Cerita Zarry Hendrik, Si Perangkai Kata - MLDSPOT
  • News
  • Cerita Zarry Hendrik, Si Perangkai Kata

Cerita Zarry Hendrik, Si Perangkai Kata

Tue, 07 May 2019
Cerita Zarry Hendrik, Si Perangkai Kata

Bagi Urbaners yang sering berselancar di Instagram, lo pasti udah nggak asing dengan nama Zarry Hendrik. Pria satu anak ini menjalani sebuah profesi unik yang mungkin nggak terpikirkan banyak orang, yaitu jasa pembuat caption. Rangkaian kata yang disematkan di foto pada media sosial ini ternyata menjadi peluang menarik bagi pemilik akun instagram @zarhendrik ini untuk mendapatkan penghasilan.

Berbagai kalangan memilih untuk membayar Zarry agar bisa mendapatkan caption yang pas dan menarik untuk foto mereka. Mulai dari anak SMA yang galau diputusin pacarnya, caleg, instansi pemerintah, UKM, hingga perusahaan bertaraf decacorn!

 

Nggak Pernah Terpikir Menjadi Penulis

Nggak Pernah Terpikir Menjadi Penulis

Media sosial memang telah menjadi sarana bagi Zarry Hendrik untuk menulis sejak lama, bahkan ketika profesi sebagai penulis itu sendiri belum terlintas di benaknya. Awalnya, Zarry mengaku iseng menyalurkan bakat menulisnya dan membagikannya di media sosial. Dari sinilah ia menemukan orang-orang yang menyukai karyanya, hingga namanya mulai banyak dikenal di media sosial.

Melalui tulisan-tulisan yang ia post di media sosial, akhirnya ia ditawari sebuah penerbit untuk menerbitkan buku kumpulan kata atau quotes. “Tahun 2012 terbit buku pertama berjudul Dear Zarry’s. Berlanjut sampai sekarang sudah rilis 4 buku. Buku kedua adalah kumpulan puisi berjudul Sekarangku, buku ketiga adalah novel pertama saya yang berjudul Leona, dan buku keempat berjudul Titik Lemah,” terangnya.

Jika profesi sebagai penulis saja tidak pernah terpikirkan olehnya, apalagi profesi sebagai pembuat caption! Profesi ini juga tentunya nggak akan terpikirkan oleh kebanyakan orang. Banyak orang meluangkan banyak waktu untuk memikirkan kata apa yang cocok untuk disematkan di foto yang akan mereka upload, beberapa mungkin memilih menuliskan quotes terkenal. Tapi, pernahkah terlintas untuk membayar jasa orang untuk membuat caption?

Hal itu juga tidak pernah terlintas dalam pikiran Zarry Hendrik yang telah menelurkan 4 buku. Semuanya bermula ketika Zarry mempromosikan bukunya yang keempat berjudul Titik Lemah. Pada saat itu, Zarry meminta followers-nya untuk share foto mereka pada dirinya untuk dibuatkan caption gratis. Lama kelamaan, keisengannya ini justru menjadi peluang yang menjanjikan.

“Karena ternyata peminatnya banyak, saya iseng memasang harga, niatnya hanya bercanda, tetapi malah banyak yang berani bayar beneran,” ungkapnya.

 

Menulis Caption Ibaratkan Copywriting

Menulis Caption Ibaratkan Copywriting

Bagi Zarry Hendrik, jasa penulisan caption sebenarnya bukan sesuatu yang terlalu asing. Menurutnya, pekerjaan ini hampir sama dengan copywriting, yaitu menuliskan ulang hal yang ingin disampaikan dari si pemesan caption dengan kemasan yang lebih menarik.

“Sebuah foto juga punya cerita, kan? Jadi cerita yang dituang, ya tinggal dikemas saja sesuai kemauan,” jelasnya. Zarry juga mengakui bahwa profesi ini sempat membuat heboh, sehingga permintaannya pun menjadi macam-macam.

Kini, bukan lagi profesi iseng semata. Di tengah kemajuan media sosial seperti sekarang ini, posting foto dan caption yang menarik merupakan sebuah modal untuk mendapatkan perhatian dari publik, dan membayar jasa orang untuk membuatkan caption yang menarik adalah harga yang pantas untuk hasilnya kelak.

Caption itu punya fungsi. Tidak mungkin ada sesuatu yang dinamakan caption jika tidak ada fungsinya,” tutur Zarry.

Selain untuk mengungkapkan isi hati, caption juga bisa menjadi sebuah teknik atau strategi marketing. Jasa penulisan caption Zarry Hendrik bukan hanya mencakup kata-kata puitis atau kata-kata bijak. Beberapa instansi juga menggunakan jasa Zarry mulai dari kementerian, UKM, hingga perusahaan bertaraf decacorn! Nggak main-main, kan?

 

Rahasia Menjadi Penulis yang Sukses

Rahasia Menjadi Penulis yang Sukses

Salah satu rahasia sukses Zarry Hendrik untuk berkecimpung di dunia penulisan adalah hobi membaca. Hobi membaca ibarat alat yang lo butuhkan untuk mulai menulis, Urbaners!

Dengan semakin banyak membaca, maka akan semakin banyak juga kosakata, sehingga lo akan lebih mudah untuk mengubah inspirasi menjadi rangkaian kata-kata.

Selain itu, Zarry juga mengaku bahwa rahasia sukses lain bagi dirinya di dunia penulisan juga karena ia tak sungkan untuk membagikan tulisannya di media sosial. Kegemarannya merangkai kata terus diasah melalui media sosial hingga akhirnya banyak netizen yang bereaksi pada tulisannya. Nah, media sosial juga bisa jadi sarana yang tepat bagi lo yang punya hobi nulis, Urbaners!

Mulailah share setiap tulisan lo untuk mendapat reaksi dari kelompok yang lebih luas, baik itu berupa pujian atau kritik yang membangun. Selain itu, branding diri juga penting untuk mulai mempertegas identitas. Kalau tulisan lo hanya tersimpan di file, maka tulisan itu nggak akan ketemu siapa-siapa dan nggak akan membawa lo kemana-mana!

Melalui kisahnya menjalani profesi sebagai pembuat caption, Zarry juga ingin membuktikan bahwa peluang besar pasti terbuka bagi mereka yang kreatif dan ingin maju. Misalnya saja bagi lo yang punya kemampuan merangkai kata, nggak pernah terpikirkan, kan, kalau ada yang namanya profesi khusus pembuat caption?

 

 

YellowFit, Catering Sehat Bergaransi Berat Badan Turun

Mon, 12 April 2021
catering sehat

Setiap orang tentunya ingin memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Hal itu bisa didapatkan melalui olahraga atau mengonsumsi makanan bergizi. Nah, kondisi ini menjadi peluang bagi pelaku bisnis makanan sehat untuk mengembangkan usahanya.

Berangkat dari situasi tersebut, Christopher Aldo membangun bisnis catering sehat, bernama YellowFit Kitchen. Diet and healthy catering nomor satu di Indonesia dan satu-satunya yang berani memberikan jaminan 100% uang kembali, jika makanan di rasa nggak lezat atau berat badan konsumen nggak menurun.

Mau tau cerita lengkap dari Christopher Aldo dalam mendirikan usahanya dan bagaimana bisa tetap konsisten di sektor bisnis ini? Yuk, simak ulasannya di sini, bro.

Merintis Bisnis Katering Sehat Sejak Kuliah

Semasa kuliah, Christopher Aldo senang fitness dan ikut program diet di waktu bersamaan. Disisi lain, ia pun sering menghadapi masalah keuangan, terutama untuk bayar kamar kos, serta biaya kuliah. Pada tahun 2017, ia pun memutuskan untuk mendirikan bisnis katering sehat, YellowFit Kitchen bersama temannya.

Pastinya lo setuju kalo membangun bisnis dari nol memang nggak mudah dan tentu ada rintangan dalam prosesnya. Seperti yang dirasakan Aldo saat awal mengembangkan usahanya, rata-rata per harinya ia hanya bisa menjual 5 kotak aja ke teman-teman kampusnya selama 8 bulan.

Aldo berpikir untuk menutup YellowFit Kitchen, lantaran masih fokus dengan kuliahnya. Ditambah lagi, ia harus menjaga makanannya supaya tetap fresh. Kurirnya pun terkadang masih terpencar di daerah yang berbeda dan mahalnya biaya ongkos kirim. Selain itu, banyak konsumennya yang mengeluh dan meminta refund.

Namun, setelah berhasil melewati masa sulit itu, bisnisnya semakin berkembang, ia bisa menjual rata-rata 30 kotak per hari. Yang awalnya hanya berjualan di Depok, lalu diperluas ke Jakarta dan berhasil menjual hingga 100 kotak per hari. Bahkan, di tahun 2019, pesanannya meningkat sebanyak 2.000 kotak per hari. Wow keren banget ya, bro?

Menghadirkan Menu Makanan Sehat dan Lezat

catering sehat

Credit image - pingpoint

Keistimewaan yang dimiliki YellowFit Kitchen adalah hidangan yang berganti-ganti setiap harinya dan terdapat beberapa menu autentik hasil racikan sendiri. Menurut Christopher Aldo, yang terpenting di setiap makanan harus mengandung rendah kalori, rendah lemak, rendah karbohidrat, dan tinggi protein.

Salah satu menu favorit YellowFit Express adalah Pizza Diet. Biasanya pizza berbahan tepung, namun berbeda dengan yang satu ini menggunakan kembang kol. Adapun, menu McD versi diet digoreng dengan minyak yang sehat, tanpa kulit, dan dibalut tepung gandum. Lo bisa makan junk food tapi tetap rendah kalori, bro. 

Menu YellowFit Kitchen ini dikembangkan oleh tim internalnya sendiri. Jadi setiap minggunya, ia melakukan rapat rutin bersama para koki. “Kami memiliki 6 koki, setiap 2 orang akan bergiliran untuk rapat dengan kami. Di kesempatan itu juga kami bersama-sama melakukan pengukuran zat-zat yang terkandung dalam makanan yang ingin ditawarkan kepada konsumen,” ujar Aldo.

Kebutuhan gizi di setiap porsinya berbeda-beda. Menurut Christopher, kebutuhan untuk wanita kurang lebih 1.000-1.200 kalori, dan untuk pria akan lebih tinggi berkisar 1.200-1.500 kalori. Dengan catatan, semua ukuran itu tergantung dari aktivitas yang dijalankan masing-masing orang.

Buat lo yang mau coba, harga perposinya sekitar Rp50.000 dan bisa lebih mahal kalo lo beli cuma buat makan siang aja. Tapi, kalau beli paket siang dan malam, akan diberikan harga spesial. Nikmatnya lagi, lo bisa memesan catering ini dengan pilihan paket perminggu atau perbulan. Jadi, disesuaikan aja dengan kebutuhan lo, bro.

Melihat Peluang Industri Makanan Sehat

catering sehat

Credit image - goodlife.id

Belum merasa puas diri dengan hasil yang telah dicapai, ia pun tetap melihat adanya tantangan dari kompetitor yang bermunculan setiap harinya. “Dulu saat saya memulai bisnis ini, kompetitornya memang masih sedikit. Berbeda halnya dengan sekarang, mungkin jumlahnya sudah puluhan, bahkan ratusan,” paparnya.

Untuk meningkatkan pelayanannya, Christopher menawarkan free delivery kepada pelanggan-pelanggannya dengan frekuensi pengiriman 2 kali dalam sehari, dan jaminan refund jika makanannya nggak fresh. Layanan ini berlaku untuk daerah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya ya, bro.

“Kebanyakan kompetitor itu hanya sekali kirim aja dalam sehari, jadi kalau udah malam makanannya kurang segar. Kami juga memberikan guarantee refund bilamana makanannya nggak enak, maka kami akan refund uang mereka,” tegasnya.

Selain usaha katering, ia juga berjualan detox tea dengan rasa leci, lemon, dan jasmine untuk menahan nafsu makan. “Banyak teh detox di luar sana yang bilang kalau manfaatnya itu bisa menurunkan berat badan. Itu sebenarnya bohong,” tambah Aldo.

Kini, YellowFit Kitchen udah memiliki jumlah karyawan sebanyak 250 orang, dengan 25 orang untuk urusan kantor, dan sisanya ada di divisi distribusi. Untuk melebarkan sayapnya, YellowFit juga sering mengadakan kolaborasi dengan beberapa influencer ternama.

Menurut Christopher kedepannya bisnis catering sehat memiliki peluang besar karena orang-orang  mulai sadar akan kesehatan mereka, terutama yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.

Wahhh sangat inspiratif banget ya, bro, perjalanan bisnis dari Christopher Aldo. Untuk memulai usaha, kuncinya ada pada diri lo sendiri. Nggak ada sesuatu yang luar biasa yang didapatkan dengan mudah. Well, kapan giliran lo buat mengembangkan ide bisnis lo, bro?.

 

Featured image - traveling.bisnis.com