• Profile
  • Melayang Bersama Elfa Secioria

Melayang Bersama Elfa Secioria

Thu, 23 February 2017

Bagi penggemar musik terutama yang beraliran jazz, mungkin tidak asing dengan nama Elfa Secioria Hasbullah. Pria yang meninggal dunia pada 8 Januari 2011 ini seorang komposer dan pencipta lagu Indonesia.

Elfa Secioria adalah seniman musik yang lengkap. Elfa contoh dari pemusik yang konsisten. Karyanya sangat berkarakter dan tidak terpengaruh oleh industri musik yang laku di pasaran.

Pria kelahiran Garut ini murni berkarya untuk menghasilkan yang terbaik. Selain menciptakan lagu, Elfa mengorbitkan banyak musisi papan atas. Grup vocal Elfa's Singer adalah salah satu hasil tangan dingin Elfa.

Kehadiran Elfa's Singer tak hanya untuk meramaikan panggung musik Tanah Air. Elfa's Singer telah mengharumkan nama bangsa dengan menjuarai sejumlah ajang musik internasional.

Elfa's Singer telah mencetak prestasi luar biasa sepanjang kariernya. Mereka telah melanglang buana ke berbagai negara dan berhasil memukau banyak pecinta jazz dengan lantunan lagu mereka.

Perjalanan sepanjang tiga dasawarsa membuat personel di dalamnya selalu berganti. Hebatnya, semua personel yang pernah dan masih tergabung adalah musisi berkualitas dengan tenik vokalnya yang tidak diragukan lagi.

Nama-nama beken yang pernah menghiasi vokal di Elfa’s Singer antara lain Agus Wisman, Renny Djayoesman, Ruth Sahanaya, Toni Sianipar, Lita Zein, Yana Yulio, Titi Dwi Jayati, dan Uci Nurul.

Elfa Secioria juga mendirikan sebuah sekolah musik termasuk studio label rekaman. Elfa's Music Studio (EMS) didirikan pada 20 Februari 1981. EMS kemudian berkembang dan memiliki cabang yang tersebar di beberapa kota Indonesia.

Elfa’s Music Studio melahirkan banyak bakat di antaranya Andien dan Sherina. Jebolan EMS selalu mengikuti kejuaraan musik internasional di berbagai negara dan selalu saja meraih gelar juara hampir setiap tahunnya.

Elfa sungguh merupakan seniman yang lengkap. Kepergiannya membuat sebuah pertanyaan besar. Akankah ada musisi baru penerus Elfa yang sanggup dengan konsisten membawakan karya musik yang berkarakter.

Kepergian Elfa Secioria adalah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Prestasi Elfa dalam bermusik merupakan kebanggaan yang tak berakhir sekalipun Elfa telah tiada. Elfa Secioria adalah pemusik jenius yang pernah dimiliki Indonesia. Elfa juga guru bagi para musisi lainnya.

 

 

source: bintang.com

Mei 2021 Jadi Hari Raya Memuja Keanu Reeves

Sunday, December 29, 2019 - 11:27
Keanu Reeves di salah satu pemutaran filmnya

Para pencinta film action seantero jagad raya tentu nggak asing lagi dengan sosok Keanu Reeves. Aktor yang membintangi film populer The Matrix ini memang sudah berusia 55 tahun. Tapi bukannya meredup, popularitasnya malah semakin melambung dengan beberapa sekuel film hits yang ia bintangi. Film terbarunya yaitu Matrix 4 direncanakan akan tayang pada 21 Mei 2021. Uniknya, film Keanu Reeves yang lain yaitu John Wick: Chapter 4 juga ditayangkan pada tanggal yang sama! Nggak heran, ratusan ribu penggemar dari serial film ini langsung menjadikan tanggal ini sebagai “Hari Keanu”.

Kisah Hidup yang Dramatis

Keanu Reeves di dalam sebuah adegan film yang dibintanginya

Dibalik kesuksesannya yang nggak bisa diragukan lagi, tahu nggak lo bahwa ternyata hidup Keanu Reeves nggak semulus yang terlihat. Bahkan bisa dibilang, kisah hidupnya lebih dramatis dari semua tokoh yang ia perankan di film-film. Ayah Keanu adalah pengedar narkoba yang ditangkap pada tahun 1992. Sejak kecil ia sering berpindah-pindah sekolah dan dicemooh oleh teman sekelasnya karena dianggap nggak bisa membaca, padahal ia mengidap Dyslexia.

Saat ia dewasa, kehidupan Reeves mulai membaik dengan membintangi beberapa film berbujet rendah. Namanya mulai melejit saat ia membintangi film Speed di tahun 1994. Namun, lagi-lagi kemalangan menimpanya. Anak dan kekasihnya, Jennifer Syme meninggal dalam kurun waktu 8 bulan dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2001. Selang beberapa tahun kemudian, saudaranya Kim Reeves divonis mengidap kanker ganas dan membuat Keanu rehat sejenak dari dunia perfilman.

Aktor Panutan Banyak Kalangan

Scene Keanu Reeves mengenakan suit sambil menodongkan pisto

Meskipun kisah hidupnya tragis, hal itu nggak membuat Keanu Reeves berhenti untuk peduli terhadap orang di sekitarnya, lho. Setelah kesuksesan film The Matrix, Keanu Reeves menyumbangkan honornya untuk tim produksi maupun tim special effect dan kostum The Matrix. Ia juga menyumbangkan sebagian honornya untuk pengidap kanker, penyakit yang juga diderita oleh saudaranya.

Selain itu Keanu Reeves dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana. Ia seringkali dipergoki paparazzi sedang membeli makan di pinggir jalan, menaiki transportasi umum dan nggak ragu untuk berbaur dengan orang lain meskipun ia adalah aktor yang terkenal dan mendunia. Nggak heran, banyak sekali kalangan yang mengidolakan sosok Keanu Reeves. Berkat sosoknya, banyak kalangan percaya bahwa Keanu Reeves memang pantas mendapatkan “Hari Keanu”.

Dengan kemampuannya di film action yang nggak diragukan lagi serta sifatnya yang cocok jadi panutan banyak orang, nggak heran sih “Hari Keanu” dicetuskan untuk mengapresiasi dan memuja Keanu Reeves. Urbaners sudah nonton film-film Keanu, belum?

 

Source: CNN Indonesia, Vice