Home Scoop Merayakan Hari Jazz Internasional 2018 Bersama Musisi Senior Indonesia
Merayakan Hari Jazz Internasional 2018 Bersama Musisi Senior Indonesia

Merayakan Hari Jazz Internasional 2018 Bersama Musisi Senior Indonesia

Thursday, May 3, 2018 - 11:37
Bagikan
Facebook Twitter Email

"Hari ini kita akan pesta untuk memperingati Hari Jazz Internasional", inilah kalimat pembuka yang dilontarkan oleh salah satu pesohor jazz Indonesia yang sudah tidak asing lagi, yakni Indro Hardjodikoro. Pada hari spesial bagi penikmat musik jazz ini, para musisi berkumpul untuk nge-jam bareng pada 30 April 2018 di Ecology Bistro & Lounge, Kemang, Jakarta. Bukan sekedar ngumpul, bisa dibilang moment spesial ini adalah ajang reuni. Bagaimana tidak, undangan yang datang untuk merayakan Hari Jazz International 2018 tersebut adalah musisi-musisi jazz senior yang mungkin sudah lama tak terdengar namanya.

 

Indro Hadjodikoro & Syaharani pencetus ide acara ini

Selebrasi satu ini merupakan ide dari Indro Hardjodikoro dan Syaharani. Mereka memang ingin mengadakan acara kumpul santai tidak hanya bersama musisi yang sedang eksis, tetapi juga para musisi senior. Acara ini tidak berkonsep, hanya mengalir saja. Tetapi hal itulah yang membuat acara ini begitu terasa hangat. Semua tamu undangan mingle satu sama lain. Bisa dibilang semua orang berpindah-pindah meja hanya untuk bertegur sapa satu sama lain. Bahkan Syaharani yang biasanya sibuk bernyanyi di panggung, pada malam itu sibuk selfie dengan musisi senior. Terlihat raut wajah penyanyi tersebut sangat sumringah pada malam itu. Karena bertemu para musisi yang mengajarkannya banyak hal.

 

Reuni para musisi senior

Pada acara tersebut juga merupakan momen reuni-nya para musisi senior. Bagaimana tidak, bukan hanya 1 atau dua musisi senior, tetapi mostly udangan yang hadir adalah musisi serta panutan para musisi muda. Musisi senior yang hadir antara lain Margie Segers, A.S. Mates, Karim Suleleh, Jeffrey Tahalele, Agam Hamzah, Benny Mustafa, dan masih banyak lagi. Mereka datang bersama +1 ataupun keluarganya. Tidak hanya itu aja, ada beberapa musisi muda yakni Adra Karim, Nikita Dompas, Aditya Wibowo, Kiara Riz (Adoria), Mikail Alrabdia (Adoria), Agil Pambudi (Adoria), Almira (MLDJAZZPROJECT Season 2), Yosua Hutagalung (MLDJAZZPROJECT Season 3) dan masih banyak lagi.

 

No song list, just jamming

Kalau biasanya acara musik terdapat song list, tidak kali ini, Urbaners! Setelah Syaharani, Indro Hardjodikoro, Devian Zikri, Cendi Luntungan, dan Andy Gomez membuka dengan lagu "Cheek to Cheek" dari Fred Astaire, mereka pun langsung open request, jadi apapun yang dinyanyikan tergantung permintaan penonton pada saat itu. Dan yang lebih seru lagi, para musisi senior yang datang pun dipaggil untuk maju ke panggung dan menyumbangkan satu, dua lagu. Tentunya ini hal yang jarang terjadi, Urbaners.

Kapan lagi lo menonton Margie Segers bersama Jeffrey Tahalele, Karim Suleleh dan Adra Karim berkolaborasi menyanyikan lagu "Fly Me To The Moon" dari Frank Sinatra. Suara dari Margie Segers masih sangat segar terdengar. Mungkin kalau lo menutup mata, tidak akan menyangka bahwa suara tersebut milik seseorang dengan kelahiran 1950. Semua musisi yang datang mendapat giliran untuk bernostalgia membawakan lagu-lagu jazz dengan caranya masing-masing.

 

Kolaborasi antar generasi

Malam itu, banyak hal yang terjadi nggak cuma para musisi senior yang bernostalgia diatas panggung tetapi juga musisi muda yang sedang merintis karirnya. Ketika itu Syaharani memanggil Mikail dan Kiara Riz dari Adoria dan Yosua dari MLDJAZZPROJECT Season 3 keatas panggung untuk membawakan sebuah lagu bersama musisi senior Aditya Wibowo dan A.S. Mates. Randomly mereka berkolaborasi tanpa latihan ataupun persiapan. Penampilan ini memberikan decak kagum para musisi senior akan skill yang mereka miliki.