• Sport
  • Nggak kuat angkat beban? Malu sama cewek ini!

Nggak kuat angkat beban? Malu sama cewek ini!

Tue, 03 March 2015

Urbaners tau Wonder Women? Superhero wanita yang cantik dan sexy bertubuh kekar ini mempunyai kekuatan super. Apapun bisa dia lakukan dari menumpas kejahatan sampai menolong manusia lain yang membutuhkan. Tetapi ternyata di dunia nyata pun ada cewek yang seperti Wonder Women, mempunyai paras cantik , bertubuh sexy namun kekar dan berotot. Urbaners akan kaget jika melihat cewek satu ini karena ternyata dia masih sangat belia!

Ya, dia Maryana Naumova seorang cewek belia berumur 15 tahun ini, salah satu atlit angkat besi termuda di dunia. Maryana mengangkat besi dengan beban 198 kilogram di Dunia Powerlifting Kongres Kejuaraan Dunia di Las Vegas. 

Akhir-akhir ini pun video terbaru Maryana beredar di internet. Cewek muda perkasa ini dalam beberapa bulan telah meninggalkan kelas angkat besi dengan berat 198 kilograms, meningkat menuju kelas 240 kilograms. Videonya yang terbaru pun dilihat hampir setengah juta views dalam waktu beberapa hari saja.

Maryana menjadi salah satu remaja yang di tetapkan melampaui lebih dari 10 rekor dunia. Baru-baru ini dia membahas motivasinya dengan otot dan kebugaran.

Di dalam wawancara di salah satu stasiun Tv luar, dia mengungkapkan bahwa saat dia memegang barbel, dia merasa tubuhnya langsung berubah. "Gadis-gadis lain seusiaku kelebihan berat badan dan berjuang mengatasi selulit. Aku ingin menjadi cantik, kuat dan menjadi contoh bagi anak-anak lain." Ungkapnya lagi.

Nah, Urbaners buat lo yang merasa cowok jangan mau kalah, sama cewek. Jangan selalu menganggap bahwa semua cewek canti itu lemah. Kalo lo berani mengganggu cewek seperti Maryana ini, bisa-bisa malah lo yang dipermalukan.

 

 

Sejarah Angkat Besi    
Angkat besi dulu bukanlah suatu olahraga melainkan, suatu tontonan dalam sebuah pertunjukan sirkus. Angkat Besi di kenal mulai abad ke-19. Angkat besi pertama kali dapat dilihat di luar pertunjukan sirkus pada kejuaraan angkat besi di London tahun 1891. Setelah itulah orang menganggap angkat besi sebagai olahraga

 

Barbel Rakyat
Barbel sederhana ini mungkin salah cara alternatif kalo males untuk ke gym. Selain mudah di bibuatnya, hanya memerluka 2 ember, semen, pipa besi. Barbel ini pun memiliki daya tahan yang kuat tidak gampang rusak.

Selebriti Wanita Kekar Indonesia
Ingin tampil cantik dan sexy adalah impian semua wanita, tetapi tidak sedikit pun wanita yang hanya ingin cantik dan sexy tetapi mereka ingin tubuhnya terlihat kekar juga. Banyak seleberiti wanita Indonesia pun berlomba-lomba agar tubuhnya terlihat berisi dan berotot, seperti Agnes Monica, Luna Maya, Vicky Burky

 

Bukti Sepeda Lebih dari Hobi di Tangan Seorang Hendi Rachmat

Tue, 11 August 2020
Hendi Rachmat mengenakan kaos hitam dan topi merah memegang sepeda

Olahraga sepeda kembali menjadi tren di Indonesia setelah selama 10 tahun cukup ditinggalkan. Selain karena pandemi COVID-19, yang membuat semua orang lebih baik berolahraga secara individu dan sepeda adalah olahraga yang cocok, masyarakat ibu kota juga mulai menggunakan sepeda sebagai transportasi alternatif untuk menembus kemacetan yang semakin parah.

Sama seperti Hendi Rachmat, alumni Universitas Nusantara yang cintanya terhadap sepeda nggak pernah mati. Berbeda dari kebanyakan orang, Hendi sukses mentransformasikan olahraga sepeda menjadi jasa pengiriman terintegrasi di Indonesia.

 

Jatuh Bangun Mencintai Sepeda

 Tiga orang kurir mengayuh sepeda sambil membawa tas dan mengenakan helm

Tren sepeda fixie yang berlangsung di era 2010-an membuat banyak orang yang bersepeda di sepanjang jalan di Kota Jakarta, mulai dari pagi, lalu lanjut lagi ke sore hari. Ini juga yang jadi keseharian Hendi Rachmat, pencinta sepeda fixie yang akhirnya membuka toko perlengkapan sepeda fixie.

Toko yang diberi nama Westbike ini awalnya ramai pengunjung, bahkan bisa dibilang sebagai pusat komunitas pencinta sepeda fixie di Jakarta. Namun sama seperti tren pada umumnya, pengunjung pun mulai berkurang seiring pudarnya tren sepeda fixie. Namun, Hendi nggak membiarkan rasa cintanya terhadap sepeda fixie lenyap begitu saja.

Dari keterpurukannya, Hendi langsung membuka search engine Google dan menemukan fenomena bike messenger di kota-kota besar di dunia. Dari sinilah Hendi memulai survei untuk mendata preferensi penjual dan pembeli. Dari survei tersebut ia menemukan kalau jam 9 pagi sampai 7 malam adalah primetime pengiriman barang instan dan pembeli hanya mau menunggu maksimal 3 jam untuk menerima barang tersebut.

 

Nggak Mau Ketinggalan Zaman

Hendi Rachmat bersama Duenno Ludissa berpose di depan sebuah gerbang toko

Berangkat dari data yang sudah Hendi miliki, semakin mantap pula niatnya untuk mengembangkan toko perlengkapan sepedanya menjadi bisnis bike messenger pertama di Indonesia. Takdir pun mempertemukan kembali Hendi dengan temannya ketika kos saat kuliah dulu, Duenno Ludissa, yang baru saja lulus dari program MBA di Swiss German University. Bersama Duenno, Hendi membentuk Westbike Messenger Service (WMS) di tahun 2013.

Bersama, mereka juga mendapatkan suntikan semangat dari film “Premium Rush” yang dibintangi Joseph Gordon-Levitt. “Film itu memompa semangat. Kepada saya, Hendi lantas minta bantuan agar dipikirkan sisi bisnis agar fixie tetap hidup dan berkembang,” ujar Duenno. Kegigihan Hendi dalam merintis WMS ini serta merta karena ia nggak mau hobi sepedanya tergerus zaman.

Media transportasi kurir boleh saja tradisional, tetapi Hendi memutuskan untuk menerima order sepenuhnya secara online melalui website. Promosi juga dilakukan lewat media sosial Instagram untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan, khususnya para generasi milenial yang semakin gemar menerapkan hidup environmentally friendly.

 

 

Visi Go Green Jadi Motor Bisnis

Seorang kurir sepeda mengenakan helm dan kacamata tengah mengayuh sepeda sambil membawa tas dan secarik kertas

Meski diterpa dengan banyaknya saingan kurir bermotor, WMS tetap bertahan hingga sekarang. Menurut Hendi, kuncinya ada pada visi go green yang selalu diprioritaskan WMS. Selain karena kemampuan menyalip yang hanya dimiliki oleh sepeda, para kurir sepeda juga lebih mudah untuk memasuki kompleks gedung perkantoran yang punya peraturan ketat perihal kurir berseragam.

Masalah ketepatan waktu, nggak pernah melebihi 2 jam. WMS sendiri sudah pernah menangani kasus pengantaran dari Jakarta Selatan ke Jakarta Utara, literally dari ujung ke ujung. Motto “Support Our Movement for Better Jakarta” yang pernah diusung WMS juga menjadikan banyak pelanggan yang tetap loyal dengan bike messenger service ini, khususnya perusahaan yang memiliki program CSR serta pebisnis yang bergerak di bidang health dan produk sustainable.

“Kami kurir sepeda membawa misi pekerjaan yang ramah lingkungan,” begitu ungkapan dari Hendi. Pada akhirnya, hobi sepeda yang begitu dicintai Hendi ini melahirkan sebuah bisnis maju dan juga Indonesia Bike Messenger Association yang sudah menghimpuni lebih dari 200 orang di 25 kota Indonesia.

Hebatnya lagi, WMS sangat mendukung pengasahan kompetensi para kurir, mulai dari mengikuti ajang kompetisi di luar negeri sampai pelatihan bisnis untuk menjual produk aksesoris sepeda. Tujuannya, tentu saja untuk mempertahankan industri sepeda tetap bertahan di era revolusi industri 4.0.

 

 

Sources: Kompas, Republika, Antara News, Gatra.