• Profile
  • Jack Lesmana Bikin Bengawan Solo Lebih Mendunia

Jack Lesmana Bikin Bengawan Solo Lebih Mendunia

Fri, 24 February 2017

Lagu Bengawan Solo diciptakan oleh sang maestro Gesang pada tahun 1940. Lagu ini bercerita tentang sungai Bengawan Solo yang membelah wilayah Timur pulau Jawa. Mungkin bisa dibilang nih, Urbaners, kalau lagu Bengawan Solo jadi lagu yang paling sering di-make over oleh penyanyi Indonesia. Siapa sangka pada tahun 1965, lagu Bengawan Solo yang diaransemen oleh Jack Lesmana dan dinyakikan oleh Bing Slamet/Titiek Puspa ini menjadikan lagu tersebut lebih mendunia. Kok bisa?

 

Album Indonesia Pertama yang Disetujui oleh Bung Karno

Semasa menjabat presiden paska kemerdekaan, Bung Karno sangat tegas kepada dunia musik. Nggak boleh ada musik yang mencerminkan budaya barat, mulai dari lirik sampai lagunya. Nah, Bung Karno ternyata meminta kepada Jack Lesmana yang ketika itu menjadi musikus jazz papan atas Indonesia untuk membuat album yang bermaterikan sangat Indonesia. Jack kemudian mengajak penyanyi-penyanyi terkenal Indonesia untuk berkolaborasi.

Album yang akhirnya dinamakan Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso ini berisikan lagu Bengawan Solo, Genjer-Genjer, dan Bersuka Ria. Sebagai informasi, lagu Bersuka Ria yang diciptakan oleh Bung Karno ini konon menjadi satu-satunya karya beliau di dunia musik. Oleh sebab itu, semua lagu di album tersebut menjadi terkenal nggak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Lagu Bengawan Solo sendiri juga sangat apik dinyanyikan oleh Bing Slamet dan Titiek Puspa.

 

Jack Lesmana Total di Dunia Musik

Jika kisah Indra Lesmana atau Mira Lesmana di dunia entertainment begitu mulus, tetapi nggak bagi Jack Lesmana. Dirinya pernah menjadi tukang setrika seragam Angkatan Laut sebelum akhirnya bergabung di grup musik. Grup musik pertama Jack Lesmana adalah Gema Irama yang didirikan oleh Suyoso Karsono. Setelah itu, karir Jack mulai malang melintang di dunia jazz Indonesia. Mendirikan Jack Lesmana Quartet bersama legenda Bubi Chen, albumnya sempat mendunia.

Album Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso bisa jadi menjadi album terbaik dari Jack Lesmana. Mengaransemen musik buatan Bung Karno adalah kebanggaan tersendiri, ditambah lagu Bengawan Solo dan Genjer-Genjer yang masuk ke dalam lagu terbaik Indonesia. Jack Lesmana memang sudah tiada, tetapi warisan musik jazz masih dipegang erat oleh sang putra, Indra Lesmana.

 

Source: historia.id

Mei 2021 Jadi Hari Raya Memuja Keanu Reeves

Sunday, December 29, 2019 - 11:27
Keanu Reeves di salah satu pemutaran filmnya

Para pencinta film action seantero jagad raya tentu nggak asing lagi dengan sosok Keanu Reeves. Aktor yang membintangi film populer The Matrix ini memang sudah berusia 55 tahun. Tapi bukannya meredup, popularitasnya malah semakin melambung dengan beberapa sekuel film hits yang ia bintangi. Film terbarunya yaitu Matrix 4 direncanakan akan tayang pada 21 Mei 2021. Uniknya, film Keanu Reeves yang lain yaitu John Wick: Chapter 4 juga ditayangkan pada tanggal yang sama! Nggak heran, ratusan ribu penggemar dari serial film ini langsung menjadikan tanggal ini sebagai “Hari Keanu”.

Kisah Hidup yang Dramatis

Keanu Reeves di dalam sebuah adegan film yang dibintanginya

Dibalik kesuksesannya yang nggak bisa diragukan lagi, tahu nggak lo bahwa ternyata hidup Keanu Reeves nggak semulus yang terlihat. Bahkan bisa dibilang, kisah hidupnya lebih dramatis dari semua tokoh yang ia perankan di film-film. Ayah Keanu adalah pengedar narkoba yang ditangkap pada tahun 1992. Sejak kecil ia sering berpindah-pindah sekolah dan dicemooh oleh teman sekelasnya karena dianggap nggak bisa membaca, padahal ia mengidap Dyslexia.

Saat ia dewasa, kehidupan Reeves mulai membaik dengan membintangi beberapa film berbujet rendah. Namanya mulai melejit saat ia membintangi film Speed di tahun 1994. Namun, lagi-lagi kemalangan menimpanya. Anak dan kekasihnya, Jennifer Syme meninggal dalam kurun waktu 8 bulan dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2001. Selang beberapa tahun kemudian, saudaranya Kim Reeves divonis mengidap kanker ganas dan membuat Keanu rehat sejenak dari dunia perfilman.

Aktor Panutan Banyak Kalangan

Scene Keanu Reeves mengenakan suit sambil menodongkan pisto

Meskipun kisah hidupnya tragis, hal itu nggak membuat Keanu Reeves berhenti untuk peduli terhadap orang di sekitarnya, lho. Setelah kesuksesan film The Matrix, Keanu Reeves menyumbangkan honornya untuk tim produksi maupun tim special effect dan kostum The Matrix. Ia juga menyumbangkan sebagian honornya untuk pengidap kanker, penyakit yang juga diderita oleh saudaranya.

Selain itu Keanu Reeves dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana. Ia seringkali dipergoki paparazzi sedang membeli makan di pinggir jalan, menaiki transportasi umum dan nggak ragu untuk berbaur dengan orang lain meskipun ia adalah aktor yang terkenal dan mendunia. Nggak heran, banyak sekali kalangan yang mengidolakan sosok Keanu Reeves. Berkat sosoknya, banyak kalangan percaya bahwa Keanu Reeves memang pantas mendapatkan “Hari Keanu”.

Dengan kemampuannya di film action yang nggak diragukan lagi serta sifatnya yang cocok jadi panutan banyak orang, nggak heran sih “Hari Keanu” dicetuskan untuk mengapresiasi dan memuja Keanu Reeves. Urbaners sudah nonton film-film Keanu, belum?

 

Source: CNN Indonesia, Vice