• News
  • The Bunker Cafe, Kawinkan Keseruan Board Game dan Kuliner

The Bunker Cafe, Kawinkan Keseruan Board Game dan Kuliner

Mon, 13 May 2019
The Bunker Cafe, Kawinkan Keseruan Board Game dan Kuliner

Urbaners, kalau lo nyari kafe di sekitaran Gading Serpong yang menjanjikan pengalaman unik, lo wajib banget datang ke The Bunker Cafe. Berbeda dari kafe biasanya, The Bunker Cafe ini sering dijuluki sebagai pionir dan “surga” untuk para pecinta board game. Begitu memasuki ruangannya yang didominasi kayu, lo bisa melihat lebih dari 300 pilihan board game yang siap lo mainkan. Nggak heran, kafe ini selalu ramai dikunjungi keluarga, mahasiswa, sampai karyawan yang ingin rileks dan bermain bersama orang-orang terdekat.

Penasaran? Yuk, simak ulasan lengkap The Bunker Cafe, Urbaners!

 

Jadi Pionir dan Distributor Board Game di Indonesia

Konsep board game cafe adalah konsep yang belum terlalu dikenal di Indonesia. Padahal, di luar negeri, konsep unik ini menjadi salah satu favorit pengunjung. Soalnya, lo bisa menikmati makanan sambil bermain seru dengan teman-teman atau keluarga. Kehadiran board game cafe cocok banget buat lo yang ingin refreshing dari permainan gadget dan mencoba permainan seru lain. Kalau selama hang out temen-temen lo sering sibuk sendiri sama gadget, sekarang justru bonding time makin terasa akrab karena lo bisa fokus bermain bersama.

Jadi Pionir dan Distributor Board Game di Indonesia

The Bunker Cafe berdiri sebagai pionir board game cafe di Indonesia pada bulan November 2015. Owner The Bunker memiliki kecintaan dan hobi bermain board game sejak lama. Sayangnya, saat itu di Indonesia masih sedikit sekali tempat yang menyediakan berbagai pilihan board game, apalagi berupa kafe. Karena itulah, The Bunker Cafe didirikan sebagai salah satu cafe pertama dengan konsep unik tersebut. Hingga saat ini, sebagai trendsetter, The Bunker Cafe juga menjadi distributor yang menyuplai stok permainan ke kafe-kafe board game lain yang bermunculan di Jakarta dan sekitarnya.

 

Punya 368 Koleksi Board Game!

Begitu memasuki ruangan The Bunker Cafe, lo pasti bakal takjub melihat susunan board game yang ditata apik pada rak-rak tinggi di dinding. Sejauh ini, The Bunker Cafe sudah mengoleksi total 368 jenis board game lho, Urbaners!

Punya 368 Koleksi Board Game!

Jangan salah, board game yang ditawarkan bukan cuma permainan biasa seperti monopoli dan ular tangga, tapi juga jenis yang lebih rumit dan beragam, mulai dari Pictomania, Tokaido, Pandemic, Cottage Garden, sampai Mysterium. Penggemar Game of Thrones bakal bersorak karena The Bunker Cafe juga menyediakan board game A Game of Thrones, Dead of Winter, dan Legacy. Sementara itu, pengunjung anak-anak bisa memainkan game yang lebih fun, seperti Panic Mansion, Happy Bunny, dan Crazy Kart.

“Di sini, hampir semua board game yang diketahui pengunjung, kami sudah menyediakan. Ada yang tipenya awam banget, yang gampang dimainkan seperti Uno Block, tapi ada juga yang butuh waktu 4 jam permainan untuk menyelesaikannya. Biasanya, permainan berat ini adalah game memecahkan teka-teki, membuat strategi, dan sebagainya,” kata Frans, salah satu pegawai sekaligus Game Master di The Bunker Cafe.

Kalau lo ingin mencoba board game yang disediakan, harga sewanya berkisar dari 20 ribuan per jam, per orang. Nggak hanya bisa main di tempat, lo juga boleh kok membeli dan membawa pulang aneka permainan yang ada di kafe ini. Tapi, karena kebanyakan board game The Bunker adalah hasil impor dari luar negeri, pastinya lo harus siap merogoh kocek untuk mendapatkannya.

Karena koleksinya yang cocok untuk segala usia, nggak heran kalau The Bunker Cafe selalu dipenuhi oleh pengunjung, apalagi di akhir pekan dan tanggal merah. Frans juga meyakinkan bahwa The Bunker Cafe tetap buka saat hari libur dan tanggal merah, sehingga pengunjung nggak perlu khawatir nggak bisa main.

 

Panduan Langsung dari The Game Master

Panduan Langsung dari The Game Master

Dengan banyaknya pilihan board game yang tersedia, The Bunker Cafe juga menyediakan Game Master. Game Master ini sudah tahu semua jenis board game, aturan main, tingkat kesulitan, sampai jumlah pemain dalam tiap-tiap permainan. Kalau bingung menentukan mau main apa, coba aja berkonsultasi dulu sama Game Master! Setelah menentukan pilihan, Game Master bakal memandu lo dan menjelaskan semua peraturan permainannya sampai lo paham. Asyik, kan?

“Kehadiran Game Master ini membantu banget supaya kita nggak membuang banyak waktu untuk memahami peraturan suatu permainan, apalagi game-game berat dan rumit. Kalau dibandingkan sama board game cafe yang pernah gue kunjungi, mereka nggak menyediakan Game Master, jadi gue dan temen-temen kesulitan untuk having fun karena nggak ngerti cara mainnya,” kata Vincent, salah satu pengunjung yang teratur main di The Bunker Cafe minimal dua kali sebulan.

Frans sebagai Game Master pun mengakui bahwa para pengunjung The Bunker Cafe memang selalu penasaran untuk mencoba permainan yang baru. Mungkin karena lagi bosan dengan pilihan permainan online, board game jadi alternatif yang lebih seru. “Kami senang sekali melihat antusiasme pengunjung, karena memang salah satu tujuan The Bunker Cafe adalah untuk mengenalkan board game dari luar negeri yang jarang diketahui orang Indonesia,” ungkapnya.

 

Bikin Betah dengan Berbagai Inovasi Seru

Bikin Betah dengan Berbagai Inovasi SeruNggak cukup hanya dengan menghadirkan konsep kafe permainan, The Bunker Cafe juga menghadirkan berbagai inovasi seru untuk menarik lebih banyak pengunjung. Misalnya aja, mereka kini sudah mempunyai ruang VIP yang bisa disewa untuk acara-acara privat, seperti baby shower, ulang tahun, atau bachelorette party. Adanya ruang privat ini bikin lo lebih bebas untuk ngumpul beramai-ramai, Urbaners!

Frans menambahkan, “Sekarang kami juga sedang mengadakan promo setiap Jumat, yaitu Friday Play-Day. Kalau biasanya pengunjung membayar per jam, setiap hari Jumat mereka bisa membayar Rp35 ribu saja untuk bermain sepuasnya.” Salah satu jenis permainan yang paling laris di The Bunker Cafe adalah jenis-jenis permainan Fast Game, yaitu adu cepat, kartu, ataupun Uno Block.

Untuk pilihan makanan, lo nggak perlu khawatir, Urbaners. The Bunker Cafe menyediakan menu lengkap mulai dari hidangan ala Barat sampai pasta dan milkshake. Harganya juga affordable banget, kok. Menurut Frans, menu yang paling laris di kafe ini adalah Chicken Butter Fried Rice dan Salted Egg Chicken Bowl. Jadi, jangan lupa cobain menu ini kalau lo lagi berkunjung ke The Bunker Cafe, ya!

 

 

Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Fri, 10 July 2020
Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Kalau biasanya orang-orang memulai sesuatu dari passion, hal berbeda justru terjadi pada Muhammad Aga, barista profesional yang kini melebarkan sayap ke segala lini perkopian, hingga usaha roasting. Kesempatan dan koneksi menjadi dua faktor utama yang membuat pemilik coffee shop S.M.I.T.H ini bertemu dengan passion-nya yaitu kopi. Dari yang cuma sekadar mencari tambahan saku sampai akhirnya menjadi “teman hidup”.

Rabu (8/7) lalu, Muhammad Aga berbagi cerita mengenai perjalanan hidupnya di acara InstaClass @MLDSPOT #MumpungLagiDiRumah. Dipandu Reza Alkadri, obrolan kemarin terasa cair dan insightful. Buat lo yang nggak sempat nonton live, berikut rangkumannya!

 

Perjalanan Panjang Menuju Kopi

“Gue dulu bukan peminum kopi,” kata Aga membuka cerita. Keisengannya melamar menjadi pegawai di coffee shop nggak lain untuk menambah uang saku. Siapa duga, setelah diterima, pria yang dulu berprofesi sebagai musisi ini ditempatkan sebagai barista.

Rasa ingin tahu dan kesempatan yang terbuka lebar akan perkopian membuat Aga menekuni profesi barista. “Salah satu ketertarikan gue karena sempat iseng ikut kompetisi di sebuah cafe dan menang. Eh, kayaknya gampang nih!” celetuk Aga.

Kala itu, kompetisi pertama yang diikuti adalah latte art. Kemudian di kesempatan berbeda, pria di balik @telusurasa  ini mengikuti kompetisi lokal dan lagi-lagi, menang. “Gue agak jumawa sih dan menggampangkan. Di situ letak kesalahan gue sekaligus pembelajaran,” kenang Aga.

Akhirnya Aga mengambil langkah besar untuk benar-benar mempelajari seluk-beluk kopi dengan mengikuti pelatihan baik dalam maupun luar negeri. Langkah tersebut menurutnya memberikan dampak yang besar buat perjalanannya di dunia perkopian. “Gue banyak dapat ilmu tentang kopi dan ketemu orang-orang dengan ketertarikan yang sama. Di sini gue menjadi semakin paham, link itu penting, passion dan kesenangan saja nggak cukup. Butuh banyak faktor supaya kita bisa berhasil di sebuah industri,” kata Aga mantap.

 

Dari Coffee Shop ke Storyteller

Aga adalah sosok di balik S.M.I.T.H, kedai kopi kekinian yang mengusung konsep fair trade. Semakin mendalami kopi, eksplorasi Aga pun kian ‘menggila’. Misinya, nggak hanya mencoba jenis-jenis biji kopi di Indonesia yang menurutnya kaya banget, melainkan kolaborasi segala lini melalui pelbagai medium.

Bagaimana cara Aga mewujudkan mimpinya? Petualangan dimulai ketika ia mulai traveling keliling Indonesia. Ia bertemu dengan para petani kopi dan melakukan kolaborasi bareng. Ada juga petani yang langsung menghubunginya untuk mengirimkan sampel. “Gue selalu terbuka untuk segala kemungkinan, mari kita sama-sama membesarkan industri kopi Indonesia,” ungkapnya bersemangat.

Pertemuan Aga dengan para pelaku industri kopi memicunya untuk menceritakan pengalaman pengolahan kopi pada penikmatnya. “Makin ke sini gue ngerasa kalau segelas kopi nggak hanya sekedar minuman, ada cerita dibalik pembuatan kopi tersebut. Ini menarik sekaligus mengedukasi dan memberikan inspirasi buat semua yang beririsan dengan kopi,” tambahnya.

Untuk itulah Aga membangun @telusurasa guna merekam perjalanannya menemukan biji kopi terbaik di Indonesia. Aga mengabadikan kisah perjalanannya dalam bentuk story telling visual supaya lebih enak dimaknai oleh masyarakat Indonesia. “Gue rasa masyarakat kita itu adalah penikmat visual. Kenapa gue bilang begitu, karena kopi di Indonesia jadi meledak semenjak ada film, ‘kan? Menurut gue, harus semakin banyak media visual yang menceritakan perjalanan kopi Indonesia,” kata Aga lagi.

Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Membaca Peluang Bisnis Kopi di Indonesia

Berangkat dari passion-nya dan melihat sebuah peluang, sampai saat ini Aga yang sempat main di film “Filosofi Kopi 2” ini terus melihat ragam peluang dan membaca kemungkinan-kemungkinan yang ada.

@harapandjaya adalah salah satu ekspansi dari passion Aga akan industri kopi. “Gue melihat tren es kopi susu, makanya bikin Harapan Djaya. Soalnya kalau digabung dengan S.M.I.T.H feel-nya nggak dapet,” jelas Aga.

Nggak hanya ruang untuk menikmati es kopi susu kekinian, Harapan Djaya ternyata juga menyediakan ruang sangrai kopi buat para pelaku industri kecil kopi. “Di sini gue melihat juga ada tren di Korea, di mana banyak pekerja kantorannya berjualan kopi di e-Commerce dan juga banyak tersedia co-roasting space. Gue mikir aja sih, gimana kalau ini dibuat di Indonesia?”

Prediksi Aga, benar adanya. Saat ini banyak anak-anak muda dan pelaku UKM kopi yang menggunakan roasting space yang dibangun Aga untuk menggoreng biji kopinya. Tidak Bahkan, Aga melihat industri kopi di Indonesia masih sangat menggeliat dan kita butuh wadah-wadah untuk melebarkan industri ini agar bisa maju bareng-bareng.

Berlangsung selama satu jam, obrolan bersama Muhammad Aga diakhiri dengan pengumuman pemenang kuis. Kali ini, pemenang yang beruntung adalah @sikarebet78, yang berhak mendapatkan voucher belaja Blibli.com senilai Rp2 juta.

Seru banget, ‘kan? Nggak cuma dapet insight menarik dari para profesional di bidangnya, lo juga bisa nambah ilmu #MumpungLagiDiRumah. Makanya, pantengin terus MLDSPOT setiap hari Rabu di sepanjang bulan Juli ini, Bro! Akan ada acara-acara menarik dan kuis berhadiah jutaan rupiah.

See you on the next InstaClass MLDSPOT!