Bon Jovi Akhirnya Garap Album Baru! - MLDSPOT

Bon Jovi Akhirnya Garap Album Baru!

Wed, 04 September 2019
Bon Jovi Akhirnya Garap Album Baru!

Kabar baik untuk seluruh fans Bon Jovi! Setelah terakhir kali merilis album pada 2016 lalu, band legendaris ini akhirnya resmi mengumumkan kalau mereka sedang menggarap album baru. Rencananya, album baru tersebut bakal dirilis ke publik pada 2020 nanti. Tentunya Bon Jovi juga bakal menghadirkan sesuatu yang baru melalui album ini demi memuaskan para fansnya.

 

Judul Album Terinspirasi dari Headline Berita

Judul Album Terinspirasi dari Headline BeritaKeterangan: Jon Bon Jovi saat sedang tampil di sebuah event.

Kabar mengenai album baru Bon Jovi ini disampaikan langsung oleh sang pentolan, Jon, di festival musik The Runaway to Paradise Mediterranean Cruise pada 27 Agustus 2019. Menurut penjelasannya, saat ini ia dan personil Bon Jovi lain tengah sibuk menggarap album yang diberi judul Bon Jovi: 2020. Pemilihan judul ini bukannya tanpa alasan, Urbaners. Inspirasi judul ternyata berasal dari headline berita yang mereka lihat.

Terlebih, jadwal perilisan album sepertinya bakal bertepatan dengan tahun pemilu. “Ini adalah tahun pemilihan, so why not?” begitu kata Jon Bon Jovi saat memberikan penjelasan tentang pembuatan album.

 

Bakal Mengusung Tema Kesadaran Sosial

Bakal Mengusung Tema Kesadaran SosialKeterangan: Bon Jovi bakal mengusung tema berbeda untuk album terbaru nanti.

Bagi yang mengharapkan hal berbeda dari album baru Bon Jovi nanti, keinginan lo sepertinya bakal terwujud. Setelah merilis album This House Is Not for Sale pada 2016, Bon Jovi ingin punya visi yang lebih jelas.

Pada album sebelumnya, mereka membuat lagu yang dekat dengan masalah-masalah pribadi. Sedangkan, pada album Bon Jovi: 2020 nanti, isu yang diangkat bakal lebih banyak membahas tema kesadaran sosial. Contohnya seperti isu post-traumatic stress disorder dan kasus penembakan yang terjadi di Amerika Serikat.

 

Menjadi Karya ke-15 Bon Jovi

Menjadi Karya ke-15 Bon JoviKeterangan: Album Bon Jovi: 2020 bakal menjadi karya album ke-15 Bon Jovi.

Terbentuk pada tahun 1983, Bon Jovi sudah mengeluarkan begitu banyak album. Kalau mereka jadi merilis album baru tersebut, Bon Jovi: 2020 bakal menjadi album ke-15 yang diciptakan. Album pertama Bon Jovi merupakan self-titled album yang rilis pada 1984. Disusul dengan 7800 Fahrenheit (1985), Slippery When Wet (1986), New Jersey (1988), hingga yang terakhir adalah This House Is Not for Sale (2016).

 

Sampai saat ini memang belum diketahui tanggal pasti perilisan album Bon Jovi: 2020. But we bet it’s worth the wait!

 

 

Sources: cnnindonesia.com, hai.grid.id

Penuh Dengan Kolaborasi: Laze Rilis Album Kedua 'Puncak Janggal'

Tue, 24 November 2020
album kedua Laze - Puncak Janggal jadi album penuh cerita dan karya kolaborasi banyak musisi!

Setelah sukses dengan album pertamanya yang berjudul Waktu Bicara, Laze nggak gampang puas dengan hal itu semua karena ia punya tujuan tersendiri. Laze ingin memajukan hip-hop berbahasa Indonesia dengan rilisnya album keduanya: ‘Puncak Janggal”.

Kurang lebih baru sekitar satu minggu yang lalu – tepatnya di tanggal 13 November 2020, Laze merilis album keduanya yang berisikan 14 lagu. Album ini jadi salah satu effort dari Laze untuk membuat hip-hop lebih ramah dari pendekatan musiknya lebih ke pop, visual yang keren sampai para kolaborator yang luar biasa.

Well, seperti diketahui bersama bro, kalau genre hip-hop di Indonesia sendiri mungkin masih tertutupi dengan bayang-bayang genre musik lainnya. Mungkin kebanyakan masih suka dengan pop, jazz atau bahkan dangdut. Ya tidak apa-apa sih, karena selera musik tiap individu pasti berbeda.

Namun, Laze di album keduanya ini membawa banyak kejutan, lho. Musik hip-hop yang ia bawakan jadi warna tersendiri di industri musik tanah air. Ditambah dari nama atau judul albumnya sendiri, menyiratkan banyak cerita yang mau ia sampaikan.

Nah buat lo yang jadi makin penasaran sama album kedua dari Laze, tenang bro – lo sudah berada di halaman artikel yang tepat karena di bawah ini terdapat bahasannya juga. Biar lo tahu dengan lengkap, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Laze Mau Cerita Apa Sih di Album Kedua Ini?

album kedua Laze - Puncak Janggal jadi album penuh cerita dan karya kolaborasi banyak musisi!

Credit Image: jpnn.com

Album kedua Laze yaitu Puncak Janggal, dari namanya saja seperti merepresentasikan banyak cerita yang mau disampaikan, menurut lo sendiri nih bro – kenapa Laze memberikan nama pada album keduanya ini dengan nama Puncak Janggal, ya?

Dilansir dari USSFEED – Laze di dalam pers rilisnya, mengatakan kalau album ini tentang manusia, dalam hal ini, dirinya yang mendambakan sebuah puncak di kehidupannya. Laze penasaran dengan ada apa di atas puncak tersebut. Laze bercerita kalau dari ia kecil – ia sudah mendambakan untuk jadi musisi, namun ternyata harapannya itu tidak begitu sesuai dengan kenyataannya.

Album kedua Laze – Puncak Janggal – juga bercerita soal proses bagaimana usaha seseorang memanjat sebuah puncak dengan segala perasaannya yang tidak begitu nyaman. Ketika sudah berada di puncak, seseorang itu merasakan banyak kejanggalan.

Masih dilansir dari situs yang sama – Puncak Janggal sendiri juga jadi renungan tentang bagaimana seseorang bisa mencapai kesuksesan dan menikmati ketenarannya yang fana. Puncak Janggal juga bercerita kalau seseorang tidak perlu mengorbankan prinsip sampai integritas untuk bisa mencapai sebuah puncak tinggi.

Berdasarkan berbagai cerita yang ada di atas – Puncak Janggal jadi album yang dipenuhi dengan musik hip-hop yang identik dengan sisi kehidupan yang glamor, eksklusif, namun kelam dan gelap.

 

Puncak Janggal Jadi Album Penuh Kolaborasi

album kedua Laze - Puncak Janggal jadi album penuh cerita dan karya kolaborasi banyak musisi!

Credit Image: republika.co.id

Album kedua dari Laze yaitu Puncak Janggal ini – seperti yang disebutkan sebelumnya, jadi albumnya yang penuh dengan kolaborasi. Sebut saja seperti Randy MP, Laze mengajaknya berkolaborasi karena mengetahui kemampuannya memainkan alat musik.

Lalu ada beberapa nama lagi untuk Puncak Janggal ini. Sebut saja seperti Riza Rinanto yang berkolaborasi di lagu Dari Layar dan Dari Jendela, kemudian ada Monty Hasan di lagu Turun dari Langit, terus ada Marcellino Aditya untuk lagu Bintang Lima.

Dari segi musiknya sendiri juga – Puncak Janggal merupakan hasil kolaborasi beberapa musisi mumpuni. Sebut saja seperti Kay Oscar, Petra Sihombing, Kara Chenoa, Ben Sihombing, Hindia sampai Mono yang ikut andil dalam Puncak Janggal.

Hasilnya? Coba lo dengar sendiri nih!

Wah bagaimana nih bro? Pahamkan bagaimana album kedua dari Laze ini jadi warna tersendiri di industri musik tanah air?

 

Feature Image – whiteboardjournal.com