• Music News
  • Drake dan The Chainsmokers Dominasi iHeartRadio Music Awards 2017

Drake dan The Chainsmokers Dominasi iHeartRadio Music Awards 2017

Mon, 13 March 2017

Mungkin lo yang di Indonesia sedikit awam dengan iHeartRadio Music Awards, tetapi di Amerika Serikat, awards ini termasuk bergengsi. Mulai dihelat sejak tahun 2014, iHeartRadio sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi belantika musik dunia. Nah, pada tahun 2017 ini, iHeartRadio Music Awards digelar di California, Amerika Serikat. Beberapa musisi yang tampil mengesankan adalah Drake dengan tujuh penghargaan dan The Chainsmokers dengan empat penghargaan.

 

Drake Sudah Curi Show Sejak Awal

Sejak nominasi iHeartRadio dimumkan, Drake sudah berhasil mencuri show. Secara total, Drake mendapatkan lima belas nominasi dan memenangkan tujuh di antaranya. Tentu jumlah tersebut cukup banyak, walaupun Drake harus kalah di beberapa penghargaan bergengsi seperti  Song of the Year, Male Artist of the Year, dan Album of the Year. Drake harus rela memberikannya kepada penyanyi lain.

Tapi di kategori hip-hop dan R&B nih, Urbaners, Drake menjadi yang terbaik. Dari empat penghargaan yang diusung dua kategori tersebut, Drake memenangkan tiga di antaranya. Penghargaan Hip-Hop Song of the Year, Hip-Hop Artist of the Year, dan R&B Song of the Year berhasil digondol Drake.

 

Speech Menyentuh dari Beberapa Artis Kenamaan

Ketika nama Justin Timberlake diumumkan memenangkan kategori bergengsi Song of the Year, semua mata langsung tertuju kepada laki-laki yang juga malang melintang di dunia bisnis ini. Ketika berada di atas panggung, Justin Timberlake menyinggung beberapa orang yang membenci dirinya. Justin berkata, “Orang akan takut dengan orang yang berbeda. Jangan takut!”

Selain itu, Halsey yang menang bersama The Chainsmokers di kategori Dance Song of the Year ini juga mengatakan bahwa inspirasinya selama ini adalah Blink 182. Blink 182 sendiri mendapatkan dua nominasi meskipun gagal memenangkan keduanya.

Dari 44 penghargaan yang dikeluarkan, Drake dan The Chainsmokers menjadi bintangnya di tanggal 5 Maret 2017 kemarin. Tapi ada yang mencuri perhatian, yaitu Justin Timberlake dan juga Adele yang mendapatkan dua penghargaan bergengsi.

 

Source: billboard.com

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.