• Music News
  • Hursa, Suguhkan Musik Tanpa Instrumen Bass

Hursa, Suguhkan Musik Tanpa Instrumen Bass

Thu, 22 August 2019
Hursa, Suguhkan Musik Tanpa Instrumen Bass

Belantika musik tanah air sedang bergairah nih, Urbaners. Selalu ada band atau penyanyi baru yang bisa lo temukan. Tentunya mereka membawa musik dengan karakter masing-masing, sehingga bisa memperkaya playlist harian lo. Bagi yang suka mengulik musik anak band, lo wajib memasukkan nama Hursa ke playlist lo. Agak berbeda dari kebanyakan band lain di Indonesia, Hursa bermusik tanpa menggunakan instrumen bass!

 

Sejak Awal Ingin Menghasilkan Kreasi Musik Berbeda

Sejak Awal Ingin Menghasilkan Kreasi Musik Berbeda

Niat untuk membuat musik yang berbeda sudah muncul sejak awal. Saat itu, Pandji dan Irvan ingin menciptakan musik yang nggak umum, tapi tetap bersahabat di telinga para pendengar. Sambil memantapkan materi, Goldy dan Gala pun bergabung. Akhirnya, terbentuklah formasi Hursa yang sekarang, yaitu Gala pada vokal dan keyboard, Goldy pada drum, Pandji pada gitar, dan Irvan pada synth.

Konsep formasi tersebut cukup jarang ditemukan pada kebanyakan band Indonesia saat ini. Hursa nggak memiliki pemain bass dan vokalisnya pun merangkap sebagai pemain keyboard.

 

Hursa, Nama yang Terinspirasi dari Puisi

Nama Hursa dipilih setelah mereka terinspirasi dari sebuah buku puisi. Secara harfiah, Hursa merupakan sebuah ucapan “penyemangat” penunggang kuda untuk memacu kudanya agar lebih cepat berlari. Dengan nama Hursa, Pandji dan kawan-kawan berharap agar bisa terus berlari ke arah yang lebih baik, khususnya di industri musik Indonesia yang begitu luas.

 

Sudah Merilis Single Perdana

Sudah Merilis Single Perdana

Tahun ini, tepatnya pada Februari lalu, Hursa sukses merilis single perdana berjudul Ruai. Lagu ini dipilih sebagai single perkenalan karena mengandung benang merah dari lagu-lagu lain yang bakal dirilis dalam album Hursa nanti. Ruai bercerita tentang keresahan seseorang dalam memutuskan apakah ia harus terus mengejar mimpi atau justru berhenti.

Bukan hanya lirik yang bermakna, komposisi musik Ruai juga dibuat cukup berbeda. Kalau mendengarkan Ruai, lo bakal merasakan ritmenya yang berubah-ubah. Mood lagunya pun terasa agresif demi mendukung bagian chorus yang liriknya bersifat menyemangati.

 

Belum ada informasi kapan Hursa bakal meluncurkan album debut mereka. Lo bisa mendengarkan Ruai di berbagai layanan music streaming untuk mendapatkan taste atas musik khas Hursa. Hope you’ll like it, Urbaners!

 

 

Source: provoke-online.com

Melomaniac, Konser Virtual Garapan Java Festival Production

Wed, 08 July 2020
Artwork poster konser virtual Melomaniac dengan background abu-abu

Setiap scrolling media sosial, pasti akan melihat pengumuman pembatalan atau pengunduran jadwal konser musik yang sudah lo nantikan. Ini memang krisis buat lo para pencinta musik. Tetapi, nggak berarti lo akan kesepian #MumpungLagiDirumah. Apalagi dengan adanya inovasi konser drive-in dan konser virtual seperti Melomaniac yang baru saja digelar minggu lalu.

Melomaniac sendiri artinya orang yang menyukai lagu abnormal atau orang yang mencintai musik. Digelar oleh promotor papan atas, simak keseruan Melomaniac berikut ini.

 

Konser Virtual Gratis

Tangan membentuk hati di tengah keramaian konser musik

Peran Java Festival Production dalam aktivitas musik di Indonesia sudah nggak perlu dipertanyakan lagi. Sejak tahun 2006, promotor ini sudah sukses menggelar berbagai konser musisi lokal dan mancanegara, sekaligus festival musik yang keren banget. Sebut saja Jakarta International Java Jazz Festival, Hodgepodge Festival, dan Synchronize Fest dari sekian banyak proyek ternama promotor Java Festival Production.

Meski sekarang blantika musik tengah dilanda oleh pandemi, tetap saja Bro musik akan terus menghibur lo #MumpungLagiDirumah. Pada hari Sabtu kemarin (4/7), Java Festival Production menggelar konser virtual gratis bertajuk Melomaniac dengan tema Black American Music Edition.

Didukung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, konser edisi pertama ini bisa dikatakan sebagai bentuk perayaan untuk momen 4th of July atau hari kemerdekaan negara Amerika Serikat. Apalagi mengingat adanya isu rasisme yang sedang merebak di Amerika Serikat, nggak diragukan lagi kalau Melomaniac kali ini menjadi bentuk dukungan untuk gerakan #BlackLivesMatter.

 

Menyanyikan Lagu Populer dari Musisi Black Americans

Whitney Houston mengenakan atasan beige sedang bernyanyi di atas panggung

Daya tarik dari konser virtual yang satu ini adalah temanya, Bro. Nggak bisa dipungkiri kalau jejak musik para musisi Afrika Amerika sampai sekarang masih sangat lantang didengar. Bukan hanya dalam genre R&B atau hip-hop saja nih, tetapi juga mencakup lintas genre, contohnya pop, jazz, blues, dan rock.

Melomaniac dibuat oleh Java Festival Production sebagai jawab kepada para penggemar yang rindu berada di konser musik secara langsung. Event ini juga jadi bentuk dukungan pada industri musik sendiri. Dalam konser virtual ini, para pemirsa atau concert goers akan menikmati lagu-lagu dari musisi Afrika Amerika ternama, mulai dari Aretha Franklin, Marvin Gaye, Stevie Wonder, hingga Whitney Houston.

 

Daftar Penyanyi yang Bergabung

Dira Sugandi memakai dress hitam sedang bernyanyi diiringi alunan piano

Walaupun merupakan konser virtual gratis via live streaming, tetapi daftar musisi lokal yang diundang oleh Java Festival Production ini nggak main-main, Bro. Ada suara emas dari Dira Sugandi, Elfa Zulham, Sri Hanuraga, Dhani Syah, Kevin Yosua, dan Ayoe. Kualitas suaranya juga setara dengan kualitas konser internasional, kok. Lengkap dengan alat musik profesional dan sound system yang berkualitas.

Jadi, nggak terlihat ada lagging atau kesalahan teknis selama konser berjalan. Buat lo yang ketinggalan ikut Melomaniac, tenang saja. Dikarenakan ini merupakan edisi pertama, besar kemungkinan Java Festival Production akan menggelar edisi kedua dari Melomaniac. Kita tunggu saja ya, Bro!

 

 

Sources: Kumparan, Gatra, VOI.