• Techno
  • Kickstarter Sekarang Sudah “Ciptakan” 30 Ribu Pekerjaan

Kickstarter Sekarang Sudah “Ciptakan” 30 Ribu Pekerjaan

Mon, 15 August 2016

Pada tahun 2009, Perry Chen dan teman-temannya mengeluarkan website penggalangan dana yang dinamakan Kickstarter. Website tersebut bukan sekedar website penggalangan dana biasa, setiap pelaku yang ingin mendapatkan suntikan dana bisa memberikan informasi yang sangat detil. Mulai dari jenis usaha, video, sampai perkembangan setiap donasi lengkap disediakan di website.

Universitas Pennsylvania pada bulan Agustus ini mengeluarkan laporan, ternyata dari awal Kickstarter secara nggak langsung sudah membuat 30 ribu lapangan pekerjaan. Total dari laporan Universitas Pennsylvania, ada sekitar 283 ribu pekerjaan paruh waktu, 29.600 pekerjaan tetap dan 8.800 perusahaan baru muncul karena Kickstarter.

Pebble mendapatkan total dana 42 juta dolar

Salah satu yang membuat Kickstarter mendunia adalah Pebble. Pada tahun 2012, Pebble Technology masuk ke dalam Kickstarter untuk membuat smartwatch. Sebagai informasi, Pebble menawarkan smartwatch dengan harga murah untuk pertama kalinya. Pada tahun 2012, Pebble mendapatkan total pendanaan sebesar 10 juta. Nggak sampai disitu Urbaners, pada tahun 2015 lalu Pebble memecahkan rekor pendapatan terbesar. Pada tahun 2015, Pebble mendapatkan pendanaan sekitar 20 juta dolar!

Nggak hanya tentang desain produk yang keren-keren. Dalam 10 besar produk yang didanai lewat Kickstarter, ada beberapa video games yang mendapatkan pendanaan begitu besar. OUYA dan Shenmue 3 adalah salah satu produk Kickstarter yang mendapatkan masing-masing pendanaan 6 juta dolar.

Membantu yang seharusnya dibantu

Ketika para pelaku usaha kreatif ini nggak mendapatakan tempat dimana-mana, Kickstarter hadir untuk mengakomodasinya. Dengan mempunyai website yang sangat interaktif, tentu para pelaku kreatif dan pemodal udah nggak perlu lagi susah-susah untuk melakukan promosi. Ini adalah salah satu keunggulan dari crowdfunding atau pendanaan secara bersama-sama.

Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa crowdfunding yang muncul. Tetapi entah kenapa karena masalah promosi atau kurang minatnya orang Indonesia dengan masalah seperti ini. Crowdfunding yang seharusnya bisa membantu pelaku kreatif ini malah terhenti.

 

Source: cnet.com

Bikin Konten dengan Aplikasi Video Editing untuk Smartphone

Thu, 09 July 2020
Seseorang sedang mengedit video di smartphonenya

Hobi bikin konten video untuk mengisi feed media sosial lo? Cukup dengan menggunakan beberapa aplikasi video editing, edit video dengan segala macam transisi, filter, dan tone warna bisa lo lakukan hanya melalui smartphone! Hasilnya pun nggak beda jauh dengan hasil editing dari software video editing profesional. Apa saja list-nya? Check this out!

 

Adobe Premiere Clip

Tampilan Adobe Premiere Clip di smartphone

Aplikasi pertama adalah Adobe Premiere Clip yang bisa lo akses di iOS dan Android. Adobe Premiere Clip memiliki fitur-fitur basic dari software video editing versi premium mereka, Adobe Premiere Pro. Fitur-fitur basic tersebut antara lain trim, split, dan voice editing untuk membuat suara bising teredam di dalam video. Lo juga bisa memasukkan background music pada video di sini.

Selain itu, Adobe Premiere Clip juga dilengkapi dengan cloud CreativeSync yang membuat file-file video terintegrasi dengan aplikasi Adobe lainnya, seperti aplikasi Lightroom, Capture CC, atau Premiere Pro. Menurut para reviewer, satu-satunya kekurangan dari Adobe Premiere Clip adalah nggak tersedianya tampilan editing video secara vertikal.

 

WeVideo

Interface WeVideo dengan tampilan menu minimalis

WeVideo memiliki interface yang simpel sehingga mudah dimengerti oleh users pemula dan masih awam dengan edit video. Sama seperti Adobe Premiere Clip, WeVideo juga dapat diakses dari iOS maupun Android.

WeVideo dilengkapi dengan fitur penyimpanan cloud yang membuat lo bisa dengan mudah berpindah gadget saat akan mengedit video, tanpa harus memindahkan file project video terlebih dahulu. Namun, tidak semua fitur WeVideo bisa lo akses dengan gratis. Lo harus subscribe akun premium mereka jika ingin mengakses fitur yang lebih luas atau membuat video tanpa watermark.

 

PicPlayPost

Tampilan aplikasi PicPlayPost di smartphone

Aplikasi PicPlayPost ini termasuk aplikasi video editing untuk smartphone yang kuat karena bisa mengedit video hingga durasi 30 menit tanpa lag dengan kualitas layar 1080p. Nggak hanya itu, Mixcord, provider aplikasi PicPlayPost juga membuat fitur opsi ukuran, mulai dari rasio standar 3:2, 4:4, sampai ukuran 16:9. Dengan pilihan ukuran beragam, lo bisa menyesuaikan video dengan gaya yang lo mau.

PicPlayPost juga punya template editing yang cocok buat lo yang “males mikir”. Aplikasi ini juga bisa membantu lo membuat GIF dari potongan-potongan video, sekaligus membuat video dalam kolase. Jangan khawatir, PicPlayPost juga tersedia di iOS dan Android.

 

Videoshop

Tampilan aplikasi Videoshop yang simpel

Sama seperti yang lain, Videoshop dapat diakses melalui iOS maupun Android. Aplikasi ini punya banyak sekali fitur, beberapa di antaranya adalah fitur memotong dan menghilangkan suara di klip, mengatur tempo, menambahkan efek suara khas, hingga menyediakan stok pilihan musik latar untuk video lo. Tapi tenang aja, walaupun memiliki banyak sekali fitur, lo nggak bakal bingung karena interface-nya yang simpel. Banyak reviewer menyarankan untuk menggunakan Videoshop kalo lo ingin membuat stop motion untuk menghasilkan video animasi.

Itu dia, Bro, empat rekomendasi aplikasi video editing untuk smartphone. Sedikit tips untuk video editing melalui smartphone, jangan lupa kenali dulu aplikasi video editing yang bakal lo pakai sebelum mengambil stok video atau merancang ide video supaya hasil video lo bisa maksimal.

 

 

Sources: Wyzowl, Fossbytes, Creativebloq