• News
  • MLDJAZZPROJECT Season 4 Mulai Memainkan Komposisi Sendiri di Ubud Village Jazz Festival 2019

MLDJAZZPROJECT Season 4 Mulai Memainkan Komposisi Sendiri di Ubud Village Jazz Festival 2019

Tue, 20 August 2019
MLDJAZZPROJECT Season 4 Mulai Memainkan Komposisi Sendiri di Ubud Village Jazz Festival 2019

Menjelang album dirilis, band ini sudah mulai memainkan komposisi sendiri di atas panggung.

Enam orang personil MLDJAZZPROJECT Season 4 mungkin tidak memprediksi kalau hidup mereka akan begitu berwarna dengan tampil dari satu festival jazz ke festival lainnya. Pelabuhan paling baru terjadi di Ubud Village Jazz Festival 2019.

Band beranggotakan Puspallia Panggabean (vokal), Hafiz Aga (bas), Yosua Sondakh (gitar), Anggi Harahap (saxophone), Timoti Hutagalung (drum) dan Noah Revevalin (piano) ini, tampil di hari pertama. Ada banyak hal yang berkembang.

MLDJAZZPROJECT Season 4 Mulai Memainkan Komposisi Sendiri di Ubud Village Jazz Festival 2019

Selain chemistry yang makin kental antara satu dengan lainnya, materi yang mereka mainkan pun berkembang merambah sejumlah komposisi yang diciptakan oleh masing-masing personilnya. Bukan lagi sekedar mengcover lagu jazz standar atau mengaransemen ulang lagu populer yang sudah terlebih dulu dikenal publik.

Terlebih, tipe kesempatan yang datang pun berbeda-beda. Ada festival besar yang memang menuntut untuk memenuhi keinginan penonton, ada juga festival kecil yang punya ruang keterbukaan besar seperti Ubud Village Jazz Festival 2019 ini.

Kabar lanjutan yang menggembirakan adalah proses penggarapan album mereka sudah sampai di fase akhir. Dalam waktu tidak begitu lama, albumnya akan dirilis.

MLDJAZZPROJECT Season 4 Mulai Memainkan Komposisi Sendiri di Ubud Village Jazz Festival 2019

“Materi-materi ini diambil dari album kami yang akan segera rilis dalam waktu dekat,” kata Puspallia mengantarkan sejumlah komposisi dimainkan di set mereka di Ubud Village Jazz Festival 2019.

MLDJAZZPROJECT Season 4 Mulai Memainkan Komposisi Sendiri di Ubud Village Jazz Festival 2019

Kendati kebanyakan ditulis oleh masing-masing personilnya, kemampuan aransemen MLDJAZZPROJECT Season 4 patut diacungi jempol. Penggarapannya jadi terdengar kolektif kendati dihasilkan oleh upaya individual. Yang bisa menulis lagupun, tidak hanya satu-dua personil.

Jam terbang naik dengan manggung keliling Indonesia, penggarapan karya juga diperhatikan dan yang paling penting, dalam waktu dekat akan merilisnya untuk orang banyak. Seperti apa ya lagu garapan mereka, Urbaners? Tunggu sebentar lagi, ya!

Melihat Lebih Luas Dunia Menyelam yang Tidak Hanya Itu-itu Saja

Wednesday, February 12, 2020 - 13:44
Dua penyelam sedang sweeping di bawah laut untuk mengumpulkan sampah

Tidak ada yang menandingi keindahan bawah laut Indonesia. Setuju nggak, Urbaners? Namun salah satu objek wisata utama tersebut juga mengundang efek negatif, yakni sampah. Tidak hanya di tepi pantai, tetapi juga dasar laut. Melihat kondisi tersebut, para divers di Indonesia tidak tinggal diam. Seperti Divers Clean Action yang kerap sweeping kebersihan bawah laut Indonesia. Inilah salah satu yang digali lebih dalam di MLDSPOT TV Season 5 Episode 13. Dengan tema "Beyond Diving". Lo akan menemukan banyak fakta dibalik olahraga selam tersebut. Ssst.. ada juga ulasan tentang mermaid cantik yang menekuni dunia freediving, lho!

 

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Sampah merupakan salah satu masalah utama di Indonesia. Nggak hanya di darat, tetapi juga dasar laut. Menanggapi hal ini, para divers tidak mau berdiam diri. Seperti aksi nyata Divers Clean Action, sebuah LSM dan komunitas anak muda yang berfokus pada masalah sampah laut. Kepedulian mereka terhadap laut membuat diving nggak terbatas pada kegiatan hiburan dan olahraga saja.

Secara aktif, mereka mengajak warga lokal pesisir beserta masyarakat umum untuk memerangi sampah lautan. Kegiatan pembersihan rutin yang dilakukan juga tidak hanya satu tempat, Urbaners, Divers Clean Action juga menyeleksi 70 volunteers per tahunnya dengan memberikan dana untuk mengembangkan program pembersihan laut di daerah masing-masing. Organisasi satu ini juga rajin 'bersuara' diberbagai seminar, workshop & konferensi seperti Youth Marine Debris Summit (IYMDS) 2017, YSEALI Marine Debris Expedition 2018, dan Our Ocean Youth Leadership Summit 2018 untuk menyampaikan visi misi mereka ke masyarakat luas.

 

Nikita Fima: Freediving Mengajarkan untuk Melepaskan Yang Tidak Perlu

Nikita Fima menggunakan t-shirt merah mertuliskan "Freediving Society"

Mermaid doesn't exist! Sepertinya kalimat sudah tidak valid lagi. Karena Nikita Fima seorang freediver wanita Indonesia ini memiliki keseharian menjadi mermaid atau freediver. Wanita cantik satu ini tidak menyangka akan menghabiskan hidupnya under the sea. Sebelum fokus di freediving, Nikita sebenarnya sudah sempat mencoba peruntungan di berbagai bidang lainnya, tetapi ia mengaku, dunia freedive membuat hidupnya lebih simpel dan menantang secara bersamaan. Nikita mengakui kalau bukan hanya kesehatannya saja, tapi cara pandang hidupnya juga ikut berubah karena pengajaran dan teknik pernapasan freediving. Nikita juga kerap mengikuti kompetisi seperti Indonesia Apnea Competition (IAC) dan Sabang International Freedive. Ajang IAC menjadi yang paling berkesan baginya, soalnya kenekatannya kala itu justru membuatnya menyabet gelar juara untuk 6 kategori. Dan sekarang, ia menekuni dunia tersebut dengan menjadi professional mermaid di Jakarta Aquarium, Neo Soho Mall dan juga membuka Jakarta Mermaid School yang merupakan sekolah mermaid berlisensi pertama di Indonesia.