• Sport
  • Kekalahan Venus dan Djokovic di Olimpiade Rio 2016

Kekalahan Venus dan Djokovic di Olimpiade Rio 2016

Fri, 26 August 2016

Olimpiade Rio de Janeiro 2016 sepertinya nggak begitu berpihak pada para pemain tenis papan atas. Kalau mengikuti dunia olahraga tenis, lo pasti udah nggak asing dengan nama Novak Djokovic dan Venus Williams, kan? Sayangnya, kedua petenis tersebut terpaksa harus turun lapangan lebih awal karena mengalami kekalahan pada babak-babak awal pertandingan.

 

Kali Kedua Djokovic Kala dari Petenis Argentina

Kabar buruk untuk para penggemar Djokovic. Pada tanggal 7 Agustus 2016, Djokovic kalah dalam pertandingan Olimpiade tenis melawan martin del Potro, petenis asal Argentina. Djokovic kalah straight set dari del Potro dengan skor 6(4)-7 dan 6(2)-7. Hal ini bukan yang pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, pada Olimpiade London 2012, del Potro juga menang atas Djokovic ketika memperebutkan medali perunggu.

Ketika diwawancarai usai pertandingan, Djokovic tentu aja mengaku kecewa atas kekalahan yang diterimanya. Apalagi ia juga baru tersingkir dari babak ketiga Wimbledon pada bulan lalu. Meski begitu, Djokovic juga merasa bangga dengan kemenangan del Potro. Dari berbagai pertandingan Olimpiade yang diikutinya, sejauh ini Djokovic baru berhasil mendapatkan satu medali perunggu dari Olimpiade Beijing pada tahun 2008.

 

Kekalahan Pertama Venus/Serena di Olimpiade

Bukan cuma Djokovic yang harus mengangkat koper lebih awal dari Olimpiade. Ada pula Venus Williams yang langsung gagal di babak pertama pertandingan tenis ganda putri bersama saudaranya, Serena Williams. Pasangan tersebut dikalahkan oleh pemain asal Ceko, Barbora Strrycova dan Lucie Safarova dengan skor 3-6 dan 4-6. Hal ini menandai kekalahan pertama pasangan Venus/Serena di Olimpiade. Sebelumnya, mereka selalu menjadi juara pada Olimpiade 2000, 2008, dan 2012.

Kesempatan Venus untuk menjadi juara di nomor tunggal juga ikut kandas setelah kalah dari petenis asal Belgia, Kirsten Flipkens, dengan skor 6-4, 3-6, dan 6(5)-7. Sementara itu, Serena masih memiliki peluang untuk merebut medali emas untuk nomor tunggal. Ia berhasil lolos ke babak kedua setelah mengalahkan pemai tenis asal Australia, Daria Gavrilova, dengan skor 6-4 dan 6-2.

Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini memang membawa cukup banyak kejutan ya, Urbaners. Para pemain yang diunggulkan dalam pertandingan tenis justru harus meninggalkan lapangan lebih awal. Dengan kekalahan Djokovic dan Venus Williams, siapa nih jagoan lo sekarang?

 

 

Sources: bola.com, jurnalasia.com

Mike Tyson Siap Naik Ring untuk Tujuan Amal

Fri, 29 May 2020
Mike Tyson mengenakan setelan jas dan kemeja putih tengah berbicara di sebuah panggung

Siapa yang nggak kenal dengan sang legenda tinju, Mike Tyson? Mike Tyson baru saja mengumumkan bahwa ia akan kembali naik ke atas ring untuk laga tinju amal. Nah, cocok banget nih untuk jadi tontonan olahraga lo #MumpungLagiDirumah. Penasaran dengan pertarungan tinju paling hype di tahun 2020 ini? Berikut informasi lengkapnya!

 

Pertarungan Pertama Sejak 2005

Mike Tyson dalam pertarungannya di tahun 2005, sedang duduk di pojok ring tinju

Sang “Baddest Man on the Planet” ini tengah bersiap untuk kembali bertinju demi laga amal. Mike Tyson sendiri mengumumkan masa pensiunnya setelah bertarung dan kalah dari Kevin McBride di tahun 2005.

Meski begitu, Mike Tyson tetap menjadi legenda olahraga tinju karena menjadi jawara world heavyweight champion termuda saat ia berusia 20 tahun. Belum lagi rekor yang ia pegang, yakni hanya kalah 6 kali dari total 58 pertandingan yang dilakukan.

Belum diketahui pasti kapan laga tinju amal ini akan dilangsungkan. Namun yang pasti, Mike Tyson benar-benar meyakinkan para penggemar bahwa sang legenda tinju ini akan kembali ke atas ring dan melemparkan tinju besinya.

We’re in calls, we’re doing business with guys right now. You’re not going to believe the names when the names come out. Some time this week we’ll have the contract done,” ujar Mike Tyson kepada Lil Wayne dalam acara Young Money Radio (23/5).

 

Aktif di Sosial Media

Mike Tyson mengenakan sarung tinju dan kaos putih sedang berpose

Mike Tyson termasuk aktif di berbagai platform sosial media, seperti Instagram dan Twitter. Mike Tyson gemar meng-upload video olahraganya yang menunjukkan betapa tubuhnya masih sangat kekar dan atletis, tetap sangar layaknya di masa keemasan sang petinju.

Bahkan, kabar mengenai kembalinya Mike Tyson ke dunia tinju juga diumumkan secara langsung melalui unggahan Instagram-nya. Lo bisa melihat video di mana Mike Tyson sedang melayangkan tinju mematikannya ketika training, lengkap dengan caption I’m back.”

Walaupun kini sudah berumur 53 tahun, Mike Tyson tetap percaya diri dengan kebugaran dan kekuatan tubuhnya. Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya merasa sama kuatnya seperti saat ia berumur 20 tahun.

Nggak hanya sekadar olahraga biasa saja, melainkan olahraga berat bersama legenda UFC Henry Cejudo dan Vitor Belfort. Jadi, rasanya nggak heran kalau fisik Mike Tyson tetap sama kekar dan berotot seperti sedia kala. Inspirasi banget untuk lo yang masih suka menunda olahraga, Bro!

 

Lawan Mike Tyson Kali Ini

Momen Mike Tyson menggigit kuping Evander Holyfield di atas ring pada 1997

Laga tinju nggak akan bisa berlangsung tanpa adanya lawan yang sama kuatnya dengan Mike Tyson. Muncul berbagai spekulasi mengenai siapa lawan Mike Tyson selanjutnya, apalagi ada banyak sekali petinju yang secara terang-terangan mengungkapkan keinginan untuk melawan sang legenda tinju.

Salah satunya adalah Evander Holyfield, juara tinju dunia yang juga menjadi “musuh bebuyutan” Mike Tyson. Dalam sebuah pertarungan tinju di tahun 1997, Tyson menggigit kuping Holyfield dan kemudian didiskualifikasi. Tentu saja membuat para penggemar tinju semakin semangat untuk melihat pertarungan ketiga antara Tyson dan Holyfield.

Holyfield dan Tyson sendiri sama-sama mengungkapkan ketertarikan untuk kembali bertarung. Namun, hingga kini masih belum ada konfirmasi terkait siapa lawan sesungguhnya Mike Tyson. Kita tunggu saja ya, Bro.

 

 

 

 

Sources: The Washington Post, Hai, Essentially Sports