• Techno
  • Negara-Negara yang Melarang Drone Mengudara Di Daerahnya

Negara-Negara yang Melarang Drone Mengudara Di Daerahnya

Thu, 14 April 2016

Suka main drone? Penggunaan drone memang memudahkan aktivitas fotografi. Oleh karena itu, banyak yang menggunakan drone sebagai alat untuk mendapatkan foto yang bagus. Di Indonesia, penggunaan drone sendiri mulai marak. Namun, wacana pemerintah untuk membatasi penggunaan drone mulai terdengar. Ngomongin soal pembatasan penggunaan drone, beberapa negara di dunia melarang penggunaan drone bagi penduduknya. Negara apa saja?

 

Afrika Selatan

Negara ini merupakan salah satu dari negara-negara dunia yang menggagas pelarangan penggunaan drone. Hukum Afrika Selatan mengungkapkan, bagi yang melanggar akang dikenakan sanksi kurungan paling lama 10 tahun. Padahal, Google baru aja ngebeli 15 perusahaan drone di Afrika. Dengan adanya pelarangan ini, 15 perusahaan tersebut terancam gulung tikar.

 

India

Sejak 1 April lalu, India mulai melarang penggunaan drone untuk penduduknya serta wisatawan asing yang berkunjung. Bagi yang melanggar, akan dikenakan sanksi penyitaan serta denda. Alasannya, penggunaan drone dianggap sebagai pelanggaran privasi dan keselamatan penduduk. Meski dilarang, masih banyak penduduk yang memperjualbelikan drone di India. Penggunaan drone sendiri paling sering dilakukan oleh pegiat film Bollywood untuk mendapatkan gambar yang bagus dari atas.

 

Kamboja                                                                                                                                                          

Untuk menghormati hak asasi manusia dan menjaga keamanan serta keselamatan publik, Pemerintah Kamboja melarang penggunaan drone di langit Kamboja sejak bulan Februari 2015 lalu. Pemerintah Kamboja ingin menghindarkan penduduknya dari penyalahgunaan drone. Salah satu alasannya adalah terorisme. Bisa saja teroris menggunakan drone untuk merencanakan penyerangan terhadap kantor pemerintahan.

 

Singapura

Sebenarnya, mengoperasikan drone di kawasan udara Singapura masih diperbolehkan, asal ada izin khusus dari pemerintah serta berjarak 5 km dari bandara dan tidak lebih dari 61 meter dari permukaan laut. Seseorang yang terbukti bersalah karena membawa senjata atau bahan kimia berbahaya di drone yang dioperasikan akan dikenakan denda hingga 1 juta dolar serta hukuman kurungan selama 5 tahun.

Beruntung Pemerintah Indonesia masih belum melarang penggunaan drone secara penuh. Meski begitu dibutuhkan tanggung jawab besar untuk mengoperasikan drone dengan baik dan benar tanpa perlu melanggar hukum. Sayang apabila kecanggihan teknologi seperti ini dibatasi hanya karena orang-orang yang nggak bertanggung jawab memanfaatkan drone sebagai alat kriminal.

 

 

Source: Ibtimes.co.uk, Straitstimes.com, Thediplomat.com, Afkinsider.com

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys