Home Scoop Romantika Panggung Kecil yang Intim

Romantika Panggung Kecil yang Intim

Friday, April 26, 2019 - 16:43
Bagikan
Facebook Twitter Email

Tidak semua pertunjukan musik perlu ramai dan mengumpulkan ribuan orang. Kadang, hal-hal kecil yang intim, bisa jadi lebih lama tinggal di dalam memori.

Pertunjukan musik di banyak kota besar, beberapa tahun belakangan ini, bukanlah hal yang jarang terjadi. Industri musik Indonesia berkembang dan dengan sendirinya membuka banyak peluang untuk terjadinya berbagai macam jenis pertunjukan.

Mulai garasi rumah, gudang tua, hall kampus sampai gedung pertunjukan megah, siap menjadi tuan rumah pertunjukan. Semua bisa dilangsungkan, tergantung kebutuhannya apa. Tujuan yang ingin dicapai apa?

MLD Intimate Sound, seperti namanya, ingin menghadirkan sebuah pengalaman musik yang tidak biasa-biasa saja. Keintiman ingin dihadirkan, salah satunya lewat pemilihan venue kecil dan waktu yang banyak untuk bercerita tentang hal-hal di balik layar, juga peluang untuk bertanya langsung pada Monita Tahalea, Gerald Situmorang dan Sri Hanuraga.

Interaksi disajikan, bukan hanya lewat lagu yang dimainkan. Di masing-masing pertunjukan, trio ini memainkan lebih dari dua puluh lagu. Durasi mainnya pun tidak tanggung-tanggung. Minimal dua setengah jam. Kadang bisa sampai tiga jam. Tergantung durasi cerita dan interaksi.

Kadang, obrolan susah direm. Itu yang membuat pertunjukan bisa berlangsung lebih lama. Terutama bagi Gerald dan Aga yang punya kecenderungan untuk berbicara dengan bahasa musisi yang begitu teknis dan mendadak antusias jika ditanya sesuatu yang mengusik. Misalnya saja soal penulisan lagu atau metode rekaman.

Buset yang nanya, jadi kayak bikin klinik gue,” kata Gerald Situmorang di Surabaya.

Selain itu, di rangkaian MLDSPOT Intimate Session ini, ada sejumlah materi baru yang untuk pertama kalinya diperkenalkan pada publik. Salah satunya single mereka bertiga yang berjudul Raining Flowers.

“Waktu buat lagunya sama Momon, udah kebayang kalau ini nuansanya bakal seperti hujan,” kata Gerald.

Tidak hanya itu, Monita juga memainkan lagu dari album ketiga yang sedang ia kerjakan.

“Ini lagu baru. Akan ada di album ketigaku nanti. Liriknya baru jadi pas kita latihan untuk tur ini, jadi masih perlu baca tulisan,” katanya di setiap kota menjelang dimainkannya Sayonara, lagu baru yang pertama kali diperkenalkan di tur kali ini.

Hal-hal spesial seperti ini, kadang menjadi keunggulan yang hanya bisa dinikmati di panggung-panggung kecil. Suasana-suasana yang lebih hangat. Panggung besar memang menghadirkan kemegahan, tapi seringkali ia tidak menghadirkan interaksi yang spesial. MLDSPOT Intimate Sound membuktikan, kendati tidak ramai dijubeli orang, pertunjukan-pertunjukan yang dimainkan mungkin akan tinggal dalam memori yang lama di kepala para penonton.