• News
  • Fenomena Creative Space Yang Semakin Menjamur

Fenomena Creative Space Yang Semakin Menjamur

Mon, 02 December 2019
Salah satu anggota komunitas Kedubes Bekasi sedang mengerjakan suatu project

Banyak ruang, akan semakin besar juga karya yang diciptakan. Kebebasan dalam berkarya diikuti dengan fasilitas mumpuni, membuat para pekerja seni semakin semangat dalam berkarya. Inilah yang dibahas oleh MLDSPOT TV Season 5 Episode 2. Dengan tema "Creative Space for Everyone", episode ini akan membahas tentang beberapa creative space yang bisa lo manfaatkan. Nggak hanya itu, ada juga sosok dibalik pejuang creative space tersebut! Here's the highlights!

 

Kartika Jahja: Menciptakan ruang untuk semua

Kartika Jahja sedang bekerja di Ruang Selatan

Apa jadinya industri kreatif tanpa ruang kreatif? Itulah yang ada dipikiran Kartika Jahja saat membuat Ruang Selatan. Gabungan dari “ruang makan dan ruang karya” alias cafe dan restoran sekaligus wadah bagi para pelaku seni. Wanita yang akrab disapa Tika memberi kesempatan bagi siapa saja yang ingin mengadakan event musik, pemutaran dan diskusi film, launching dan diskusi buku, yoga, kelas acting, atau kegiatan lainnya. Ia ingin memberikan peuang bagi individu ataupun komunitas untuk selalu berkreasi dan melakukan kegiatan positif. Nggak hanya fokus di Ruang Selatan, Tika juga aktif dalam gerakan sosial. Pegiat seni yang juga musisi ini bahkan menuangkan concern-nya tentang isu sosial melalui lagunya yang berjudul “Tubuhku Otoritasku” yang juga mengantarnya ke deretan BBC 100 Women di tahun 2016.

M Bloc Space: Ruang interaksi kolaboratif dengan suasana tempo dulu

Buat lo yang di Jakarta, pastinya sudah nggak asing dengan Mbloc Space kan? Selain menjadi tempat hang out yang strategis nan hipster, ternyata banyak banget yang harus lo eksplor di sana seperti M Bloc Live House sampai 16 jenis sektor industri kreatif di Indonesia, termasuk musik, film, animasi, komik, crafting, dan kuliner. M Bloc House sendiri memang punya tujuan tersembunyi yakni sebagai ruang interaksi kolaboratif untuk berkreasi dan eksis bersama. Juga ingin menghidupkan kembali kawasan Blok M-Melawai yang memiliki spirit kreatif dan populer di kalangan anak muda era 1970 dan 1980-an. Jadi nggak heran jika bentuk bangunananya tidak diubah dari versi aslinya, Urbaners!

 

Kedubes Bekasi: Komunitas seni dari 'Planet' Bekasi

Komunitas Kedubes Bekasi sedang berdisukusi di basecamp

 

Kalau Jakarta punya M Bloc dan Ruang Selatan, Bekasi juga punya ruang untuk berkreasi. Kedubes Bekasi yang merupakan bentuk komunitas yang dapat digunakan bersama oleh para pelaku industri kreatif. Lucunya, komunitas ini lahir dari bully netizen akan Bekasi yang sering disebut ‘planet’ atau ‘negara lain’. Kedubes Bekasi pun nggak punya sistem keanggotaan khusus, jadi siapa saja bebas datang dan bergabung bersama individu atau kolektif lain. Nggak hanya itu, bahkan komunitas ini juga melakukan aksi sosial yang berhubungan dengan Bekasi melalui bidang kreatif tentunya. #SaveGedungJuangBekasi adalah salah satu inisiasi mereka untuk menyelamatkan keberadaan Gedung Juang Tambun.

Melihat Lebih Luas Dunia Menyelam yang Tidak Hanya Itu-itu Saja

Wednesday, February 12, 2020 - 13:44
Dua penyelam sedang sweeping di bawah laut untuk mengumpulkan sampah

Tidak ada yang menandingi keindahan bawah laut Indonesia. Setuju nggak, Urbaners? Namun salah satu objek wisata utama tersebut juga mengundang efek negatif, yakni sampah. Tidak hanya di tepi pantai, tetapi juga dasar laut. Melihat kondisi tersebut, para divers di Indonesia tidak tinggal diam. Seperti Divers Clean Action yang kerap sweeping kebersihan bawah laut Indonesia. Inilah salah satu yang digali lebih dalam di MLDSPOT TV Season 5 Episode 13. Dengan tema "Beyond Diving". Lo akan menemukan banyak fakta dibalik olahraga selam tersebut. Ssst.. ada juga ulasan tentang mermaid cantik yang menekuni dunia freediving, lho!

 

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Sampah merupakan salah satu masalah utama di Indonesia. Nggak hanya di darat, tetapi juga dasar laut. Menanggapi hal ini, para divers tidak mau berdiam diri. Seperti aksi nyata Divers Clean Action, sebuah LSM dan komunitas anak muda yang berfokus pada masalah sampah laut. Kepedulian mereka terhadap laut membuat diving nggak terbatas pada kegiatan hiburan dan olahraga saja.

Secara aktif, mereka mengajak warga lokal pesisir beserta masyarakat umum untuk memerangi sampah lautan. Kegiatan pembersihan rutin yang dilakukan juga tidak hanya satu tempat, Urbaners, Divers Clean Action juga menyeleksi 70 volunteers per tahunnya dengan memberikan dana untuk mengembangkan program pembersihan laut di daerah masing-masing. Organisasi satu ini juga rajin 'bersuara' diberbagai seminar, workshop & konferensi seperti Youth Marine Debris Summit (IYMDS) 2017, YSEALI Marine Debris Expedition 2018, dan Our Ocean Youth Leadership Summit 2018 untuk menyampaikan visi misi mereka ke masyarakat luas.

 

Nikita Fima: Freediving Mengajarkan untuk Melepaskan Yang Tidak Perlu

Nikita Fima menggunakan t-shirt merah mertuliskan "Freediving Society"

Mermaid doesn't exist! Sepertinya kalimat sudah tidak valid lagi. Karena Nikita Fima seorang freediver wanita Indonesia ini memiliki keseharian menjadi mermaid atau freediver. Wanita cantik satu ini tidak menyangka akan menghabiskan hidupnya under the sea. Sebelum fokus di freediving, Nikita sebenarnya sudah sempat mencoba peruntungan di berbagai bidang lainnya, tetapi ia mengaku, dunia freedive membuat hidupnya lebih simpel dan menantang secara bersamaan. Nikita mengakui kalau bukan hanya kesehatannya saja, tapi cara pandang hidupnya juga ikut berubah karena pengajaran dan teknik pernapasan freediving. Nikita juga kerap mengikuti kompetisi seperti Indonesia Apnea Competition (IAC) dan Sabang International Freedive. Ajang IAC menjadi yang paling berkesan baginya, soalnya kenekatannya kala itu justru membuatnya menyabet gelar juara untuk 6 kategori. Dan sekarang, ia menekuni dunia tersebut dengan menjadi professional mermaid di Jakarta Aquarium, Neo Soho Mall dan juga membuka Jakarta Mermaid School yang merupakan sekolah mermaid berlisensi pertama di Indonesia.