• Music News
  • Bon Iver Is Finally Coming to Indonesia!

Bon Iver Is Finally Coming to Indonesia!

Fri, 20 September 2019
: Justin Vernon, vokalis dan gitaris Bon Iver, saat sedang tampil di salah satu event musik.

Kabar baik buat para penggemar musik folk! Bon Iver, musisi folk asal Amerika Serikat (AS), bakal menggelar konser perdana di Indonesia. Sejak merilis album debut bertajuk For Emma, Forever Ago pada 2008, popularitas Bon Iver sepertinya langsung meningkat. Hal ini nggak terlepas dari lagu-lagu Bon Iver yang begitu syahdu dengan lirik relatable. Nggak mengherankan kalau kehadirannya juga ditunggu-tunggu di Indonesia.

Merupakan Bagian dari Tur Asia

Foto close-up Justin Vernon, diedit sebagai salah satu artwork untuk album terbaru

Kedatangan Bon Iver ke Indonesia tentunya bukan tanpa alasan, Urbaners. Kunjungan perdana ini ternyata merupakan bagian dari tur Asia, yang juga baru pertama kali dilakukan Bon Iver sepanjang kariernya. Tur tersebut dilakukan dalam rangka mempromosikan album terbarunya berjudul i,i yang rilis pada 9 Agustus 2019 lalu.

Rilisnya album i,i merepresentasikan musim gugur, melengkapi diskografi Bon Iver yang sebelumnya juga merilis album-album sesuai musim. Album For Emma, Forever Ago (2008) untuk musim dingin, album Bon Iver, Bon Iver (2011) untuk musim semi, dan 22, A Million (2016) untuk musim panas.

 

Membawa Pendengar ke Atmosfer yang Unik

Suasana konser Bon Iver di salah satu negara yang padat penonton.

Kalau sudah cukup lama mengikuti karya Bon Iver, lo pasti sadar bahwa Bon Iver kerap memberikan judul yang cukup absurd untuk lagu-lagu mereka. Sebut saja 00000 Million dari album 22, A Million atau iMi dari album i,i. Namun, di balik judul unik tersebut, tersimpan kombinasi alunan nada dan lirik yang mampu membuat pendengarnya seolah dibawa ke atmosfer yang lain.

Hal tersebut jugalah yang disadari oleh Ismaya Live selaku promotor. “Di konser nanti, Bon Iver akan membawa penonton ke kerangka pikiran mereka yang penuh momen kontemplasi dan refleksi diri,” kata Sarah Deshita, Brand Manager Ismaya Live, melalui keterangan tertulis resmi.

Harga Tiket Mulai 750 Ribu Rupiah

Rencananya, Bon Iver bakal menghibur para penggemarnya di Indonesia pada 19 Januari 2020 mendatang. Tennis Indoor Senayan dipilih menjadi lokasi venue. Untuk bisa menonton Bon Iver, lo wajib membeli tiket yang dijual dalam 2 kategori, yaitu GA Standing seharga 950 ribu rupiah dan GA Tribune seharga 750 ribu rupiah. Harga tersebut belum termasuk pajak sebesar 15% ya, Urbaners.

Sudah nggak sabar rasanya menyanyikan lagu-lagu ikonik Bon Iver seperti Holocene dan Skinny Love. Buruan beli tiketnya sebelum kehabisan dan lo berakhir menyesal!

 

Sources: cnnindonesia.com

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.