• Techno
  • Snap Spectacles, Gopro Versi Kacamata Buatan Snapchat

Snap Spectacles, Gopro Versi Kacamata Buatan Snapchat

Mon, 28 November 2016

Selama ini, lo mengenal Snapchat sebagai media sosial untuk berbagi momen-momen seru yang terjadi saat itu juga kepada teman-teman lo. Namun, pada bulan September 2016 lalu, Snapchat melebarkan sayap bisnisnya dengan meluncurkan kacamata pintar bernama Snap Spectacles. Kacamata ini tentunya bakal menunjang aktivitas Snapchat lo. Bersamaan dengan itu, Snapchat juga melakukan perubahan besar pada perusahaannya!

 

Dilengkapi Lensa 115 Derajat

Bagi yang sudah pernah menggunakan kamera Gopro untuk merekam aktivitas sehari-hari, lo pasti nggak bakal merasa asing dengan Snap Spectacles. Dengan lensa 115 derajat, Snap Spectacles mampu merekam video yang konon hasilnya bakal mirip dengan apa yang dilihat mata manusia. Hasil rekaman tersebut akan secara otomatis tersimpan di Snapchat Memories, fitur baru Snapchat yang memungkinkan lo untuk menyimpan seluruh snaps, stories, dan konten lainnya.

 

Cara Kerja Snap Spectacles

Untuk merekam video atau mengambil foto menggunakan Snap Spectacles, lo hanya perlu menekan tombol di bagian pojok kiri atas kacamata. Snap Spectacles bakal otomatis berhenti merekam setelah sepuluh detik, tetapi lo bisa menekan tombol kembali jika ingin melanjutkan rekaman selama sepuluh detik lagi. Namun, lo cuma bisa merekam hingga tiga puluh detik per videonya.

Snap Spectacles bisa tersambung dengan perangkat Android maupun iOS. Kalau punya Android, lo bisa mentransfer hasil snaps melalui Wi-Fi, tetapi untuk perangkat iOS, lo juga bisa melakukan transfer melalui Bluetooth. Asiknya, lo tetap bisa menggunakan Snap Spectacles sebagai perangkat yang berdiri sendiri. Snaps bakal tersimpan kalau lo akses menuju perangkat lo udah tersedia.

 

Perubahan Nama Snapchat

Bersamaan dengan peluncuran Snap Spectacles, Snapchat juga mengubah nama perusahaan menjadi Snap, Inc. Mereka bahkan mengganti deksirpsi perusahaan dari yang semula pembuat aplikasi media sosial menjadi produsen kacamata, dengan aplikasi Snapchat dan perangkat Spectacles sebagai produk mereka. Langkah ini dianggap cukup berani karena dulu Google pernah mencoba membuat kacamata pintar bernama Google Glass yang sayangnya gagal di pasaran.

 

Apakah Snap Spectacles bisa memiliki nasib yang lebih baik dari Google Glass? Kita lihat perkembangannya sama-sama ya, Urbaners. Snap Spectacles dihargai sebesar US$130 atau sekitar Rp 1,7 juta. Lo tertarik untuk membelinya, Urbaners?

 

 

Sources: Id.techinasia.com, Pocket-lint.com

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys