Home Techno Habis dari Vine, Kreator Ini Bikin Hype

Habis dari Vine, Kreator Ini Bikin Hype

Thursday, November 10, 2016 - 15:13
Bagikan
Facebook Twitter Email

Pada tahun 2012, Vine dibeli oleh Twitter sebesar 30 juta dolar. Setelah itu Vine menjadi salah satu media sosial video yang cukup terkenal di dunia. Tetapi semua itu berubah setelah Instagram mengeluarkan video singkat yang sangat mirip dengan Vine. Lalu munculnya Snapchat semakin menenggelamkan Vine dan pada tanggal 27 Oktober 2016 kemarin Twitter mengatakan bahwa akan menghentikan pengembangan dari Vine.

Tetapi sang founder yaitu Rus Yusupov dan Colin Kroll ternyata nggak berhenti sampai di situ Urbaners. Setelah keluar dari Vine, mereka berdua membuat startup baru yang dinamakan Hype.

 

Gabungan dari Periscope dan Snapchat

Apa sebenarnya Hype ini, bagaimana cara kerjanya? Dan apakah akan setenar Vine sebelumnya? Rus Yusupov dan Colin Kroll ini sangat mengerti bagaimana bentuk pasar di dunia. Setelah sebelumya muncul Periscope yang juga dibeli oleh Twitter, kemudian Snapchat dan terakhir ada Instagram Stories yang sekarang menjadi primadona media sosial, Yusupov dan Kroll membuat Hype yaitu media sosial yang merupakan gabungan dari semua media sosial sekarang.

Lebih mengarah ke video, jadi mungkin lebih tepat bahwa Hype ini adalah gabungan dari Periscope dan Snapchat. Jika biasanya lo melihat Periscope atau Facebook Live ini hanya menampilkan streaming video real time dan jika Snapchat ini bisa mengirimkan video dengan doodle dan emoticon lucu, di Hype lo bisa melakukan keduanya. Lo bisa streaming video real time ditambah dengan doodle serta emoticon lucu.

 

Dibiayai oleh mantan investor Snapchat

Salah satu hal yang menarik dari Hype adalah ternyata mereka sudah mendapatkan pendanaan atau investasi. Walaupun nilainya nggak dibeberkan kepada publik, namum Yusupov dan Kroll yakin bahwa aplikasi terbarunya ini bisa menjadi alternatif dari sekian banyaknya media sosial sekarang. Lightspeed Ventures adalah salah satu investor pertama dari Snapchat dan dalam rilisnya awal bulan November ini mereka juga melakukan investasi kepada Hype.

Jadi penasaran kan, apakah Hype bisa setenar Vine dulu?

 

Source: businessinsider.com