Home Profile Sri Wahyuni Mojang Bandung yang Mendapatkan Medali Perak Olimpiade Rio

Sri Wahyuni Mojang Bandung yang Mendapatkan Medali Perak Olimpiade Rio

Tuesday, August 23, 2016 - 10:37
Bagikan
Facebook Twitter Email

Nggak diunggulkan sama sekali, atlet angkat besi Sri Wahyuni malah mengejutkan masyarakat Indonesia dengan mendapatkan medali perak di kategori kelas 48 kg. Ini merupakan medali perdana Indonesia di ajang Olimpiade Rio 2016. Sri Wahyuni kalah dari atlet angkat besi Thailand, Sopita Tanasan yang berhasil mengangkat total angkatan 200 kg, sedangkan Sri Wahyuni hanya mengangkat 192 kg.

 

Angkatan Sri Wahyuni sempat gagal

Di dalam kompetisi angkat besi, setiap atlet diberi 3 kali kesempatan mengangkat beban dalam dua jenis kategori snatch (angkatan langsung) dan clean & jerk. Di dalam ajang kemarin, Sri Wahyuni sebenarnya mendapatkan kesempatan besar untuk mendapatkan emas. Ketika Tanasan berhasil mengangkat 108 kg di kategori clean & jerk, mau nggak mau Sri Wahyuni harus mengangkat bobot yang sama atau lebih. Ketika percobaan pertama, Sri Wahyuni memang berhasil mengangkat bobot 107 kg. Lalu ketika mencoba menyamai angkatan Tanasan, Sri Wahyuni gagal. Padahal absennya atlet angkat besi dari Tiongkok dan Rusia, seharusnya ini adalah kesempatan Sri Wahyuni mendapatkan emas.

 

Berasal dari Bandung yang cita-citanya jadi atlet lari

Nama Sri Wahyuni melambung dan beritanya ada dimana-mana. Keluarga Sri Wahyuni di Bandung ternyata nggak mengetahui bahwa Sri Wahyuni akan main jam berapa. Tiba-tiba ada telepon mengatakan bahwa Sri Wahyuni berhasil mendapatkan perak, keluarga besar Sri Wahyuni pun menangis terharu.

Sewaktu kecil, Sri Wahyuni sudah suka dengan olahraga. Dia pernah menjadi atlet lari, tetapi karena di Bandung kejuaraan lari jarang, dia akhirnya pindah ke angkat besi. Ketika umur 13 tahun, pelatih Sri Wahyuni yaitu Pak Maman Suryaman mengatakan Sri Wahyuni mempunyai bakat besar di angkat besi.  Setelah memenangkan berbagai kejuaraan daerah, Sri Wahyuni dipanggil pelatnas untuk mengikut kejuaraan dunia angkat besi.

Dengan umur yang masih 22 tahun, masih ada satu Olimpiade mendatang yang harusnya bisa diikuti oleh Sri Wahyuni. Saatnya emas Sri Wahyuni?