Home Scoop KAYUH: Kombinasi alam dan teknologi yang menyelesaikan masalah masyarakat Indonesia
KAYUH: Kombinasi alam dan teknologi yang menyelesaikan masalah masyarakat Indonesia

KAYUH: Kombinasi alam dan teknologi yang menyelesaikan masalah masyarakat Indonesia

Monday, May 7, 2018 - 15:18
Bagikan
Facebook Twitter Email

"Produk yang menyelesaikan masalah masyarakat," itulah kriteria sebuah produk bagi Didi Diarsa. Founder dari KAYUH yang merupakan sepeda dengan material kayu asli Indonesia. Mungkin belum awam bagi lo sepeda yang terbuat dari kayu, tapi jangan salah, Urbaners! Sepeda ini nggak cuma untuk gaya-gayaan aja, tetapi kualitasnya sebanding dengan sepeda pada umumnya. Bahkan sepeda ini mempermudah penggunanya dengan teknologi yang diaplikasikan. Tidak hanya membuat sepeda kayu, Didi juga membantu anak-anak muda Depok dan sekitarnya untuk berinovasi dengan tujuan memajukan produk Indonesia, lho! 

 

Sepeda KAYUH kombinasi alam dan teknologi

Kalau lo pikir sepeda material kayu ini kurang kuat, lo salah besar, Urbaners! Karena meskipun menggunakan material yang unik, Didi sangat hati-hati dalam proses produksinya. Untuk mendapatkan lekukan rangka yang sempurna saja, ia membutuhkan 6 bulan waktu untuk observasi. Dan ini merupakan produk sepeda pertama di Indonesia yang menggunakan kayu karet tanpa sambungan. Tidak hanya itu, ia juga memasukkan unsur teknologi dalam sepeda ini. Yap, ada listrik dengan tenaga mencapai 30 km dengan bahan bakar yang juga terbuat dari kayu. Jadi memberikan lo kemudahan jika lelah dalam saat mengayuh sepeda. Karena inovasinya ini lah ia mendapatkan penghargaan dari Google Indonesia sebagai "50 UKM terbaik Indonesia" dalam kategori small-medium enterprise

 

Pemanfaatan alam tak terpakai

KAYUH terbuat dari materi-materi recycle. Seperti kayu karet yang digunakan, adalah bahan yang sangat berlimpah di Indonesia. Ketika pohon kayu karet sudah tua berumur sekitar 10-15 tahun, pohon ini tidak mengeluarkan getah lagi, dan harus ditebang & ditanam ulang. Nah, Didi memanfaatkan limbah kayu tersebut menjadi sesuatu yang berguna untuk menyelesaikan masalah manusia. Selang yang digunakan pun adalah selang pemadam kebakaran yang sudah dipastikan kekuatan materialnya.

 

Cara Didi memacu inovasi anak muda Depok

Mungkin lo belum familiar dengan pemuda satu ini, tapi tau nggak sih, Urbaners, ternyata seorang Didi Diarsa ini tidak hanya berinovasi untuk produknya saja, tetapi juga membantu para anak-anak muda khususnya daerah Depok, Jawa Barat untuk membuat inovasi sepertinya. Ia membuat sebuah coworking space berbasis komunitas di Depok bernama Code Margonda. Dimana tempat berkumpulya anak-anak muda dan mengapresiasikan kreativitas mereka dalam berbagai macam hal. Mulai dari komunitas, start up, dan bisnis yang lainnya. Misi Didi memang membuat Depok lebih maju dengan menciptakan sesuatu yang berkualitas untuk dunia, dengan tagar #FromDepokWithLove.

Karena Didi menyadari Indonesia awareness-nya masih kurang jika berbicara soal inovasi. Tidak hanya dari pemerintahan, tetapi juga masyarakatnya yang selalu follow the trend. Padahal, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk menciptakan sesuatu. Karena menurut Didi, inovasi akan muncul karena adanya kreativitas, dan kreativitas itu muncul karena adanya fasilitas untuk mencobanya terus menerus. Itulah alasan mengapa ada Code Margonda ini.

Apa hubungannya KAYUH dan coworking space ini? Ada banget, Urbaners! Mereka merupakan satu kesatuan karena KAYUH adalah salah satu dari banyak inovasi yang ada di coworking space ini. Dengan sebelumnya melihat keadaan kota besar yang kotor akan polusi dan padatnya lalu lintas. Ia pun membuat sesuatu yang valuable, ramah lingkungan dan dapat menjadi salah satu solusi untuk problematika kota besar tersebut.

 

Impian Didi dibalih KAYUH

Yang menyedihkan saat ini 64% e-commerce di Indonesia adalah milik asing, sementara produk lokal hanya 6-7%. Sedangkan banyak banget yang bisa dikreasikan di negara ini. Indonesia sudah dibekali alam yang sangat luas dan subur, serta orang-orang kreatif dan pintar. Hanya saja awareness pemerintah yang masih minim akan produk lokal yang ada. Didi sangat berharap support dari pemerintah tentang produk lokal apapun itu. Mulai dari yang kecil sampai massive. Agar semua dapat berkarya dan menjadi tuan rumah di negara sendiri bahkan dunia.

 

Nah, buat lo yang memiliki produk seperti Didi Diarsa, sekarang waktunya lo berkembang dengan mengikuti MLDSPOT Content Hunt Season 2. Nah, Didi akan menjadi salah satu curator yang memilih produk mana yang akan menjadi pemenanganya. Karena nantinya selain produk lo di perkenalkan ke public, lo juga berkesempatan untuk liburan ke Raja Ampat gratis!