• News
  • Best-Short Escape Para Pemenang MLDARE2SURF

Best-Short Escape Para Pemenang MLDARE2SURF

Wed, 01 June 2016

Masih inget kan dengan MLDARE2SURF, kompetisi foto yang diadakan oleh MLDSPOT dengan hadiah nyobain watersport terbaru di Bali. Setelah kurang lebih satu bulan, para Urbaners berlomba-lomba untuk submit foto terbaik mereka untuk memenangkan kompetisi satu ini. Setelah melalu proses seleksi, terpilihlah 10 finalis yang memasuki fase berikutnya.

Dalam fase 2, para finalis ditantang untuk bermain flow rider di The Wave Pondok Indah, dan juga interview. 5 finalis yang terpilih, akan langsung diberangkatkan oleh MLDSPOT untuk bersenang-senang di Bali. Dari kedua penilaian tersebut akhirnya keluarlah nama-nama pemenang, yakni  Angga Mulya, Aprian Setiawan, Poppy Malise, Rionasta dan Bryan Ralvon. Tapi sayangnya, dua diantaranya harus melepas hadiah tersebut karena pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Akhirnya pada tanggal 27 Mei 2016 ketiga pemenang diberangkatkan ke Bali selama tiga hari.

Banyak banget keseruan yang mereka dapatkan dari hari pertama. Karena mereka tidak hanya menikmati watersport terbaru saja, tetapi juga mengunjungi tempat-tempat hype yang ada di Pulau Dewata. Hari pertama mereka tiba di Bali pukul 10.00 WITA, lalu mereka makan nasi pedas yang menjadi salah satu ciri khas Bali. Setelah itu mereka langsung lanjut ke Serangan Watersport untuk merasakan keseruan mencoba olahraga air.

Setelah sampai di Serangan Watersport, mereka langsung mencoba olahraga jetovator, hanya dalam hitungan menit, mereka sudah dapat menguasai alat tersebut dengan baik. Para pemenang tampak sangat senang dan ngerasa keren banget bisa mengendarai alat tersebut. Tidak hanya jetovator, olahraga kedua yang dicicipi adalah seabreacher, tetapi kali ini mereka hanya menjadi penumpang di second seater. Para pemenang diajak terombang-ambing, berputar dan melaju kencang dengan alat ini seperti bermain roller coaster. Lalu sebagai penutup hari pertama, para pemenang menikmati seafood di Echo Beach House daerah Canggu. Setelah itu check in di Dash Hotel, Seminyak untuk beristirahat.

Belum selesai sampai disitu aja, Urbaners, pada hari kedua mereka juga menikmati olahraga air lainnya di Tanjung Benoa. Sesampainya disana mereka langsung mencoba untuk menjadi Iron Man dengan mencoba bermain Jetpack. Mereka merasa permainan satu ini lebih menantang, karena sulitnya mengatur kendali pada tangan dan bahu. Lalu, quick lunch di Whacko Beach Club. Perut sudah terisi, mereka pun kembali mencoba watersport lainnya, yakni wakeboarding dan flyboarding. Para pemenang tampak sangat menikmati permainan ini, bahkan mereka sampai lupa waktu, Urbaners!

Puas dengan watersport, mereka pun pergi ke Single Fin, Blue Point Beach untuk menikmati sunset yang indah. Pulangnya, mereka mencicipi gelato yang legendaris, apalagi kalau bukan Gusto Gelato. Setelah itu, kembali lagi ke hotel dan bersiap-siap untuk chillin di daerah Seminyak.

Keesokan harinya, nggak kerasa sudah  hari terakhir mereka melakukan liburan singkat ini. Tidak banyak aktivitas yang dilakukan, mereka lebih memilih quality time bersama pemenang lain dan massage di hotel sambil beristirahat. Setelah check out, para pemenang sempat jalan-jalan di daerah Seminyak dan bersantai di Cafe Bali. Keseruan liburan ini ditutup dengan menikmati sunset di Moon Lite. Malam harinya, mereka langsung balik ke Jakarta.

Seru banget ya liburan mereka, Urbaners? MLDSPOT memang tidak pernah tanggung-tanggung kalau memberikan treatment kepada setiap pemenang. Makanya, ikuti kompetisi yang akan diadakan MLDSPOT selanjutnya ya, Urbaners!

Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Fri, 10 July 2020
Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Kalau biasanya orang-orang memulai sesuatu dari passion, hal berbeda justru terjadi pada Muhammad Aga, barista profesional yang kini melebarkan sayap ke segala lini perkopian, hingga usaha roasting. Kesempatan dan koneksi menjadi dua faktor utama yang membuat pemilik coffee shop S.M.I.T.H ini bertemu dengan passion-nya yaitu kopi. Dari yang cuma sekadar mencari tambahan saku sampai akhirnya menjadi “teman hidup”.

Rabu (8/7) lalu, Muhammad Aga berbagi cerita mengenai perjalanan hidupnya di acara InstaClass @MLDSPOT #MumpungLagiDiRumah. Dipandu Reza Alkadri, obrolan kemarin terasa cair dan insightful. Buat lo yang nggak sempat nonton live, berikut rangkumannya!

 

Perjalanan Panjang Menuju Kopi

“Gue dulu bukan peminum kopi,” kata Aga membuka cerita. Keisengannya melamar menjadi pegawai di coffee shop nggak lain untuk menambah uang saku. Siapa duga, setelah diterima, pria yang dulu berprofesi sebagai musisi ini ditempatkan sebagai barista.

Rasa ingin tahu dan kesempatan yang terbuka lebar akan perkopian membuat Aga menekuni profesi barista. “Salah satu ketertarikan gue karena sempat iseng ikut kompetisi di sebuah cafe dan menang. Eh, kayaknya gampang nih!” celetuk Aga.

Kala itu, kompetisi pertama yang diikuti adalah latte art. Kemudian di kesempatan berbeda, pria di balik @telusurasa  ini mengikuti kompetisi lokal dan lagi-lagi, menang. “Gue agak jumawa sih dan menggampangkan. Di situ letak kesalahan gue sekaligus pembelajaran,” kenang Aga.

Akhirnya Aga mengambil langkah besar untuk benar-benar mempelajari seluk-beluk kopi dengan mengikuti pelatihan baik dalam maupun luar negeri. Langkah tersebut menurutnya memberikan dampak yang besar buat perjalanannya di dunia perkopian. “Gue banyak dapat ilmu tentang kopi dan ketemu orang-orang dengan ketertarikan yang sama. Di sini gue menjadi semakin paham, link itu penting, passion dan kesenangan saja nggak cukup. Butuh banyak faktor supaya kita bisa berhasil di sebuah industri,” kata Aga mantap.

 

Dari Coffee Shop ke Storyteller

Aga adalah sosok di balik S.M.I.T.H, kedai kopi kekinian yang mengusung konsep fair trade. Semakin mendalami kopi, eksplorasi Aga pun kian ‘menggila’. Misinya, nggak hanya mencoba jenis-jenis biji kopi di Indonesia yang menurutnya kaya banget, melainkan kolaborasi segala lini melalui pelbagai medium.

Bagaimana cara Aga mewujudkan mimpinya? Petualangan dimulai ketika ia mulai traveling keliling Indonesia. Ia bertemu dengan para petani kopi dan melakukan kolaborasi bareng. Ada juga petani yang langsung menghubunginya untuk mengirimkan sampel. “Gue selalu terbuka untuk segala kemungkinan, mari kita sama-sama membesarkan industri kopi Indonesia,” ungkapnya bersemangat.

Pertemuan Aga dengan para pelaku industri kopi memicunya untuk menceritakan pengalaman pengolahan kopi pada penikmatnya. “Makin ke sini gue ngerasa kalau segelas kopi nggak hanya sekedar minuman, ada cerita dibalik pembuatan kopi tersebut. Ini menarik sekaligus mengedukasi dan memberikan inspirasi buat semua yang beririsan dengan kopi,” tambahnya.

Untuk itulah Aga membangun @telusurasa guna merekam perjalanannya menemukan biji kopi terbaik di Indonesia. Aga mengabadikan kisah perjalanannya dalam bentuk story telling visual supaya lebih enak dimaknai oleh masyarakat Indonesia. “Gue rasa masyarakat kita itu adalah penikmat visual. Kenapa gue bilang begitu, karena kopi di Indonesia jadi meledak semenjak ada film, ‘kan? Menurut gue, harus semakin banyak media visual yang menceritakan perjalanan kopi Indonesia,” kata Aga lagi.

Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Membaca Peluang Bisnis Kopi di Indonesia

Berangkat dari passion-nya dan melihat sebuah peluang, sampai saat ini Aga yang sempat main di film “Filosofi Kopi 2” ini terus melihat ragam peluang dan membaca kemungkinan-kemungkinan yang ada.

@harapandjaya adalah salah satu ekspansi dari passion Aga akan industri kopi. “Gue melihat tren es kopi susu, makanya bikin Harapan Djaya. Soalnya kalau digabung dengan S.M.I.T.H feel-nya nggak dapet,” jelas Aga.

Nggak hanya ruang untuk menikmati es kopi susu kekinian, Harapan Djaya ternyata juga menyediakan ruang sangrai kopi buat para pelaku industri kecil kopi. “Di sini gue melihat juga ada tren di Korea, di mana banyak pekerja kantorannya berjualan kopi di e-Commerce dan juga banyak tersedia co-roasting space. Gue mikir aja sih, gimana kalau ini dibuat di Indonesia?”

Prediksi Aga, benar adanya. Saat ini banyak anak-anak muda dan pelaku UKM kopi yang menggunakan roasting space yang dibangun Aga untuk menggoreng biji kopinya. Tidak Bahkan, Aga melihat industri kopi di Indonesia masih sangat menggeliat dan kita butuh wadah-wadah untuk melebarkan industri ini agar bisa maju bareng-bareng.

Berlangsung selama satu jam, obrolan bersama Muhammad Aga diakhiri dengan pengumuman pemenang kuis. Kali ini, pemenang yang beruntung adalah @sikarebet78, yang berhak mendapatkan voucher belaja Blibli.com senilai Rp2 juta.

Seru banget, ‘kan? Nggak cuma dapet insight menarik dari para profesional di bidangnya, lo juga bisa nambah ilmu #MumpungLagiDiRumah. Makanya, pantengin terus MLDSPOT setiap hari Rabu di sepanjang bulan Juli ini, Bro! Akan ada acara-acara menarik dan kuis berhadiah jutaan rupiah.

See you on the next InstaClass MLDSPOT!