Home Sport Australia Open 2016, Turnamen Grand Slam Pembuka Tahun Ini

Australia Open 2016, Turnamen Grand Slam Pembuka Tahun Ini

Friday, January 29, 2016 - 13:06
Bagikan
Facebook Twitter Email

Penggemar olahraga, terutama olahraga tennis, pastinya tahu dong kalau Grand Slam adalah sebuah turnamen yang sangat ditunggu-tunggu, baik untuk para penikmat tennis maupun untuk para atlet yang berjuang di lapangan demi menjadi atlet tennis terbaik di dunia. Nah, sejak tanggal 18 Januari hingga 31 Januari mendatang, turnamen pembuka dari Grand Slam, yakni Australia Terbuka atau Australian Open sudah dimulai! Bahkan, baru mulai saja sudah mendapatkan banyak sambutan, baik yang negatif maupun yang positif. Wah, kira-kira apa aja ya, Urbaners?

 

Skandal Skor yang Bikin Gempar Dunia Tennis

Nggak cuma bola yang punya score fixing atau pengaturan skor, tapi ternyata, tennis juga sama. Tentu saja hal ini cukup membuat kaget banyak orang karena selama ini, tennis dianggap sebagai sebuah olahraga yang cukup berkelas dan jauh dari kata korupsi. Terlebih lagi, ternyata ada petenis papan atas yang masuk ke dalam jajaran petenis dengan score fixing tersebut. Data ini diselidiki dan diungkap oleh BBC dan Buzzfeed. Keduanya memberikan data-data yang kuat akan adanya score fixing tersebut. Bahkan Andy Murray, petenis yang ternama di dunia saat ini, juga mengatakan bahwa ia merasa bukti yang ada sekarang sudah sangat kuat, karena itu hal ini harus segera diberantas. Nggak cuma Indonesia aja yang masalah korupsinya belum kelar, ternyata tennis juga. Waduh, susah dong mau nikmatin pertandingan kalau begini?

 

Meskipun Begitu, Masyarakat Tetap Antusias

Untungnya, meski ada skandal score fixing yang terkuak, animo masyarakat, terutama masyarakat Melbourne di Australia, tidak surut menjelang Australia Open 2016. Mereka tetap antusias dan acara ini tetap menjadi salah satu acara paling bergengsi di dunia tennis. Semoga saja masalah ini tetap selesai dan nggak ada skandal-skandal lain yang mencuat ya, Urbaners.

Bila olahraga yang murni sudah dicampuri dengan politik dan kepentingan pribadi pemilik modal, rasanya akan susah untuk menghindari score fixing yang membuat dunia olahraga jadi nggak murni lagi.

 

Source: www.downunderendeavours.com, australianopenresults.com