Sedentary Lifestyle: Gaya Hidup Salah yang Berujung Masalah - MLDSPOT
  • Relationship
  • Sedentary Lifestyle: Gaya Hidup Salah yang Berujung Masalah

Sedentary Lifestyle: Gaya Hidup Salah yang Berujung Masalah

Mon, 01 February 2021
Sendentary Lifestyle: Gaya hidup salah yang berujung masalah. Simak di sini biar lo nggak terjebak!

Di zaman serba maju ini, siapa yang nggak suka dengan kemudahan? Rasanya hampir nggak ada – mengingat kemudahan memang menjadi salah satu keunggulan dari teknologi, sepertinya sekarang dalam melakukan apapun kita akan mencari kemudahannya terlebih dahulu.

Tapi apakah lo pernah berpikir, kalau segala kemudahan ini bisa jadi boomerang untuk diri lo sendiri? Kalau belum, di artikel ini lo akan menyadarinya – terlalu mengandalkan kemudahan itu nggak baik, bro!

Bisa jadi, selama ini lo telah menerapkan Sedentary Lifestyle. Mungkin sebutan yang asing, tapi gaya hidup ini memang nggak disadari sudah menjamur dikalangan masyarakat urban ibukota.

Dengan terus mengandalkan kemudahan dan menganggap remeh beberapa hal, ada banyak hal yang justru merugikan diri lo sendiri – bahkan bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Biar lo nggak terjebak dalam gaya hidup ini, lebih baik lo membaca halaman ini sampai selesai ya, bro!

Apa sih Sedentary Lifestyle?

Sendentary Lifestyle: Gaya hidup salah yang berujung masalah. Simak di sini biar lo nggak terjebak!

Credit image - Freepik

Seperti yang sudah disebutkan di atas, sedentary lifestyle sangat erat dengan kehidupan masyarakat urban ibukota saat ini. Gaya hidup ini menerapkan pola hidup yang kurang produktif, nggak banyak bergerak, dan waktu yang dihabiskan sehari-hari hanya dengan duduk, rebahan, atau bahkan diam aja.

Mulai dari nggak produktif aja udah salah, apalagi dengan cuma rebahan setiap hari? Gaya hidup ini memang jadi marak karena diberlakukannya work from home dan pembatasan jarak fisik yang mengharuskan kita untuk menghabiskan waktu di rumah. Tapi dengan tidak memanfaatkan waktu yang baik di rumah juga akan mengancam kesehatan lo juga!

Bahaya yang Mengancam di Depan Mata

Sebagai orang yang tiba-tiba harus berada di rumah dalam waktu yang lama, rasanya pasti pengen rebahan terus – bahkan untuk kerja di saat work from home aja rasanya capek, akhirnya lo kembali rebahan. Atau se simple untuk makan, karena malas untuk masak pasti lo lebih memilih untuk delivery makanan, kan?

Menjalani kehidupan dengan sedikit aktivitas fisik bisa bikin lo menjadi lebih dekat dengan penyakit-penyakit yang nggak lo sangka, seperti jantung, stroke, dan diabetes. Dengan menjalani kehidupan sehari-hari yang nggak produktif, otomatis bagian tubuh lo juga nggak banyak gerak.

Badan lo juga butuh untuk diperhatikan fungsinya sebagaimana mestinya – kalau jarang olahraga aja badan lo bisa sakit, apalagi dengan nggak gerak sedikitpun untuk kegiatan sehari-hari, bro?

Bukan Cuma Fisik, Tapi Juga Psikis!

Sendentary Lifestyle: Gaya hidup salah yang berujung masalah. Simak di sini biar lo nggak terjebak!

Credit image – Blog Cammy

Selain penyakit beresiko yang telah disebutkan di atas, ternyata ada penelitian yang mengungkapkan bahwa untuk duduk selama 6 jam atau lebih selama sehari dapat akan mendapatkan tekanan psikologis. Meskipun rasanya nggak ngapa-ngapain, tapi rasanya lo akan merasa lelah seharian.

Dengan nggak melakukan apa-apa alias kurang produktif, nantinya akan meningkatkan resiko gelisah berkelanjutan dan membuat hormon endorfin dalam diri menjadi terhambat – hormon endorfin inilah yang akan berpengaruh pada suasana hati.

Saatnya Merubah Pola Hidup, Bro!

Sendentary Lifestyle: Gaya hidup salah yang berujung masalah. Simak di sini biar lo nggak terjebak!

Credit image – Men’s Health

Setelah membaca mengenai sedentary lifestyle yang ternyata membawa malapetaka untuk kelangsungan hidup lo, sepertinya ini sudah saatnya untuk untuk merubah gaya hidup yang selama ini sudah lo terapkan.

Memang nggak mudah untuk merubah kebiasaan sehari-hari yang lo jalani, tapi perubahan bisa dilakukan dengan secara perlahan. Seperti membereskan rumah setiap hari, stretching setiap 30 menit sekali, atau sekedar melakukan hobi yang lo sukai tanpa harus memandang gadget lo seharian.

Mengingat tubuh lo juga perlu untuk bergerak, mulai sekarang lo harus sadar mengenai pentingnya untuk menerapkan hidup pola aktif. Meskipun di rumah terus, pastikan untuk terus produktif ya, bro!

 

Feature image – Everypixel

Menjadi Masalah Terkini, Lakukan Ini Biar Nggak Burnout!

Fri, 26 February 2021
Burnout

Apakah lo pernah merasa stuck, bosan, bahkan hingga stres dalam menjalani kehidupan, termasuk hal yang terkait dengan pekerjaan? Kondisi ini dapat disebut sebagai burnout – sepertinya, hal ini sering kali dialami, terutama para pekerja.

Tingginya tekanan dalam hidup, atau pekerjaan  yang kian menumpuk – jadi salah satu alasan utama terjadinya burnout. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa lelah secara fisik, atau terkadang merasa emosi karena kenyataan nggak sesuai ekspektasi. Setelah itu, stres berkepanjangan akan muncul – bahkan, terkadang lo bisa merasa kewalahan.

Memang sih, bro, burnout termasuk hal yang wajar dialami – tapi, bukan berarti lo boleh membiarkannya begitu aja nih! Kondisi ini bakal memengaruhi minat pada berbagai aspek, termasuk pekerjaan – sampai, kondisi fisik dan mental pun ikut terganggu.

Well, untuk mengatasi burnout ada sederetan cara yang terbilang cukup efektif nih! Apa saja? Lanjut bahas di bawah ini ya, bro!

 

Pakai Jatah Cuti, Biar Bisa Relaksasi

burnout

Credit Image - minews.id

Merasa pusing dan penat dengan pekerjaan? Ambil libur sejenak, yuk! Umumnya, burnout yang terjadi di tempat kerja berawal dari beban pekerjaan yang nggak ada habisnya. Dari sini, biasanya rasa lelah akan bermunculan, bahkan sulit dihilangkan.

So, ketika lo merasakan hal tersebut – coba manfaatkan jatah cuti tahunan ya. Lakukan berbagai kegiatan yang bisa bantu atasi rasa stres dan penat, misalnya melakukan hobi yang sempat tertunda. Atau, bisa juga dengan staycation.

Intinya, nikmati waktu kosong ini untuk relaksasi, bro!

 

Tenangkan Pikiran, Jangan Panik Berlebihan!

Kondisi burnout juga sering mengacaukan pikiran, lho. Nggak jarang juga dari burnout, penderitanya bisa mengalami overthinking sampai panik secara berlebihan. Wah, bisa makin stres nih! Karena, selain fisik yang bisa lelah – namun, mental pun dapat merasakan hal serupa.

Biar burnout segera bisa teratasi, segera tenangkan pikiran. Tarik napas panjang, hilangkan segala pikiran negatif yang mengganggu, hingga melakukan meditasi – lakukan cara ini secara rutin, biar rasa stres segera hilang ya.

 

Tetap Perhatikan Kondisi Fisik, Termasuk Istirahat Cukup

burnout

Credit Image - bodyonept.com

Kerja keras boleh saja – tapi, jangan sampai melupakan kondisi fisik. Nggak peduli seberapa banyak tugas yang harus diselesaikan, kalau kondisi fisik sudah mulai melemah – segera hentikan aktivitas dan istirahat dahulu.

Memaksa diri terus bekerja dalam keadaan lelah – nggak baik untuk kondisi kesehatan, lho. Hal ini justru dapat merusak konsentrasi dalam bekerja, hingga akhirnya menurunkan kualitas dan performa pekerjaan. Lebih kacaunya lagi, kondisi burnout bisa membuat diri merasa gampang tertekan dan emosi.

 

Melakukan Hal Kreatif, Juga Jadi Cara Efektif

Ketika burnout melanda – nggak hanya kegiatan relaksasi aja yang bisa ditempuh, namun melakukan hal kreatif juga efektif atasi kondisi tersebut. Carilah kegiatan yang kreatif dan produktif – tentunya, yang juga dapat menyenangkan hati.

Misalnya, lakukan kegiatan hal-hal yang disukai di akhir pekan – baik itu jalan-jalan, maupun olahraga. Jangan lupa, untuk awali hari dengan aktivitas yang baik ya. Dengan begitu, lo akan merasa lebih bahagia dan siap menjalani aktivitas padat saat weekdays tiba.

 

Puasa Gadget: Tips yang Patut Dicoba

burnout

Credit Image - rencanamu.id

Memang sih, di zaman sekarang ini orang paling nggak bisa jauh dari gadget – pasti banyak yang setuju dengan ungkapan tersebut. Tapi, ada baiknya terapkan ‘puasa’ gadget sementara waktu. Nggak harus dalam jangka waktu lama, satu sampai dua hari saja cukup kok!

Terlalu sering menggunakan gadget juga jadi salah satu penyebab terjadinya burnout. Ketika sedang puasa gadget – habiskanlah waktu dengan orang-orang terdekat, baik keluarga maupun teman. So, lo bisa lebih merasa makin dekat dengan mereka, kan?

Itulah kelima langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi burnout – Ketika lo sedang alami hal serupa, bisa coba atasi dengan kelima cara di atas ya, bro!

 

Featured Image - studyfinds.org