kota-kota kecil pun punya suara untuk didengar.

Debut mini album Mutiara, Gasebu, telah beredar luas. Kalau memang belum punya kesempatan untuk menyaksikannya bermain live di atas panggung, segeralah mencarinya. Yang datang ke Ngayogjazz 2016 kemarin, beruntung, bisa menyaksikan seorang bintang sedang meretas jalan ke masa depan.

Grup Musik Populer yang Akan Comeback di Tahun 2020

Tuesday, December 31, 2019 - 14:47
Personil My Chemical Romance berdiri berdampingan, masing-masing mengenakan jaket warna berbeda

Banyak momen seru yang terjadi pada industri musik global selama tahun 2019, mulai dari TikTok yang viral sampai berbagai lagu yang sukses pecahkan rekor Billboard. Sebagai music lovers, tentunya lo berharap tahun 2020 nanti bakal memberikan berbagai kejutan musik yang nggak kalah seru. Sepertinya harapan lo bakal terkabul, Urbaners, karena ada sejumlah grup musik ternama yang dikabarkan bakal comeback pada tahun 2020 nanti!

 

Pussycat Dolls

Para anggota Pussycat Dolls dalam kostum bertema warna hitam, putih, dan merah, di salah satu event

Rumor bahwa Pussycat Dolls bakal comeback tentunya nggak muncul begitu saja. Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, girlband asal Amerika ini tampil bersama di panggung. Mereka menjadi bintang tamu di acara X Factor yang tayang pada 30 November 2019 kemarin. Nggak cuma membawakan medley lagu-lagu hits mereka terdahulu, Pussycat Dolls juga menampilkan cuplikan lagu terbaru mereka, React. Karena penampilan di X Factor ini, banyak fans menebak kalau Pussycat Dolls bakal comeback pada 2020.

 

Fifth Harmony

Keempat anggota Fifth Harmony berdiri berdampingan di salah satu event

Grup musik jebolan X Factor ini memang belum terlalu lama hiatus, tepatnya pada tahun 2018 lalu. Hebatnya, sebelum vakum mereka tetap memutuskan buat jalan berempat sebagai grup setelah ditinggal oleh salah satu personilnya, Camila Cabello. Setelah vakum, masing-masing personil Fifth Harmony cukup sibuk dengan karya masing-masing. Namun, banyak yang memperkirakan bahwa mereka bakal comeback pada tahun 2020.

 

Fun

Tiga personil Fun, dalam kostum kemeja warna-warni

Masih ingat dengan lagu Some Nights yang dibawakan oleh Fun? Walaupun mungkin terkesan sebagai lagu one hit wonder karena setelahnya Fun seolah menghilang, sebetulnya Fun nggak pernah break-up. Fun adalah grup musik asal Amerika yang terdiri dari 3 anggota, yaitu Jack, Nate, dan Andrew. Memutuskan vakum sejak Februari 2015, Fun tetap memberi update kepada fans melalui website, bahwa mereka sedang mencoba untuk membuat karya baru. Siapa tahu bakal rilis pada 2020, kan?

 

My Chemical Romance

My Chemical Romance saat reuni manggung di Los Angeles, terlihat sang vokalis mengenakan kemeja hijau

Setelah 7 tahun, akhirnya My Chemical Romance (MCR) kembali tampil di atas panggung membawakan lagu-lagu hits mereka seperti Welcome to The Black Parade dan I’m Not Okay (I Promise). Reuni MCR ini diadakan di Los Angeles, California, pada 20 Desember 2019. Tahun depan, mereka juga sudah mengantongi jadwal manggung di 3 negara, yaitu Jepang, Australia, dan New Zealand. Banyak orang berspekulasi bahwa MCR bakal membuat album baru setelahnya.

 

Kalau memang 4 grup musik tersebut benar-benar bakal comeback, bisa dipastikan skena musik global jadi lebih seru. Dari deretan grup musik di atas, mana yang paling lo tunggu comeback-nya, Urbaners?

 

 

Sources: nme.com, huffingtonpost.co.uk, idntimes.com, loudersound.com