Home Scoop How To Improve in Simply Way ala Indro Hardjodikoro

How To Improve in Simply Way ala Indro Hardjodikoro

Tuesday, October 10, 2017 - 14:08
Bagikan
Facebook Twitter Email

Ditengah berkembangnya musik Indonesia, membuat MLDSPOT tergerak untuk memfasilitasi anak-anak muda berbakat untuk mengasah skill bermusik mereka. MLDSPOT Instaclass kali ini mengundang para bassist muda berbakat untuk ngobrol langsung dengan pakarnya, yakni Indro Hardjodikoro dan mengulik alat musik instrumen tersebut bersama. Dengan tema "How To Improve in Simply Way", acara yang berlangsung pada 08 Oktober 2017 ini berlangsung sangat seru dan insightful, Urbaners! Tidak hanya itu, para peserta juga unjuk kebolehan secara langsung di depan personil Tohpati Bertiga ini untuk memperebutkan Bass Cort Indro Hardjodikoro Signature Series (ISB-4)!

 

Improvisasi adalah hal yang penting untuk seorang musisi

Bertepat di Paviliun 28, acara ini dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dengan permainan instrumen Indro Hardjodikoro diiringi oleh Karel William (Adoria) dan Edwin Putro (keyboardist MLDJAZZPROJECT Season 2) menjadi pembuka yang sangat manis sore itu. Terlihat jelas para peserta sangat memperhatikan kepiawaian jari bassist legendaris tersebut bermain. Setelah itu, acara langsung dimulai dengan pembahasan Chromatic, Scale - TRIAD - Pentatonic dan Arpegio/Broken Chord. Tidak hanya menjelaskan secara teori, tapi Indro Hardjodikoro juga langsung mempraktekkannya di depan para peserta. Indro Hardjodikoro mengibaratkan musik sebagai suatu bahasa, sebuah cerita dengan alur yang teratur sehingga penyampaiannya harus dimengerti para pendengarnya.

Bukan tanpa alasan Indro Hardjodikoro memilih tema "How to improve in simply way" sebagai topik pada sore itu. Karena meskipun terdengar sederhana, namun tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan dari teknik improvisasi tersebut. Dan ini adalah teknik dasar yang harus dimengerti semua musisi bukan hanya pemain bass saja.

Chromatic yang bermanfaat untuk warming up jari-jari sehingga saat melakukan improvisasi tidak gagap ataupun panik. Kalau sudah menguasai teknik ini, ketika situasi panik pun akan menjadi keren, karena itulah Chromatic tidak boleh disepelekan saat latihan. Saat sesi Scale - TRIAD - Pentatonic Indro Hardjodikoro mempraktekkan bagaimana bagian minor dan mayor. Teknik ini bermanfaat untuk 'merangkai kata' dari sebuah cerita (musik) tersebut dan membuatnya lebih dinamis. Dan pada bagian Arpegio/Broken Chord, Indro Hardjodikoro memberikan masukan mulai dari oktaf, sampai interfal.

Dan pada kesempatan kali ini, Indro Hardjodikoro juga menjelaskan bahwa bermain musik tidak melulu soal teori, tetapi bagaimana kegigihan seorang musisi melatih skill-nya. Memang teknik itu penting, tapi balik lagi musik adalah "art" yang berarti keindahan. Dan bagaimana cara lo mempertunjukkan keindahan tersebut. Teknik-teknik tersebut harus di luar kepala, karena improvisasi adalah hal yang nggak boleh dipikirkan sama sekali, yang bekerja hanya feeling dan muscle memory, hal tersebut hanya bisa didapatkan dengan latihan yang rutin.

 

Antusiasme para peserta yang hadir

MLDSPOT Instaclass kali ini sepertinya memang sudah ditunggu-tunggu oleh para pemain bass, terlihat dengan antusiasme yang datang, lebih dari setengah jumlah peserta berasal dari luar Jakarta, bahkan luar pulau, Urbaners! Ada yang dari Yogyakarta, Surabaya, Lampung, sampai Batam, Manado dan Gorontalo! Mereka datang jauh-jauh hanya untuk menghadiri acara ini. Selain bertemu langsung dengan idola yakni Indro Hardjodikoro, mereka juga ingin mengembangkan bakatnya, dan kesempatan ini jarang sekali ada, apalagi untuk orang-orang yang tinggal di daerah.

 

Sharing Session Agil Pambudi & Wesley Geraldo

Nama ini pastinya sudah nggak asing lagi buat lo, yap, para pemenang MLDARE2PERFORM yang tergabung menjadi MLDJAZZPROJECT ini namanya memang sudah cukup diperhitungkan di belantika musik Indonesia. Agil Pambudi yang merupakan bassist MLDJAZZPROJECT Season 1 dan Wesley Geraldo bassist MLDJAZZPROJECT Season 2 sharing tentang pengalamannya mengikuti MLDARE2PERFORM, dan bagaimana ajang tersebut merubah hidup mereka. Banyak banget pengalaman yang mereka dapatkan, seperti memainkan aransemen dan berkolaborasi dengan musisi senior, manggung di berbagai event jazz nasional maupun internasional, sampai mengatur diri sendiri menjadi seorang musisi sesungguhnya.

 

Bass challenge yang berlangsung sengit

Pada akhir acara, Indro Hardjodikoro juga menantang para peserta untuk memainkan instrumen simple yang telah disiapkannya. Masih diiringi Karel William dan Edwin Putro mereka satu per satu menunjukkan kebolehannya. Indro Hardjodikoro membebaskan tempo maupun rhytm yang akan dimainkan, ia ingin melihat improvisasi yang dilakukan para peserta pada saat itu. Para peserta pun terlihat cukup antusias dengan bass challenge ini, bagaimana tidak, nantinya yang menang akan mendapatkan Bass Cort Indro Hardjodikoro Signature Series (ISB-4). Dan yang beruntung mendapatkan bass tersebut adalah Sutan, peserta asal Yogyakarta, Urbaners! Indro Hardjodikoro nggak hanya menilai dari skill bermain bassnya, tetapi juga bagaimana ia mengiringi band tersebut dengan enak, dan bisa dinikmati penonton tentunya.