Home Scoop Diguyur Hujan, Rentetan Musisi Jazz Tetap Tampil Maksimal di Pembukaan Java Jazz Festival 2019

Diguyur Hujan, Rentetan Musisi Jazz Tetap Tampil Maksimal di Pembukaan Java Jazz Festival 2019

Friday, March 1, 2019 - 17:01
Bagikan
Facebook Twitter Email

Akhirnya Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019 dimulai! Meskipun diguyur hujan sepanjang hari, tetapi antusiasme para pengunjung tidak luntur, Urbaners! Terbukti dengan padatnya outdoor stage oleh penonton yang telah menunggu-nunggu musisi favoritnya. Pada hari pertama ini, banyak penampilan menarik mulai dari musisi pendatang baru seperti DIAA sampai musisi nyentrik asal Amerika Louis Cole. Seperti apa sih keseruannya, Urbaners?

DIAA Memperkenalkan Single Terbaru Mereka Di JJF 2019

Auto nge-fans kalau kata millenials, inilah respon saat pertama kali melihat penampilan DIAA di Kementrian Pariwisata - Gazebo Stage Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019. Accoustic band yang terdiri dari Aqi Singgih, Audrey Singgih, Vega Antares dan Setiagiri membuka penampilannya pukul 18.30 dengan lagu 'Govinda' dari Kula Shaker. Dengan outfit batik yang senada, suara Aqi Singgih dan Audrey Singgih langsung menarik perhatian pengunjung. Setelah itu langsung dilanjutkan dengan lagu 'Especially For You' dari Kylie Minogue & Jason Donovan. Pada kesempatan kali ini mereka juga memperkenalkan beberapa single mereka yang berjudul "Remember" dan "Aku". Lagu "Remember" yang berkaitan tentang patah hati, dikemas menjadi lebih playful sehingga manis untuk didengarkan, meskipun liriknya cukup menyayat hati. Lalu lagu "Aku" yang bercerita tentang pulang, mengingatkan tentang kehangatan keluarga yang membuat selalu ingin pulang. FYI, ini adalah kali pertama DIAA manggung di Jakarta International BNI Java Jazz Festival. Jika melihat crowd-nya bisa dipastikan ada penampilan kedua, ketiga dan seterusnya!

Berfantasi Melalui Musik Bersama Louis Cole

Seperti masuk ke dunia fantasi, penuh dengan warna dan bentuk-bentuk yang aneh. Inilah yang bisa mendeskripsikan penampilan dari Louis Cole musisi asal Amerika yang lihai menggunakan segala jenis alat musik. Salah satu personel band Knower ini membawakan lagu-lagunya sendiri seperti "Thinking", "Fuck It Up", "When You're Ugly". Tidak hanya bermain drum, ia juga bernyanyi, beat-box, bahkan sampai membaca puisi. Pengunjung yang menonton berhasil dibuat jaw-dropping dengan penampilannya termasuk juga para musisi Indonesia. Terlihat pasangan musisi Gerald Situmorang dan Ify Alyssa berada di baris paling depan panggung hanya untuk menonton Louis Cole. Nah, kalau lo melewatkan penampilannya kemarin, lo bisa menonton Louis Cole bersama Knower pada hari ketiga nanti, Urbaners!

Kunto Aji Berhasil Menyihir Pendengar Dengan Mantranya

Sesuai dengan judul albumnya, mantra-mantra, penampilan Kunto Aji di BNI Java Jazz Festival berhasil menaklukan “panggung hati” para penontonnya. Lagu-lagunya sarat sekali dengan pengalaman-pengalaman yang mengajarkan keteguhan hati dan memberi kekuatan untuk kesehatan mental. Antusias penonton pun berubah, suasana venue jadi lebih hangat dengan lagu-lagu yang dibawakan, layaknya “obat penenang” bagi hati. Di tengah penampilannya, Kunto Aji membocorkan rencananya untuk mengadakan “showcase” buat albumnya, pada tanggal 31 maret 2019. Namun, dia tidak menyebutkan tempatnya. Well, it worth to wait!

Penampilan yang Smooth dari Peter White

Di hari pertama Java Jazz 2019, Kapal Api Signature Hall yang berada di Hall A1 kedatangan musisi smooth jazz, Peter White. Buat lo yang mengikuti jazz mungkin tidak asing dengan nama Peter White. Ya, dialah musisi jazz yang memenangkan penghargaan sebagai Musisi Smooth Jazz terbaik di Canadian Smooth Jazz Awards 2007. Kolaborasinya dengan Al Stewart 20 tahun silam, membawa banyak pengaruh yang cukup besar baginya. Antusiasme penonton meningkat saat Peter White akhirnya tampil di stage dan hall A1 ini. Pada malam pertama penampilannya, Set list yang dibawakannya mampu membawa penonton Java Jazz malam itu kembali ke tahun 60-an. Baginya, tahun 60-an adalah tahun keemasan bagi musik jazz, dan Peter White sangat menyukainya. Peter White akan tampil 2 hari berturut-turut pada hari pertama dan hari kedua Java Jazz Festival 2019. Overall sih penampilannya cukup menarik untuk disaksikan, apakah penampilan malam ini jadi yang paling baik, ataukah di hari ke-2 besok?