• Techno
  • Yang Terbaik di PlayStation Experience 2016

Yang Terbaik di PlayStation Experience 2016

Mon, 19 December 2016

Tepat dua hari, 3-4 Desember lalu, PlayStation baru saja menyelesaikan event terbarunya yang bertajuk PlayStation Experience 2016. Ajang yang sudah tiga kali digelar ini benar-benar menyita perhatian para fans, terutama mereka yang cinta mati sama PlayStation. Pasalnya, ada banyak game yang diumumkan di ajang tersebut. Lalu, game-game terbaik apa saja yang muncul di PlayStation Experience 2016 lalu?

The Last of Us: Part II

Yang sudah nungguin part 2 dari The Last of Us mungkin bakal excited dengan kabar yang satu ini. Dalam ajang PSE 2016 ini, muncul trailer dari game yang menceritakan tentang tokoh wanita badass bernama Ellie. Sekuel ini menceritakan beberapa tahun setelah event pada game pertama. Meski sudah muncul trailernya, belum ada gameplay yang dipamerkan oleh pengembang game ini, Naughty Dog.

Resident Evil 7

Akhirnya, demo terakhir Resident Evil 7 dirilis sebelum gamenya yang menyusul nanti di tanggal 24 Januari 2017 mendatang pada platform PlayStation 4, Xbox One, dan PC. Buat yang nggak tahu, Capcom sebenarnya sudah merilis demo sejak game ini diungkap ke publik pada gelaran E3 lalu. Resident Evil 7 merupakan seri pertama Resident Evil yang mampu dimainkan dengan dukungan VR sekaligus kembalinya seri Resident Evil dalam genre first-person-shooter.

Uncharted: The Lost Legacy

Masih nggak puas dengan game Uncharted? Kemunculan DLC standalone terbaru dari serial game ini rasanya bakal bikin lo lega. DLC ini lain cerita dengan seri Uncharted. Fokus cerita bakal ditujukan ke dua karakter protagonis wanita, Chloe Frazer dari Uncharted 2 dan Nadine Ross dari Uncharted 4. DLC ini hanya bisa lo mainkan di PlayStation 4, seperti serial Uncharted sebelum-sebelumnya.

Crash Bandicoot (2016)

Masih ingat dengan game 90-an, Crash Bandicoot? Game yang muncul di PlayStation generasi pertama ini rencananya akan dirilis kembali dalam bentuk remastered. Yang menarik, dalam versi remaster Crash Bandicoot bertajuk N. Sane Trilogy ini, ada versi remaster dari tiga seri game sekaligus, Crash Bandicoot, Crash Bandicoot 2: Cortex Strikes Back, dan Crash Bandicoot: Warped.

Gimana, Urbaners? Menarik banget buat ditunggu nih game-game terbaik yang diumumkan dalam ajang PlayStation Experience 2016 ini. Kalau lo, suka yang mana, Urbaners?

 

Source:
highsnobiety.com

Pakai Fitur Auto-Delete dari Google untuk Jaga Privasi Saat Berinternet

Tue, 21 July 2020
Seseorang membuka laman Google di smartphone

Saat lo surfing di internet, sudah wajib hukumnya untuk menjaga keamanan data pribadi. Untuk membantu lo memastikan privasi dan data pribadi aman, Google hadirkan fitur auto-delete. Fitur ini memberikan lo opsi untuk merekam atau tidak jejak aktivitas berinternet, termasuk riwayat lokasi di mana lo berinternet.

Dengan fitur auto-delete Google, lo bisa memilih sendiri berapa lama lo akan menyimpan data aktivitas internet lo. Pilihannya mulai dari rentang waktu 3 hingga 18 bulan. Kalau data lo lebih dari masa waktu simpan tadi, Google bakal otomatis menghapus data aktivitas internet lo.

 

Dihapus dari Server

Seseorang membuka laman Google di smartphone dan laptop 

Buat lo yang bertanya-tanya apakah menghapus data aktivitas internet bisa mengamankan data pribadi lo? Jawabannya, iya! Kebijakan privasi Google semakin diperketat dengan adanya fitur ini. Jadi saat lo menghapus data lo, sebagian data di server Google akan terhapus, dan sebagian data lagi hanya tersimpan dalam bentuk anonim.

Data yang akan terhapus adalah data-data dari aktivitas internet lo, sementara data yang tersimpan ini terkait data olahan, seperti data yang menunjukkan traffic site suatu website di satu negara yang kebetulan website itu juga lo kunjungi.

Google juga bakal menyimpan data dalam bentuk anonim tentang seberapa sering lo menghabiskan waktu berinternet dan menggunakan Google. Tapi tenang aja, Google nggak akan menyimpan informasi apa yang lo googling saat lo hapus dengan fitur auto delete.

 

Penggunaan di Desktop

Seseorang membuka laman Google di laptop 

Selain bersifat otomatis dihapus berdasarkan rentang waktu, penghapusan data aktivitas internet juga bisa dilakukan secara manual. Caranya cukup dengan membuka akun Google lo, lalu masuk ke menu Data & Personalization di bagian kiri atas. Setelah itu, pilih menu Activity and Timeline, lalu buka sub menu My Activity. Ketuk tiga titik di bagian kanan, kemudian pilih Delete Activity by.

Lo bisa atur sampai sejauh mana aktivitas berinternet yang mau lo hapus. Sesaat sebelum benar-benar dihapus, lo akan kembali diminta konfirmasi apakah sudah yakin akan menghapus riwayat aktivitas berinternet lo. Kalau sudah yakin, lo tinggal confirm dengan klik Delete dan semua data aktivitas lo bakal terhapus.

 

Fitur Auto Delete di Android dan iOS

Tampilan setting auto delete Google di smartphone

Cara menggunakan fitur auto delete Google bisa di smartphone Android atau iOS nggak begitu berbeda. Bagi pengguna Android, lo bisa masuk ke akun Google lo dan mengikuti langkah yang sama persis dengan yang dijelaskan pada poin sebelumnya.

Sementara untuk pengguna iOS, baik itu di iPhone atau di iPad, lo bisa masuk dari setelan akun di Gmail lalu pilih Manage Your Google Account. Kalau lo nggak punya Gmail, lo bisa set fitur ini dengan masuk ke laman Google dan terapkan langkah-langkah yang sama dengan penerapan di desktop tadi.

 

 

 

Sources: TirtoID, CNN Indonesia, Teknologi.id