• Music News
  • Dewa Budjana Merilis Zentuary di Tebing Breksi

Dewa Budjana Merilis Zentuary di Tebing Breksi

Tue, 29 November 2016

I Gede Dewa Budjana, salah seorang gitaris paling penting di industri musik jazz Indonesia, merilis album terbarunya, Zentuary, lewat sebuah pertunjukan yang sangat megah di Jogjakarta.

Tebing Breksi, sebuah kawasan wisata di dekat perbatasan kota, menjadi saksi bagaimana Budjana mempresentasikan album barunya kepada publik. Kawasan yang sangat cantik itu, menjadi tuan rumah yang baik.

Ada yang tidak biasa sekaligus bikin deg-degan, Jogjakarta diguyur hujan sejak siang hari. Dengan sendirinya, itu mengganggu persiapan yang telah dirancang. Padahal, panggung telah berdiri sejak beberapa hari sebelumnya dan nyaris tidak ada halangan cuaca yang berarti. Hujan yang bervariasi volume kencangnya itu, benar-benar menggoda ketabahan semua orang yang terlibat di pertunjukan itu, mulai dari penonton sampai penyelenggara.

Ketika akhirnya ia reda, sekitar pukul delapan malam, seluruh kru panggung bekerja ekstra keras untuk mengeringkan panggung dari sejumlah genangan air. Alat-alat yang sudah diset dites kembali. Semuanya tersedia kembali untuk dimainkan pukul sembilan malam.

Budjana tidak banyak mengambil jeda. Ia memulai dengan tingkat kerapatan permainan yang dahsyat. Membuat sekitar lima ratus orang yang datang khusus untuk menyimak lagu-lagunya. Dengan sepuluh album di dalam katalog pribadinya, tentu menyusun sebuah repertoire yang komplit, bukanlah sebuah persoalan yang sulit. Ada banyak pilihan untuk membangun sebuah pertunjukan yang baik.

Malam itu, ia membiarkan gitar menjadi pusat perhatian. Musik jazz telah akrab sejak dulu kala dengan namanya. Itu yang dihadirkan, kesederhanaan itu menjadi aktor utama. Band pengiring yang personilnya banyak juga tidak main-main. Kebanyakan dari mereka adalah nama-nama yang sudah wara-wiri di industri jazz Indonesia.

Total, Budjana memukau orang selama dua setengah jam. Waktu seolah berjalan super cepat. Tidak terasa. Suasana jadi makin epik karena serangan kabut menjelang semua orang di ujung acara. Begitu juga dengan rintik hujan yang kembali datang.

Salah satu highlight terbaik di pertunjukan itu adalah ketika Budjana memimpin bandnya memainkan Gangga, sebuah single dari tahun 2011 yang aslinya menampilkan Sophia Latjuba pada vokal. Kali ini, ia mengundang Sruti Respati dan Cabrini Asteriska dari Barasuara untuk mengambil porsi itu. Sruti bersenandung, Asteriska menyanyikan sepotong bagian yang berisi lirik kontemplatif dari lagu itu.

Rasanya kenangan akan pertunjukan ini bertahan lama. Ada alasan penting kenapa Budjana begitu penting untuk musik jazz di Indonesia. Pertunjukan ini baru saja menunjukannya. 

Grup Musik Populer yang Akan Comeback di Tahun 2020

Tuesday, December 31, 2019 - 14:47
Personil My Chemical Romance berdiri berdampingan, masing-masing mengenakan jaket warna berbeda

Banyak momen seru yang terjadi pada industri musik global selama tahun 2019, mulai dari TikTok yang viral sampai berbagai lagu yang sukses pecahkan rekor Billboard. Sebagai music lovers, tentunya lo berharap tahun 2020 nanti bakal memberikan berbagai kejutan musik yang nggak kalah seru. Sepertinya harapan lo bakal terkabul, Urbaners, karena ada sejumlah grup musik ternama yang dikabarkan bakal comeback pada tahun 2020 nanti!

 

Pussycat Dolls

Para anggota Pussycat Dolls dalam kostum bertema warna hitam, putih, dan merah, di salah satu event

Rumor bahwa Pussycat Dolls bakal comeback tentunya nggak muncul begitu saja. Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, girlband asal Amerika ini tampil bersama di panggung. Mereka menjadi bintang tamu di acara X Factor yang tayang pada 30 November 2019 kemarin. Nggak cuma membawakan medley lagu-lagu hits mereka terdahulu, Pussycat Dolls juga menampilkan cuplikan lagu terbaru mereka, React. Karena penampilan di X Factor ini, banyak fans menebak kalau Pussycat Dolls bakal comeback pada 2020.

 

Fifth Harmony

Keempat anggota Fifth Harmony berdiri berdampingan di salah satu event

Grup musik jebolan X Factor ini memang belum terlalu lama hiatus, tepatnya pada tahun 2018 lalu. Hebatnya, sebelum vakum mereka tetap memutuskan buat jalan berempat sebagai grup setelah ditinggal oleh salah satu personilnya, Camila Cabello. Setelah vakum, masing-masing personil Fifth Harmony cukup sibuk dengan karya masing-masing. Namun, banyak yang memperkirakan bahwa mereka bakal comeback pada tahun 2020.

 

Fun

Tiga personil Fun, dalam kostum kemeja warna-warni

Masih ingat dengan lagu Some Nights yang dibawakan oleh Fun? Walaupun mungkin terkesan sebagai lagu one hit wonder karena setelahnya Fun seolah menghilang, sebetulnya Fun nggak pernah break-up. Fun adalah grup musik asal Amerika yang terdiri dari 3 anggota, yaitu Jack, Nate, dan Andrew. Memutuskan vakum sejak Februari 2015, Fun tetap memberi update kepada fans melalui website, bahwa mereka sedang mencoba untuk membuat karya baru. Siapa tahu bakal rilis pada 2020, kan?

 

My Chemical Romance

My Chemical Romance saat reuni manggung di Los Angeles, terlihat sang vokalis mengenakan kemeja hijau

Setelah 7 tahun, akhirnya My Chemical Romance (MCR) kembali tampil di atas panggung membawakan lagu-lagu hits mereka seperti Welcome to The Black Parade dan I’m Not Okay (I Promise). Reuni MCR ini diadakan di Los Angeles, California, pada 20 Desember 2019. Tahun depan, mereka juga sudah mengantongi jadwal manggung di 3 negara, yaitu Jepang, Australia, dan New Zealand. Banyak orang berspekulasi bahwa MCR bakal membuat album baru setelahnya.

 

Kalau memang 4 grup musik tersebut benar-benar bakal comeback, bisa dipastikan skena musik global jadi lebih seru. Dari deretan grup musik di atas, mana yang paling lo tunggu comeback-nya, Urbaners?

 

 

Sources: nme.com, huffingtonpost.co.uk, idntimes.com, loudersound.com