Home Sport Naomi Osaka, Serena Williams, dan Kontroversi Final US Open
Naomi Osaka, Serena Williams, dan Kontroversi Final US Open

Naomi Osaka, Serena Williams, dan Kontroversi Final US Open

Wednesday, September 12, 2018 - 14:22
Bagikan
Facebook Twitter Email

Serena Williams di ambang mendapatkan gelar Grand Slam ke-24 pada final US Open 2018. Hanya melawan Naomi Osaka, atlet tenis keturunan Jepang-Haiti ini, secara statistik dan pengalaman Serena harusnya menang dengan mudah. Sayang, kenyataan nggak sebanding dengan harapan. Serena harus kalah 2 set langsung dengan skor telak 6-2, 6-4. Nggak sampai di situ, di tengah set kedua Serena mendapatkan 3 kali pelanggaran. Gelar Grand Slam pertama setelah comeback paska cuti melahirkan masih belum bisa dicapai, malah Serena terkena masalah yang cukup pelik.

 

Naomi Osaka

Naomi Osaka

Mari sejenak meninggalkan kontroversi Serena Williams, karena ada yang harus lebih dihormati yaitu Naomi Osaka. Wanita yang baru berumur 20 tahun ini menjadi petenis keturunan Jepang pertama yang menjuarai Grand Slam. Bahkan peringkat Naomi Osaka sekarang melonjak dari peringkat 20 ke peringkat 10 dunia setelah menjuarai US Open 2018.

Osaka lahir dari ayah keturunan Haiti, berkulit hitam, dengan ibu asli Jepang. Dari pernikahan tersebut, sang ibu harus menerima kenyataan untuk nggak berkomunikasi dengan keluarganya selama 10 tahun karena keluarga besar nggak setuju dengan pernikahannya. Walaupun begitu, Osaka tetap berkembang seperti wanita kebanyakan. Bahkan sejak umur 3 tahun, Osaka sudah bermain tenis dan sudah terjun ke tenis profesional di umur 15 tahun.

Sekarang Naomi Osaka bisa dibilang menjadi salah satu petenis terbaik di dunia.

 

Serena Williams

Serena Williams

Kembali lagi ke kontroversi di final US Open 2018. Pada saat set kedua, menurut wasit Carlos Ramos, Serena mendapatkan kode dari sang pelatih Patrick Mouratoglou. Wasit pun memberikan peringatan pertama, Serena ternyata nggak terima dan membanting raket di tengah lapangan. Wasit memberikan peringatan kedua. Nggak terima lagi, Serena memprotes wasit dan mengatakan Carlos Ramos sebagai “Thief”.

Dari kontroversi tersebut, banyak orang yang mendukung dan juga menyesalkan tindakan Serena. Pada saat konferensi pers, Serena menyebut tindakan wasit ini dengan sebutan seksis, karena nggak semua petenis yang berkata keras kepada wasit diberi peringatan. Akibat peringatan tersebut, Serena diberi hukuman denda 17 ribu dolar!

Dari segala kontroversi dan kemenangan Naomi Osaka, bisa jadi ini adalah final wanita US Open terseru selama beberapa tahun terakhir.

 

Source: washingtonpost.com