• Profile
  • Handoko Hendroyono: MLDSPOT Art & Sound Experience 2017 Merupakan Drama Perjalanan dan Pengaruh Musik pada Dunia

Handoko Hendroyono: MLDSPOT Art & Sound Experience 2017 Merupakan Drama Perjalanan dan Pengaruh Musik pada Dunia

Thu, 02 March 2017

Ini adalah kali kedua Handoko Hendroyono bekerja sama untuk membuat instalasi MLDSPOT Art and Sound Experience di Jakarta International BNI Java Jazz Festival. Setelah sukses berkolabrasi dengan Darbotz pada tahun 2016, tahun ini Handoko Hendroyono merangkul Alex Abbad, Saftari Robotic dan juga Jacob sebagai arsitekturnya. Instalasi ini sangat berbeda dari yang sebelumnya, dan memasukkan lebih banyak unsur seni, bukan hanya musik tetapi juga seni lukis, arsitekktur bahkan teknologi!

 

Hasi Karya Handoko Hendroyono

Bukan hal baru untuk seniman satu ini membuat instalasi dengan skala besar. Selain instalasi MLDSPOT Art and Sound Experience 2016, ia juga pernah membuat instalasi di salah satu mall besar di Jakarta dengan membuat 1000 patung kuda untuk merayakan tahun kuda beberapa tahun lalu. Berkolaborasi dengan mahasiswa Bina Nusantara, Handoko membuat patung kuda dari mulai skala kecil sampai yang besar, mulai dari kertas, kayu dan material lainnya. Nah nantinya, Handoko akan membuat MLDSPOT Art and Sound Experience 2017 menjadi suatu instalasi massive dengan banyak unsur detail yang bersifat interaksi. Penasaran kan, Urbaners?

 

Big Idea MLDSPOT Art and Sound Experience 2017

Awalnya Handoko kepikiran membuat instalasi yang menggambarkan dialeg antara musik dan impact nya dari segi bangunan dan experience. Setelah berdiskusi dengan tim-tim yang terait seperti Alex Abbad, Jacob dan Safta Robotic, akhir dicetuskanlah suatu ide instalasi yang menggambarkan perjalanan musik secara universal, berangkat dari metafora yang diturunkan oleh sebuah karya dari berbagai unsur seni. Pada Instalasi ini Handoko ingin menampilkan sebuah drama ekspresi musik itu sendiri dari dulu hingga sekarang.

 

Pesan dibalik instalasi MLDSPOT Art and Sound Experience 2017

Instalasi satu ini menggambarkan suatu perjalanan musik dan perannya yang cukup besar akan dunia dari dulu hingga sekarang. Tujuan Handoko adalah ingin menyampaikan musik sebagai alat diplomasi yang memiliki pengaruh kuat pada masyarakat baik positif maupun negatif. Perjalanan musik itu sendiri dari bermula hanya dengan alat musik tiup, hingga berkembang menjadi sekarang. Dengan besar harapan, para pengunjung bisa menangkap pesan bahwa musik memiliki pesan penting untuk dunia mulai dari kreativitas, inovasi sampai perdamaian.

 

Alasan berkolaborasi dengan Alex Abbad

Pastinya lo bertanya-tanya, kenapa berkolaborasi dengan Alex Abbad? Memang tidak banyak yang tahu bahwa Alex Abbad merupakan salah satu artist mural generasi pertama di Indonesia, dan Alex Abbad juga sering nge-bomb di Eropa. Handoko yang merupakan seorang sutradara juga cukup dengan dengan Alex Abbad, setelah bertukar pikiran, Handoko merasa cocok untuk berkolaborasi untuk instalasi ini. Dan Alex Abbad tidak hanya menjadi model patung iconic tetapi juga salah satu konseptor dari instalasi ini.

 

Antara Robot Gurita dan Patung Flute Man

Instalasi ini menggabungkan berbagai macam unsur dan yang paling menarik adanya robot gurita dan patung flute man. Kedua objek ini nantinya saling berhubungan, yakni jika patung tersebut mengeluarkan bunyi dari flute, robot gurita akan otomatis bergerak. Hal ini terinspirasi dari hewan gurita yang tidak memiliki telinga tetapi bisa tergerak karena suara. Flute dipilih karena merupakan salah satu alat musik awal sebelum terciptanya alat-alat musik yang hi-tech. Kedua objek ini menggambarkan bahwa musik berpengaruh penting terhadap dunia yang digambarkan sebagai seekor gurita.

Mei 2021 Jadi Hari Raya Memuja Keanu Reeves

Sunday, December 29, 2019 - 11:27
Keanu Reeves di salah satu pemutaran filmnya

Para pencinta film action seantero jagad raya tentu nggak asing lagi dengan sosok Keanu Reeves. Aktor yang membintangi film populer The Matrix ini memang sudah berusia 55 tahun. Tapi bukannya meredup, popularitasnya malah semakin melambung dengan beberapa sekuel film hits yang ia bintangi. Film terbarunya yaitu Matrix 4 direncanakan akan tayang pada 21 Mei 2021. Uniknya, film Keanu Reeves yang lain yaitu John Wick: Chapter 4 juga ditayangkan pada tanggal yang sama! Nggak heran, ratusan ribu penggemar dari serial film ini langsung menjadikan tanggal ini sebagai “Hari Keanu”.

Kisah Hidup yang Dramatis

Keanu Reeves di dalam sebuah adegan film yang dibintanginya

Dibalik kesuksesannya yang nggak bisa diragukan lagi, tahu nggak lo bahwa ternyata hidup Keanu Reeves nggak semulus yang terlihat. Bahkan bisa dibilang, kisah hidupnya lebih dramatis dari semua tokoh yang ia perankan di film-film. Ayah Keanu adalah pengedar narkoba yang ditangkap pada tahun 1992. Sejak kecil ia sering berpindah-pindah sekolah dan dicemooh oleh teman sekelasnya karena dianggap nggak bisa membaca, padahal ia mengidap Dyslexia.

Saat ia dewasa, kehidupan Reeves mulai membaik dengan membintangi beberapa film berbujet rendah. Namanya mulai melejit saat ia membintangi film Speed di tahun 1994. Namun, lagi-lagi kemalangan menimpanya. Anak dan kekasihnya, Jennifer Syme meninggal dalam kurun waktu 8 bulan dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2001. Selang beberapa tahun kemudian, saudaranya Kim Reeves divonis mengidap kanker ganas dan membuat Keanu rehat sejenak dari dunia perfilman.

Aktor Panutan Banyak Kalangan

Scene Keanu Reeves mengenakan suit sambil menodongkan pisto

Meskipun kisah hidupnya tragis, hal itu nggak membuat Keanu Reeves berhenti untuk peduli terhadap orang di sekitarnya, lho. Setelah kesuksesan film The Matrix, Keanu Reeves menyumbangkan honornya untuk tim produksi maupun tim special effect dan kostum The Matrix. Ia juga menyumbangkan sebagian honornya untuk pengidap kanker, penyakit yang juga diderita oleh saudaranya.

Selain itu Keanu Reeves dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana. Ia seringkali dipergoki paparazzi sedang membeli makan di pinggir jalan, menaiki transportasi umum dan nggak ragu untuk berbaur dengan orang lain meskipun ia adalah aktor yang terkenal dan mendunia. Nggak heran, banyak sekali kalangan yang mengidolakan sosok Keanu Reeves. Berkat sosoknya, banyak kalangan percaya bahwa Keanu Reeves memang pantas mendapatkan “Hari Keanu”.

Dengan kemampuannya di film action yang nggak diragukan lagi serta sifatnya yang cocok jadi panutan banyak orang, nggak heran sih “Hari Keanu” dicetuskan untuk mengapresiasi dan memuja Keanu Reeves. Urbaners sudah nonton film-film Keanu, belum?

 

Source: CNN Indonesia, Vice