Home Profile Damien Chazelle, Sutradara Pemenang Oscar Termuda

Damien Chazelle, Sutradara Pemenang Oscar Termuda

Friday, March 10, 2017 - 14:10
Bagikan
Facebook Twitter Email

Ajang Academy Awards atau biasa dikenal dengan Oscar beberapa waktu lalu memang memberikan kesan tersendiri, apalagi soal salah sebut pemenang di kategori Best Picture. Namun, ada satu kategori lagi yang cukup menarik, Best Director atau sutradara terbaik. Damien Chazelle, sutradara film La La Land, menjadi pemenangnya. Yang menarik, Chazelle masih berusia 32 tahun. Hal ini pun membuatnya tercatat sebagai sutradara termuda yang menang Oscar.

 

Ambisi yang berubah

Lo mungkin baru dengar nama sutradara muda Damien Chazelle setelah dia menang Oscar berkat film La La Land sebagai Best Director. Menariknya, penghargaan itu juga yang membawanya menjadi sutradara termuda yang pernah memenangkan Oscar sepanjang sejarah. Itu belum termasuk 14 nominasi yang mencantumkan La La Land di Academy Award lalu.

Pria kelahiran Rhode Island, 19 Januari 1985 ini memang sudah punya passion di bidang filmmaking. Namun, ambisi mudanya bukan sebagai sutradara, melainkan musisi. Dia berusaha untuk jadi drummer jazz semasa SMA-nya dulu di Princeton High School. Ini karena Chazelle sangat terinspirasi dengan guru musiknya. Bahkan, guru musiknya jadi inspirasinya untuk menulis film Whiplash. Sayangnya, nasib Chazelle nggak semujur Andrew Neiman di film tersebut karena dia merasa nggak punya talenta untuk jadi musisi.

 

‘Whiplash’ dapat reaksi positif meski awalnya ditolak

Meski begitu, bukan Whiplash yang jadi debut film pertamanya. Justru film Guy and Madeline on a Park Bench yang dirilis pada tahun 2009. Chazelle juga sempat jadi screenwriter di film Grand Piano pada tahun 2013. Namun, naskah Whiplash masih tersimpan rapi di laci mejanya. Walaupun menarik banyak perhatian produser, nggak ada satu pun yang ingin membuat film dari naskah Whiplash yang dibuatnya. Bahkan, naskah tersebut masuk dalam daftar Black List di tahun 2012 sebagai salah satu film belum jadi terbaik di tahun itu.

Barulah di tahun 2013, Whiplash dibuat dalam bentuk film pendek. Benar saja, film ini menang Sundance Film Festival di tahun yang sama. Di tahun 2014, dia pun merilis film tersebut dalam format penuh setelah mendapatkan pendanaan. Dari situ, Chazelle sudah banyak mendapatkan reaksi positif. Di bulan Januari 2015, film ini masuk 5 nominasi Academy Award dan memenangkan tiga di antaranya.

Passion yang tinggi memang dibutuhkan untuk menjadi yang terbaik. Hal ini dibuktikan oleh Damien Chazelle yang diusia mudanya mampu berkarya dan memberikan yang terbaik. Selamat, Chazelle!

 


La La Land Sapu Bersih Golden Globe Awards 2017

‘La La Land’ Bikin Film Musikal Semakin Bergairah