Doomscrolling adalah kebiasaan terus-menerus menggulir berita atau konten negatif di internet, sering kali tanpa lo sadari. Awalnya cuma mau cek satu informasi, tapi berakhir berjam-jam tenggelam dalam arus informasi buruk. Di era sekarang, kebiasaan ini jadi semacam momok karena pelan-pelan menguras fokus, merusak mood, dan bisa sampai mengganggu pola tidur.
Parahnya, algoritma media sosial justru memperkuat pola ini. Semakin sering lo terpapar konten negatif, semakin besar kemungkinan hal serupa terus muncul di timeline. Perlahan, lo terjebak dalam siklus yang sama setiap hari hingga menjadi semacam rutinitas.
Untungnya, kebiasaan ini masih bisa dikurangin pelan-pelan dengan cara yang simpel dan realistis.
Berikut beberapa cara yang bisa lo lakukan untuk mengatasi doomscrolling.
1. Tentukan Batas Waktu yang Jelas
Masalah utama doomscrolling itu bukan kontennya, tapi durasinya. Coba kasih waktu khusus buat konsumsi berita, misalnya pagi 15 menit dan malam 15 menit. Di luar itu, hindari buka HP tanpa tujuan. Kalau perlu, aktifkan fitur screen time biar ada kontrol tambahan dan lo lebih sadar berapa lama waktu yang sudah terpakai.
2. Kenali Titik “Cukup”
Ada momen ketika informasi yang lo terima sebenarnya sudah cukup, tapi lo tetap lanjut scroll. Mulai biasakan tanya ke diri sendiri apakah yang lo lakukan masih penting atau cuma kebiasaan. Kalau sudah terasa berulang dan nggak nambah informasi berarti, itu tanda untuk berhenti.
Baca juga: Penyebab Lo Ketagihan Ngulang Video di Tiktok!

Photo by @falcos
3. Rapikan Timeline Lo
Algoritma akan terus menampilkan apa yang sering lo konsumsi. Kalau lo sering lihat konten negatif, itu yang akan mendominasi feed lo. Karena itu, penting untuk mulai kurasi ulang. Kurangi akun yang isinya bikin cemas dan perbanyak sumber yang lebih netral atau informatif. Ini bukan berarti menghindari realita, tapi mengatur cara lo menerima informasi supaya tetap seimbang.
4. Jangan Kasih Ruang di Momen Krusial
Doomscrolling paling sering muncul di waktu-waktu santai seperti sebelum tidur, setelah bangun, atau saat nggak ada aktivitas. Lo bisa mulai ubah kebiasaan kecil, misalnya nggak langsung pegang HP saat bangun atau menjauhkan perangkat dari tempat tidur. Perubahan sederhana seperti ini bisa bantu memutus pola otomatis yang selama ini terjadi.

Photo by @dipqi
5. Alihkan ke Aktivitas Pengganti
Otak lo tetap butuh distraksi. Kalau nggak ada alternatif, lo akan kembali ke kebiasaan scroll. Karena itu, penting untuk punya pengganti yang tetap ringan tapi lebih sehat. Lo bisa isi waktu dengan nonton hiburan, dengar musik atau podcast, jalan kaki sebentar, atau ngobrol dengan orang lain. Intinya, tetap kasih stimulus, tapi bukan yang memicu overthinking.
6. Kurangi Akses
Niat saja sering nggak cukup untuk mengubah kebiasaan. Lo perlu bikin akses ke doomscrolling jadi lebih sulit. Caranya bisa dengan logout dari akun tertentu, menghapus aplikasi sementara, atau mematikan notifikasi berita. Semakin banyak hambatan yang lo pasang, semakin kecil kemungkinan lo kembali ke pola lama.
Doomscrolling adalah kebiasaan yang terbentuk pelan-pelan. Cara menguranginya juga nggak perlu ekstrem. Lo harus coba cara-cara diatas!
Cover photo by @robin_rednine



No one has commented yet. Be the first to comment on this article!