Messy No More! Tampil Rapi dengan Tezzen - MLDSPOT
  • News
  • Messy No More! Tampil Rapi dengan Tezzen

Messy No More! Tampil Rapi dengan Tezzen

Mon, 08 July 2019
Messy No More! Tampil Rapi dengan Tezzen

Tampil menarik, bersih, dan rapi kini bukan hanya menjadi kesenangan kaum wanita. Di era modern ini, banyak pria yang mulai menyadari pentingnya tampil maksimal, memukau, dan menarik dalam berbagai kesempatan. Salah satu penunjang penampilan yang maksimal ini adalah gaya tatanan rambut.

Pemilihan pomade yang tepat dengan gaya rambut dan karakter khas seseorang adalah kunci tampilan yang maksimal di setiap saat. Tezzen, sebagai salah satu produk pomade khusus pria, hadir menjawab kebutuhan lo yang selalu ingin tampil stylish dalam berbagai kesempatan. Bagaimana proses perjalanan membangun brand Tezzen?

 

Awal Terciptanya Brand Tezzen

Salah satu contoh hasil pemakaian pomade Tezzen.

Produk Tezzen launching pertama kali pada Desember 2017. Sebelum launching, tim produk Tezzen sudah mulai melakukan riset terlebih dahulu sejak Januari 2017. Kehadiran produk Tezzen ini bermula dari CEO-nya, Jemmy yang sudah lebih dulu memulai usaha pomade.

Awalnya, Jemmy hanya menjual brand pomade lain yang sudah ada. Setelah 2 tahun melakukan usaha tersebut, Jemmy melihat bahwa pasar dari pomade ini cukup besar. Hal ini dibuktikan dari banyaknya pria yang mulai menggunakan produk pomade, bukan hanya sebagai penunjang penampilan saja, tapi sudah jadi kebutuhan sehari-hari.

Dibantu 2 teman yang menjadi co-founder saat itu, Eddy dan Reagent yang sudah menjadi rekan Jemmy sejak masa-masa organisasi kampus, akhirnya 3 orang pria ini memutuskan untuk membuat brand dengan nama Tezzen.

“Proses pembuatan produk pomade Tezzen dimulai dengan RnD (Research and Development) test untuk memastikan spesifikasi produk yang kita inginkan bisa terwujud. Biasanya RnD test ini bisa lebih dari dua kali, karena tidak bisa langsung mendapatkan formula yang sesuai dengan keinginan. Setelah proses formula pomade yang dicari, kita juga mendesain label dan membuat packaging-nya. Ketika dirasa sudah cocok dengan spesifikasi yang kita mau, baru kita mulai proses produksinya,” ungkap Reagent, CSO Tezzen.

Butuh sekitar satu tahun riset untuk mendapatkan formula pomade terbaik. Riset yang mereka lakukan termasuk mencoba ratusan brand pomade lokal maupun impor. Setelah ditemukan benchmark terbaik, barulah produksi pomade dilakukan dan Tezzen diluncurkan ke publik.

Di awal awal proses produksi Tezzen, ada banyak kesulitan yang ditemui. Salah satu halangan yang berat terletak pada proses impor packaging. Pada proses ini, kadang pengiriman yang diterima tidak sesuai dengan timeline yang sudah diprediksi. Hal itu membuat waktu produksi menjadi mundur dan nggak tepat waktu.

 

Produk Grooming Untuk Pria Kini Sudah Jadi Kebutuhan

Dibuat sesuai dengan kebutuhan para pria modern, pomade dan clay Tezzen banyak digandrungi para pria.

Beberapa tahun belakangan, berbagai produk grooming untuk pria mulai banyak bermunculan. Hal itu terjadi karena grooming untuk pria sudah menjadi sebuah kebutuhan. Dulu memang masih sedikit sekali pria yang memperhatikan penampilan mereka, tapi saat ini perkembangan zaman sudah mulai merubah gaya hidup pria modern.

Sekarang, para pria yang tinggal di kota besar sudah dituntut untuk berpenampilan rapi, modis, dan selalu tampil stylish. Bahkan tak jarang pria-pria masa kini memiliki budget khusus untuk membeli kebutuhan produk grooming guna menunjang penampilannya.

Bagi pria masa kini, ada beberapa item produk grooming yang harus dimiliki. Misalnya saja pomade dan clay yang berguna untuk memainkan gaya rambut serta membuat rambut menjadi terlihat gak berantakan. Selain itu, parfum yang menciptakan aroma menyenangkan dan produk perawatan kulit juga nggak boleh ketinggalan untuk menunjang penampilan.

Menanggapi hal tersebut, Tezzen mengakui pentingnya produk grooming bagi para pria yang ingin memperhatikan penampilannya. Terlepas dari kebutuhan primer seperti lingkungan pekerjaan, sekarang ini selalu ada cowok yang memang mau tampil ganteng dan keren di depan orang banyak.

 

Packaging Unik Jadi Nilai Plus Tezzen

Agar tampil berbeda dari pesaingnya, Tezzen membuat packaging unik yang menjadi nilai plus.Banyak produk pomade untuk pria yang beredar di pasaran, tapi hanya sedikit produk pomade dengan keunikan dan kelebihan yang membedakannya dari beragam produk pomade pasaran. Salah satu keunggulan Tezzen terletak pada packaging-nya yang jauh lebih unik dari brand pomade lainnya.

Packaging dari Tezzen selalu disesuaikan dengan gaya khas kekinian kaum muda. Selain itu, Tezzen banyak memberikan bonus-bonus, seperti Tezzen Styling Comb, Tezzen Pouch, dan juga sticker.

Bagi para pengguna pomade Tezzen, ada juga nilai unik yang terletak pada kandungan vitamin E di dalam pomade dan Activated Charcoal pada clay. Clay Tezzen sendiri terbuat dari clay lokal. Mereka jadi yang pertama dalam menggunakan arang aktif dalam clay-nya dan sudah lulus uji BPOM.

Di penghujung tahun 2019, Tezzen akan meluncurkan produk barunya, Clay Limited Edition. Untuk rencana masa depan, Tezzen akan mengeluarkan produk sampo, hair tonic, dan conditioner. Semua produk akan difokuskan pada produk grooming rambut dengan rencana selanjutnya yang merambah ke produk grooming laki-laki lainnya. 

 

YellowFit, Catering Sehat Bergaransi Berat Badan Turun

Mon, 12 April 2021
catering sehat

Setiap orang tentunya ingin memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Hal itu bisa didapatkan melalui olahraga atau mengonsumsi makanan bergizi. Nah, kondisi ini menjadi peluang bagi pelaku bisnis makanan sehat untuk mengembangkan usahanya.

Berangkat dari situasi tersebut, Christopher Aldo membangun bisnis catering sehat, bernama YellowFit Kitchen. Diet and healthy catering nomor satu di Indonesia dan satu-satunya yang berani memberikan jaminan 100% uang kembali, jika makanan di rasa nggak lezat atau berat badan konsumen nggak menurun.

Mau tau cerita lengkap dari Christopher Aldo dalam mendirikan usahanya dan bagaimana bisa tetap konsisten di sektor bisnis ini? Yuk, simak ulasannya di sini, bro.

Merintis Bisnis Katering Sehat Sejak Kuliah

Semasa kuliah, Christopher Aldo senang fitness dan ikut program diet di waktu bersamaan. Disisi lain, ia pun sering menghadapi masalah keuangan, terutama untuk bayar kamar kos, serta biaya kuliah. Pada tahun 2017, ia pun memutuskan untuk mendirikan bisnis katering sehat, YellowFit Kitchen bersama temannya.

Pastinya lo setuju kalo membangun bisnis dari nol memang nggak mudah dan tentu ada rintangan dalam prosesnya. Seperti yang dirasakan Aldo saat awal mengembangkan usahanya, rata-rata per harinya ia hanya bisa menjual 5 kotak aja ke teman-teman kampusnya selama 8 bulan.

Aldo berpikir untuk menutup YellowFit Kitchen, lantaran masih fokus dengan kuliahnya. Ditambah lagi, ia harus menjaga makanannya supaya tetap fresh. Kurirnya pun terkadang masih terpencar di daerah yang berbeda dan mahalnya biaya ongkos kirim. Selain itu, banyak konsumennya yang mengeluh dan meminta refund.

Namun, setelah berhasil melewati masa sulit itu, bisnisnya semakin berkembang, ia bisa menjual rata-rata 30 kotak per hari. Yang awalnya hanya berjualan di Depok, lalu diperluas ke Jakarta dan berhasil menjual hingga 100 kotak per hari. Bahkan, di tahun 2019, pesanannya meningkat sebanyak 2.000 kotak per hari. Wow keren banget ya, bro?

Menghadirkan Menu Makanan Sehat dan Lezat

catering sehat

Credit image - pingpoint

Keistimewaan yang dimiliki YellowFit Kitchen adalah hidangan yang berganti-ganti setiap harinya dan terdapat beberapa menu autentik hasil racikan sendiri. Menurut Christopher Aldo, yang terpenting di setiap makanan harus mengandung rendah kalori, rendah lemak, rendah karbohidrat, dan tinggi protein.

Salah satu menu favorit YellowFit Express adalah Pizza Diet. Biasanya pizza berbahan tepung, namun berbeda dengan yang satu ini menggunakan kembang kol. Adapun, menu McD versi diet digoreng dengan minyak yang sehat, tanpa kulit, dan dibalut tepung gandum. Lo bisa makan junk food tapi tetap rendah kalori, bro. 

Menu YellowFit Kitchen ini dikembangkan oleh tim internalnya sendiri. Jadi setiap minggunya, ia melakukan rapat rutin bersama para koki. “Kami memiliki 6 koki, setiap 2 orang akan bergiliran untuk rapat dengan kami. Di kesempatan itu juga kami bersama-sama melakukan pengukuran zat-zat yang terkandung dalam makanan yang ingin ditawarkan kepada konsumen,” ujar Aldo.

Kebutuhan gizi di setiap porsinya berbeda-beda. Menurut Christopher, kebutuhan untuk wanita kurang lebih 1.000-1.200 kalori, dan untuk pria akan lebih tinggi berkisar 1.200-1.500 kalori. Dengan catatan, semua ukuran itu tergantung dari aktivitas yang dijalankan masing-masing orang.

Buat lo yang mau coba, harga perposinya sekitar Rp50.000 dan bisa lebih mahal kalo lo beli cuma buat makan siang aja. Tapi, kalau beli paket siang dan malam, akan diberikan harga spesial. Nikmatnya lagi, lo bisa memesan catering ini dengan pilihan paket perminggu atau perbulan. Jadi, disesuaikan aja dengan kebutuhan lo, bro.

Melihat Peluang Industri Makanan Sehat

catering sehat

Credit image - goodlife.id

Belum merasa puas diri dengan hasil yang telah dicapai, ia pun tetap melihat adanya tantangan dari kompetitor yang bermunculan setiap harinya. “Dulu saat saya memulai bisnis ini, kompetitornya memang masih sedikit. Berbeda halnya dengan sekarang, mungkin jumlahnya sudah puluhan, bahkan ratusan,” paparnya.

Untuk meningkatkan pelayanannya, Christopher menawarkan free delivery kepada pelanggan-pelanggannya dengan frekuensi pengiriman 2 kali dalam sehari, dan jaminan refund jika makanannya nggak fresh. Layanan ini berlaku untuk daerah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya ya, bro.

“Kebanyakan kompetitor itu hanya sekali kirim aja dalam sehari, jadi kalau udah malam makanannya kurang segar. Kami juga memberikan guarantee refund bilamana makanannya nggak enak, maka kami akan refund uang mereka,” tegasnya.

Selain usaha katering, ia juga berjualan detox tea dengan rasa leci, lemon, dan jasmine untuk menahan nafsu makan. “Banyak teh detox di luar sana yang bilang kalau manfaatnya itu bisa menurunkan berat badan. Itu sebenarnya bohong,” tambah Aldo.

Kini, YellowFit Kitchen udah memiliki jumlah karyawan sebanyak 250 orang, dengan 25 orang untuk urusan kantor, dan sisanya ada di divisi distribusi. Untuk melebarkan sayapnya, YellowFit juga sering mengadakan kolaborasi dengan beberapa influencer ternama.

Menurut Christopher kedepannya bisnis catering sehat memiliki peluang besar karena orang-orang  mulai sadar akan kesehatan mereka, terutama yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.

Wahhh sangat inspiratif banget ya, bro, perjalanan bisnis dari Christopher Aldo. Untuk memulai usaha, kuncinya ada pada diri lo sendiri. Nggak ada sesuatu yang luar biasa yang didapatkan dengan mudah. Well, kapan giliran lo buat mengembangkan ide bisnis lo, bro?.

 

Featured image - traveling.bisnis.com