Jack Ma Ternyata Tak Terlalu Berprestasi di Sekolah

Tuesday, May 9, 2017 - 10:49

Bagikan

Facebook Twitter Email

Urbaners tentu pernah mendengar nama Jack Ma, salah satu entrepreneur tersukses abad 21. Kisah hidup pendiri raksasa e-commerce dunia, Alibaba Group ini penuh inspirasi dan pelajaran bagi setiap aspiring entrepreneur.

Jack Ma adalah contoh cerita entrepreneur yang sukses merintis bisnis benar-benar dari nol. ”Saya menjalani hidup yang pahit. Saya juga bukan dari keluarga berada dan berkuasa,” kata Jack Ma pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Januari 2015.

Di awal kehidupannya, pria kelahiran Hangzhou, Tiongkok ini bukanlah murid yang hebat atau berprestasi. Saat memasuki sekolah, sejak SD sampai SMA, Jack Ma perlu berkali-kali tes lantaran tidak hebat secara akademis.

"Saya gagal dalam tes sekolah dasar 2 kali. Saya gagal dalam tes sekolah menengah 3 kali. Saya gagal dalam ujian tes masuk universitas 2 kali dan saat saya lulus saya ditolak hampir semua pekerjaan yang saya lamar," tutur Jack.

Pria bernama asli Ma Yun ini adalah satu-satunya dari lima pelamar petugas kepolisian yang ditolak dan satu satunya dari 24 pelamar yang ditolak oleh KFC. ”Kegagalan menjadi bagian perjalanan hidup saya,” tandas salah satu orang terkaya dunia ini.

Kegagalan dalam mencari pekerjaan tidak membuat Jack Ma terpuruk. Ia mengandalkan kemampuan bahasa Inggrisnya yang didapat dari kuliah di Hangzhou Normal University untuk mengajar di sebuah tempat kursus dan membuka jasa penerjemahan.

Ia juga memperdalam kemampuan berbahasa Inggris sebagai pemandu gratis bagi turis. Dengan sepeda, ia menghampiri hotel yang ramai wisatawan asing. Kemampuan bahasa Inggris memberi Jack Ma kesempatan berkunjung ke Amerika Serikat pada 1995.

Dalam kunjungan ke Negeri Paman Sam, Jack Ma mulai berkenalan dengan internet. Dia begitu kaget melihat mudahnya mencari informasi. ”Pertama kali, saya mencari bir. Saya menemukan produk bir dari sejumlah negara, tapi tak satu pun asal Tiongkok,” katanya.

Kembali ke tanah kelahirannya, Jack bekerja di Kementerian Luar Negeri. Namun hal tersebut tak bertahan lama. Dia memilih resign dan mulai mengembangkan pandangan pribadinya tentang kapitalisme dan kewirausahaan serta melihat web sebagai masa depan bisnis.

Pada 1999, bersama rekannya, ia membuat situs yang mempertemukan pembeli dan penjual produk di seluruh dunia. Terinspirasi kisah Seribu Satu Malam, Jack Ma memutuskan menggunakan nama Alibaba untuk perusahaannya yang membuka pintu bagi usaha kecil dan menengah.

Usaha Jack Ma tidak berjalan mulus. Namun kesabarannya baru membuahkan hasil setelah empat tahun jatuh bangun. Sejak itu, Alibaba memperluas perusahaan keluarga itu untuk lebih dari 25 ribu karyawan.

Lalu apa rahasia sukses Jack Ma? Hidup mengajarkan Ma sejak awal pelajaran tentang kerasnya penolakan. Pengalamannya yang penuh dengan kegagalan membuatnya belajar bagaimana menjadikan kegagalan sebagai sebuah pelajaran untuk bangkit.

Jack Ma juga dikenal karena kegigihannya dan keyakinannya yang kuat, suatu hal yang diperolehnya dari awal kehidupannya yang keras dan penuh dengan tantangan. “Tak seorang pun mengatakan, saya akan menjadi seorang yang mampu melakukan sesuatu bermakna di masa depan. Saya tidak pernah berpikir akan memiliki masa depan seperti hari ini,” kata Jack Ma.

 

 

Source: robertadhiksp.net