• News
  • Keseruan Intimate Tour “3 Cerita 1 Ruang” di Surabaya

Keseruan Intimate Tour “3 Cerita 1 Ruang” di Surabaya

Sun, 07 May 2017

Akhirnya dimulai juga keseruan Intimate Tour "3 Cerita 1 Ruang" dengan Surabaya sebagai kota pembuka. Setelah exclusive dinner dengan beberapa penggemar yang beruntung, Kunto Aji, Eva Celia dan Jordy Waelauruw memulai showcase pertamanya tepat pada tanggal 06 Mei 2017 di Visma Art & Gallery. Acara satu ini lebih seru dan intim dari yang dibayangkan. Banyak banget aksi-aksi menarik dan tidak biasa mereka lakukan.

 

MLDJAZZPROJECT Season 2 sebagai pembuka

Sedikit kejutan untuk para penonton, yakni MLDJAZZPROJECT Season 2 ikut meramaikan acara ini sebagai pembuka. Pada pukul 19.00 mereka membawakan lagu-lagu bernuansa jazz yang berhasil memukau penonton. Mereka membawakan beberapa lagu jazz standart dan juga lagu yang disulap menjadi jazzy. MLDJAZZPROJECT Season 2 berhasil memberikan energi lebih untuk para penonton malam itu.

 

Jordy Waelauruw yang memperkenalkan diri sebagai soloist

Ini merupakan kali pertama Jordy Waelauruw tampil secara solo, karena biasanya iya merupakan pengiring musik dari para musisi ternama Indonesia. Kini tidak hanya solo, tetapi ia juga memperkenalkan lagu-lagu di album perdananya. Pemain trompet satu ini membuat suasana malam itu menjadi lebih hangat dengan cerita-cerita dibalik lagunya dan candaan yang membuat penonton terhibur.

Lucunya, Jordy Waelauruw sempat membawakan lagu Surabaya dari Sundari Soekotjo menggunakan trompet dengan para penonton sebagai penyanyi-nya. Salah satu penonton pun ada yang ditarik ke depan untuk menemaninya bermain trompet sambil menyanyikan lagu “Cinta dan Rahasia” dari Yura Yunita. Jordy Waelauruw berhasil menghipnotis para penonton dengan kemahirannya dalam meniup trompet, tidak hanya itu, Jordy pun melakukan sedikit beatbox dan bahkan bernyanyi! Nggak heran para penonton yang tadinya masih terasa asing dengan musisi satu ini, menjadi sangat antusias.

 

Penutupan Album Kunto Aji "Generation Y"

Intimate Tour "3 Cerita 1 Ruang" adalah penampilan penutup Kunto Aji dengan album “Generation Y”-nya dan akan bergerak ke album kedua yang sedang digarap. Tentunya ini sangat berarti untuk Kunto Aji, karena ia sudah fokus bermusik sekitar tahun 2007 tetapi baru memiliki albumnya perdana pada tahun 2014 kemarin. Penutupan ini juga dilakukan sangat manis dan sesuai dengan impian Kunto Aji yang ingin memiliki tour sendiri. Sangat jelas sekali sebagian besar penonton menunggu penampilannya, tidak ada lagu yang sepi, semua penonton ikut bernyanyi bait per bait. Dan bukan Kunto Aji jika penampilannya tidak dipenuhi dengan canda tawa, membuat suasana semakin cair dan seru.

 

Intimate Tour "3 Cerita 1 Ruang" impian Eva Celia Sejak dulu

Terakhir, acara ini ditutup dengan penampilan penyanyi cantik Eva Celia yang memperkenalkan lagu-lagu dari album perdana-nya. Eva Celia adalah penyanyi sekaligus penulis lagu di album yang berjudul "And So It Begins". Album ini berisi tentang kekecewaan dan kekerasan yang hanya bisa diobati dengan cinta ini memiliki arti yang sangat mendalam. Eva Celia mengaku sangat gugup saat pertama kali memasuki panggung, karena sama seperti Kunto Aji, melakukan sebuah tour adalah impiannya sejak dulu. Dan siapa sangka, ternyata Eva Celia juga seorang yang "ngasal", sering kali ia memberikan gimik-gimik yang membuat penonton sangat terhibur.

Acara mereka pun ditutup dengan kolaborasi Kunto Aji, Eva Celia, Jordy Waelauruw dan MLDJAZZPROJECT Season 2 dengan lagu "Celebration" dari Kool & The Gang. Semua penonton pun tampak berjoget bersama para musisi, bahkan mereka menyatu bersama para penonton, bernyanyi dan ber-selfie ria. Sangat terasa sekali bonding antara para musisi dan juga penonton.

Haris Pranowo: Komposer dan Musisi Multi Talenta

Wednesday, January 8, 2020 - 11:36
Haris Pranowo unjuk kemampuan menemani penampilan Afgan di Hobbyground

Nggak ada musik hebat tanpa dukungan musisi keren di belakangnya. Kalau selama ini lo melihat nama-nama beken Indonesia, seperti Raisa, Afgan, dan Rossa, ternyata mereka didukung oleh musisi panggung yang nggak kalah talented, Urbaners! Salah satunya adalah Haris Pranowo, komposer multitalenta yang berpengalaman bekerja bersama artis-artis papan atas, mulai dari Raisa, Afgan, Tulus, hingga artis senior seperti Rossa dan Yovie Widianto.

Berbagai gigs musik telah dilalui keyboardist yang belajar musik sejak kecil ini. Mau tahu perjalanan Haris di dunia musik? Yuk, simak kisahnya!

 

Suka Musik Karena Les Piano

Haris dalam sesi latihan untuk konser Raisa bertajuk “Fermata”

Haris kecil yang belum banyak mengerti tentang musik, memiliki kesempatan untuk mengikuti les piano di Yayasan Pendidikan Musik atau yang lebih dikenal dengan nama YPM. Komunitas inilah yang menjadi awal ketertarikan seorang Haris Pranowo pada musik dan mulai tertarik untuk mendalami berbagai alat musik. “Dari situ akhirnya sering ikut kegiatan musik di sekolah, lomba-lomba band, dan lomba musik lainnya,” terang Haris.

Saat itu, YPM terkenal dengan permainan musik klasik. Setelah beberapa waktu, ia penasaran ingin mencari lebih banyak pengalaman di genre musik yang lain. Oleh karena itu, Haris kemudian masuk ke Lembaga Pendidikan Musik Farabi.

 

Awal Karir Di Dunia Musik

Haris (paling kanan) melakukan sesi rekaman dengan Andien dan Yovie Widianto

Haris Pranowo memulai karirnya di dunia musik dengan cara mengikuti berbagai audisi dan lomba musik. Salah satu yang paling berkesan baginya adalah ketika diajak oleh Sherina Munaf untuk mengikuti audisi penyanyi cilik. Lucunya lagi, pada saat mengikuti audisi tersebut, Haris bukan lagi penyanyi cilik, melainkan anak SMA, Urbaners!

“Itu pertama kali ikutan audisi buat band. Pucet. Jago-jago banget orang-orang di situ mainnya, asli, nggak bohong. Nah, pas giliran disuruh main lagu bebas, gue bingung sendiri main apaan. Alhasil main piano lagunya Sherina waktu kecil “Andai Aku Telah Dewasa”. Eh, kepilih! Berkesan banget waktu itu, karena itu ternyata jadi awal gue mulai karir di musik,” kenangnya.

Pengalaman tersebut membuka jalan Haris untuk belajar musik lebih banyak lagi, serta membuka pergaulan yang lebih besar di dunia musik.

 

Dari Audisi hingga Jadi Komposer Multitalenta

Haris mengakui, setelah terjun ke dunia musik, lingkup pergaulannya semakin besar. Itu merupakan anugerah yang menjadi jalan pembuka karir, hingga akhirnya ia bisa menjadi komposer artis, komposer iklan, sekaligus komposer film. Baginya, selain kemampuan, networking tentunya merupakan hal yang penting untuk membangun karir di dunia musik.

“Intinya selain ketekunan kita sendiri, networking menurut gue penting banget sih. Itu salah satu yg membuka jalan hingga saat ini. Dari session satu artis ke artis lainnya, manggung, sampai akhirnya nanti bisa workshop-workshop bikin lagu, membuahkan karya, dan lain-lainnya,” ungkap ayah beranak satu ini.

Meski jam terbangnya sudah sama tinggi dengan jam terbang para penyanyi papan atas, namun Haris tetap menganggap serius setiap penampilannya dengan melakukan persiapan yang matang. Menurut Haris, latihan yang matang adalah kunci utama dari setiap penampilan yang sukses. Selain itu, doa juga merupakan ritual penting yang harus dilakukan sebelum tampil.

Haris berfoto di belakang panggung sebelum penampilan Raisa di Jazz Goes to Campus 2019

Haris mengaku sangat menikmati penampilannya ketika berbagi panggung bersama penyanyi-penyanyi ternama. Tantangan justru datang ketika hubungan dengan penyanyi yang bersangkutan sudah cukup dekat layaknya teman. Di sinilah profesionalitas dibutuhkan, agar pada saat latihan tetap disiplin dan dapat menghasilkan penampilan yang maksimal di panggung.

Selain menjadi komposer artis-artis ternama, karya-karya Haris Pranowo juga bisa kita temukan mengisi musik jingle dan musik iklan produk, seperti Indomilk, Indomie, Zwitsal, XL Axiata, dan masih banyak lagi. Haris juga mengisi musik untuk film dan acara TV. Multitalenta banget kan, Urbaners?

Hobinya di bidang musik membuat Haris nggak pernah bosan dengan pekerjaan sebagai komposer dan arranger. “Bahkan, dukanya ketutup sama yg suka-suka, karena memang yang penting kita enjoy dalam menjalaninya,” ungkap Haris.

Buat Haris, musik adalah sesuatu yang selalu membuatnya happy dan enjoy

Nah, bagi Urbaners yang juga ingin berkarir di bidang musik, satu hal menurut Haris Pranowo yang perlu lo siapkan adalah mental untuk menghadapi naik turunnya dunia musik. Nggak hanya skill, networking dan attitude adalah dua hal penting yang akan menentukan nasib lo di dunia musik, Urbaners!

“Datang tepat waktu, rajin ngulik sepenuh hati, menghargai sesama musisi dan tim produksi, dan yang paling penting, terus berkarya!”

Jadi, sudah siap jadi musisi sekeren Haris Pranowo, Urbaners? Lo bisa pantengin langsung keseruan performa Haris lewat akun Instagram-nya, @harispranowo!