5 Seconds of Summer Kalahkan Jay-Z dan Beyonce di Billboard 200 - MLDSPOT
  • Music News
  • 5 Seconds of Summer Kalahkan Jay-Z dan Beyonce di Billboard 200

5 Seconds of Summer Kalahkan Jay-Z dan Beyonce di Billboard 200

Wed, 25 July 2018
5 Seconds of Summer Kalahkan Jay-Z dan Beyonce di Billboard 200

Album pertama 5 Seconds of Summer (5SOS) berjudul 5 Seconds of Summer yang keluar tahun 2014 sukses masuk tangga lagu teratas Billboard. Nggak hanya itu, album perdana tersebut juga sukses di 13 negara di seluruh dunia. Kemudian menyusul album kedua yang berjudul Sounds Good Feels Good (2015) juga sukses jadi nomor 1 Billboard 200. Atas prestasinya tersebut, 5SOS menjadi band pertama yang albumnya berturut-turut sukses nomor 1 di tangga lagu Billboard.

Nah, pada tanggal 15 Juni kemarin, 5SOS barusan rilis album baru berjudul Youngblood. Apes bagi 5SOS, album tersebut bersamaan dengan keluarnya album baru dari The Carters, duet antara Beyonce dan Jay-Z yang sedang naik daun. Tapi ternyata 5SOS cuma butuh waktu 1 bulan untuk merebut tahta nomor satu tangga lagu Billboard 200 mengalahkan album EVERYTHING IS LOVE dari The Carters.

 

Lawan sepadan The Carters

Ketika album EVERYTHING IS LOVE dari The Carters keluar, banyak orang yang memprediksi duet suami istri ini bakal nggak ada saingan untuk urusan tangga lagu Billboard. Sayangnya, album baru dari 5S0S ini ternyata benar-benar laris di pasaran. Seperti dilansir dari billboard.com, album 5SOS Youngblood mendapatkan penjualan album 142 ribu. Jumlah tersebut mengalahkan album EVERYTHING IS LOVE yang hanya terjual 123 ribu.

Menariknya lagi, ternyata para personel 5SOS ini membuat sebuah campaign agar album 5SOS yang baru ini harus jadi nomor 1. Bahkan mantan personel One Direction, Niall Horan sampai harus turun tangan dengan mengeluarkan tweet. “Ini harus menjadi album nomor 1 minggu ini. Go get it!”, tulis Horan di Twitter pribadinya.

 

Bersiap tur dunia

Seperti biasa, 5SOS akan melakukan tur promo setelah album baru keluar. Kali ini turnya bertajuk Meet You There Tour yang dimulai tanggal 2 Agustus 2018 di Jepang. Setelah dari Jepang selama lebih dari 10 hari, 5SOS mengadakan tur di rumah sendiri, Selandia Baru dan Australia. Baru akhir Agustus 5SOS nanti akan menyambangi Amerika Serikat selama 2 bulan dan ditutup keliling Eropa sampai bulan November. Sayangnya, 5SOS nggak mampir ke Asia Tenggara, Urbaners.

 

Source: billboard.com

Kupas Tuntas Sejarah Gitar dan Perkembangnya

Tue, 13 April 2021
sejarah gitar

Buat lo penggemar musik akustik pasti udah akrab dengan alat musik yang satu ini, gitar. Gitar memang menyimpan ciri khasnya tersendiri ya, bro. Dengan rangkaian senar yang tepat, bisa menghasilkan irama harmonis dan bernada merdu. Para musisi juga mengakui kalo gitar adalah salah satu instrumen yang nggak bisa dihilangkan saat tengah bermain musik.

Alat musik petik ini memang banyak digemari karena gampang dimainkan, namun masih banyak yang belum tau asal usul gitar. Pasalnya, alat musik ini menyimpan sejarah berliku dan mengalami perubahan dari tiap zaman. Biar makin tau sejarah gitar dan perkembangannya, baca tuntas artikel ini ya, bro.

Sejarah Alat Musik Gitar

sejarah gitar

Credit image - unsplash

Sebenarnya asal usul alat musik petik ini masih menjadi bahan perdebatan bagi sejumlah pengamat musik. Banyak yang meyakini gitar berasal dari negara Spanyol pada abad ke-16 dari guitarra latina, alat musik abad pertengahan dengan desain berlekuk, serta dilengkapi empat senar berpasangan yang bisa menghasilkan bunyi berbeda-beda.

Pada masa itu, gitar hanya memiliki nada dasar, yaitu C – F – A – D’, penyeteman dari empat bagian tengah lute dan vihuela. Gitar abad ke-16 juga memiliki ukuran relatif lebih kecil, serta lubang suara yang belum melebar seperti gitar masa kini.

Selain itu, terdapat empat rangkaian senar yang membentang dari pegbox mirip biola ke jembatan tegangan yang direkatkan ke papan suara, atau belly penopang tarikan langsung dari senar. Di bagian perut gitar terdapat lubang suara melingkar, yang biasanya dihiasi dengan ukiran kayu mawar.

Proses Reinkarnasi yang Panjang

Seiring perkembangan zaman, gitar mengalami banyak perubahan pada instrumennya. Senar kelima ditambahkan sebelum tahun 1600, lalu pada akhir abad ke-18, berjumlah enam senar dengan sistem penyeteman yang masih sangat standar. Dari sinilah, lo bisa mengenal beberapa kunci nada seperti E – A – D – G – B – E’.

Sementara di abad ke-19, sekrup logam diganti dengan pasak penyetelan. Fret awal yang diikat diganti dengan fret gading atau logam bawaan pada abad ke-18. Fingerboard gitar juga dinaikkan sedikit di atas tingkat perut dan dibuat melebar hingga ke tepi lubang suara. Bagian tubuh gitar pun dibuat lebih luas dan lebih dangkal dengan papan suara yang sangat tipis, sehingga menghasilkan peningkatan sonoritas.

Secara internal, batang melintang yang memperkuat papan suara diganti dengan batang radial yang menyebar di bawah lubang suara. Pada bagian leher gitar yang sebelumnya dipasang pada balok kayu, dibentuk menjadi menyerupai penahan atau sepatu yang menonjol ke dalam tubuh, dan direkatkan ke belakang fungsinya untuk memberikan stabilitas terhadap tarikan senar.

Inovasi Besar pada Abad 19

sejarah gitar

Credit image - unsplash

Selama abad ke-17, keberadaan gitar semakin dikenal karena popularitas lute dan vihuela menurun. Pada saat itu juga ada beberapa gitaris virtuoso menjadi terkenal di Eropa, diantaranya; Gaspar Sanz (1674-an), Robert de Visée (1650–1725), Fernando Sor (1778–1839), dan Joseph Kaspar Mertz (1806–56).

Namun akhir abad ke-19 popularitas gitar justru menyusut, tapi untungnya ada perubahan besar melalui tangan Antonio Torres, ia berhasil membuat perkembangan gitar semakin pesat. Instrumen yang dihasilkan adalah gitar klasik, dirangkai dengan tiga gut dan tiga senar sutra yang dipintal logam.

Buat lo yang belum tau, sebagian inovasi gitar pada abad ke-19 merupakan hasil karya Torres, bro. Ia menggunakan bahan nylon atau plastik untuk menghasilkan suara lebih nyaring dan merdu. Jenis gitar yang dihasilkan yaitu gitar 12-senar atau double-course, jaranan Meksiko dan charango Amerika Selatan, keduanya gitar kecil dengan five-course. Seiring berkembangnya zaman, alat musik gitar juga semakin beragam, mulai dari ukulele, gitar akustik, gitar listrik, sampai bass. Perubahan besar dimulai dari sini, bro!

Perkembangan Gitar di Indonesia

Pasti lo juga penasaran bagaimana alat musik gitar masuk ke Indonesia kan, bro? Untuk pertama kalinya masyarakat Indonesia mengenal gitar dari orang-orang Portugis yang saat itu menjadi tawanan kolonial Belanda. Biar nggak bosan di dalam tahanan, mereka berbicara dengan musik dan alat musik yang digunakan adalah gitar.

Sejak saat itu, perkembangan gitar di Indonesia semakin popular dan mulai dimainkan bersama dengan kesenian tradisional lainnya, termasuk musik keroncong. Setelah kemerdekaan, muncul beberapa gitaris tanah air seperti Linda Sukamta dan Andre Irawan, mereka berhasil memenangkan The First South East Asian Guitar Festival pada tahun 1977 dan 1978.

Meski kolonialisme meninggalkan rasa sakit, tapi melahirkan sebuah karya seni. Well, sebelum menjadi alat musik popular dan berpengaruh di dunia musik, gitar harus melalui perjalanan yang cukup panjang dan rumit ya, bro. Nah, sekarang lo udah tau kan bagaimana asal usul sejarah gitar?

 

Featured image - unsplash