• Profile
  • Hanifa Ambadar, Wanita di Balik Female Daily

Hanifa Ambadar, Wanita di Balik Female Daily

Wed, 16 December 2015

“Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life.”

Lo mungkin sering mendengar atau membaca kalimat di atas. Memang benar, sih, Urbaners. Kalau lo sangat mencintai apa yang lo lakukan, lo pasti nggak merasa terbebani saat menjalankannya. Akan lebih hebat lagi apabila lo mampu menciptakan lapangan pekerjaan dari sana. Seperti yang dilakukan oleh Hanifa Ambadar, founder dari Female Daily.

 

Awalnya Cuma Blog Pribadi

Female Daily merupakan situs yang ditujukan bagi wanita modern Indonesia. Selain menjual berbagai macam jenis kosmetik, lo juga bisa membaca banyak artikel yang berhubungan tentang dunia wanita. Hanifa Ambadar lah salah satu orang di balik berdirinya Female Daily tersebut. Ia udah merilisnya sejak tahun 2005 silam. Awalnya, Female Daily merupakan blog pribadi Hani yang membahas tentang hal-hal berbau fashion dan kecantikan.

Pada bulan Desember 2006, Hani menemukan blog Affi Assegaf. Ia ternyata merupakan kakak kelas Hani sewaktu SMA dan saat itu sedang bekerja di MAC Cosmetics. Setelah melakukan obrolan intensif selama berbulan-bulan, Affi pun bergabung dengan Female Daily pada bulan April 2007. Dua tahun kemudian, Hani dan Affi memutuskan untuk benar-benar fokus membesarkan Female Daily. Nggak cuma fashion dan kecantikan, mereka menambah banyak segmen untuk wanita, seperti shopping dan parenting.

 

Meraih Banyak Penghargaan

Kerja keras Hani dan Affi dalam membesarkan Female Daily ternyata nggak sia-sia. Mereka berhasil mendapat penghasilan dari sana sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi banyak orang. Sebagai salah satu individu yang melahirkan Female Daily, Hani juga pernah dinobatkan sebagai Winner of Kartini 2.0 Indonesian Women Digital Award 2013, SWA Magazine Young N Cool Entrepreneurs 2013, dan Endeavor High Impact Entrepreneur Candidate 2014.

 

Membagi Waktu Antara Pekerjaan dan Keluarga

Berprofesi sebagai business woman memang terdengar menyibukkan. Tapi, Hani mengaku bahwa menjadi seorang entrepreneur justru memberinya keuntungan dalam membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Ia jadi bisa memilih lokasi kantor yang dekat dengan rumah dan sekolah anaknya. Hani juga termasuk orang yang sangat menghargai waktu. Nggak jarang ia menolak banyak interviews dan tawaran mengisi acara agar bisa fokus mengerjakan perannya sebagai pebisnis dan ibu rumah tangga.

Kini, Female Daily berada di bawah naungan badan hukum PT Daily Dinamika Kreasi, dengan 7,8 juta pageview per bulan. Lo bisa mengunjungi situsnya di femaledaily.com. Semoga kisah Hani dalam merintis Female Daily ini bisa menginspirasi lo untuk melakukan hal-hal positif lainnya, ya!

 

Source: theit-girl.com, id.techinasia.com

Mei 2021 Jadi Hari Raya Memuja Keanu Reeves

Sun, 29 December 2019
Keanu Reeves di salah satu pemutaran filmnya

Para pencinta film action seantero jagad raya tentu nggak asing lagi dengan sosok Keanu Reeves. Aktor yang membintangi film populer The Matrix ini memang sudah berusia 55 tahun. Tapi bukannya meredup, popularitasnya malah semakin melambung dengan beberapa sekuel film hits yang ia bintangi. Film terbarunya yaitu Matrix 4 direncanakan akan tayang pada 21 Mei 2021. Uniknya, film Keanu Reeves yang lain yaitu John Wick: Chapter 4 juga ditayangkan pada tanggal yang sama! Nggak heran, ratusan ribu penggemar dari serial film ini langsung menjadikan tanggal ini sebagai “Hari Keanu”.

Kisah Hidup yang Dramatis

Keanu Reeves di dalam sebuah adegan film yang dibintanginya

Dibalik kesuksesannya yang nggak bisa diragukan lagi, tahu nggak lo bahwa ternyata hidup Keanu Reeves nggak semulus yang terlihat. Bahkan bisa dibilang, kisah hidupnya lebih dramatis dari semua tokoh yang ia perankan di film-film. Ayah Keanu adalah pengedar narkoba yang ditangkap pada tahun 1992. Sejak kecil ia sering berpindah-pindah sekolah dan dicemooh oleh teman sekelasnya karena dianggap nggak bisa membaca, padahal ia mengidap Dyslexia.

Saat ia dewasa, kehidupan Reeves mulai membaik dengan membintangi beberapa film berbujet rendah. Namanya mulai melejit saat ia membintangi film Speed di tahun 1994. Namun, lagi-lagi kemalangan menimpanya. Anak dan kekasihnya, Jennifer Syme meninggal dalam kurun waktu 8 bulan dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2001. Selang beberapa tahun kemudian, saudaranya Kim Reeves divonis mengidap kanker ganas dan membuat Keanu rehat sejenak dari dunia perfilman.

Aktor Panutan Banyak Kalangan

Scene Keanu Reeves mengenakan suit sambil menodongkan pisto

Meskipun kisah hidupnya tragis, hal itu nggak membuat Keanu Reeves berhenti untuk peduli terhadap orang di sekitarnya, lho. Setelah kesuksesan film The Matrix, Keanu Reeves menyumbangkan honornya untuk tim produksi maupun tim special effect dan kostum The Matrix. Ia juga menyumbangkan sebagian honornya untuk pengidap kanker, penyakit yang juga diderita oleh saudaranya.

Selain itu Keanu Reeves dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana. Ia seringkali dipergoki paparazzi sedang membeli makan di pinggir jalan, menaiki transportasi umum dan nggak ragu untuk berbaur dengan orang lain meskipun ia adalah aktor yang terkenal dan mendunia. Nggak heran, banyak sekali kalangan yang mengidolakan sosok Keanu Reeves. Berkat sosoknya, banyak kalangan percaya bahwa Keanu Reeves memang pantas mendapatkan “Hari Keanu”.

Dengan kemampuannya di film action yang nggak diragukan lagi serta sifatnya yang cocok jadi panutan banyak orang, nggak heran sih “Hari Keanu” dicetuskan untuk mengapresiasi dan memuja Keanu Reeves. Urbaners sudah nonton film-film Keanu, belum?

 

Source: CNN Indonesia, Vice