• Techno
  • 5 Legenda Nokia Yang Layak Reborn

5 Legenda Nokia Yang Layak Reborn

Tue, 14 March 2017

Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol, menjadi saksi kelahiran kembali telepon seluler legendaris Nokia 3310. "HP Sejuta Umat", Urbaners tentu ingat julukan itu. Maklum ponsel yang diluncurkan September 2000 ini terjual hingga 126 juta unit secara global. Ponsel dengan kemampuan dasar menelepon dan SMS ini dikenal tangguh dan awet baterai.

Untuk versi reborn, Nokia 3310 tetap hadir sebagai feature phone yang sederhana lengkap dengan keypad numerik yang khas. Meski memang ada sedikit perbedaan dari sisi desain. Layar berukuran lebih besar dengan desain lebih melengkung.

Nokia 3310 bukan andalan satu-satunya dari pabrikan asal Finlandia tersebut. Sepanjang kiprahnya sebagai raja ponsel selama lebih dari satu dekade, Nokia telah banyak menelurkan model-model ponsel lain yang tak kalah menarik. Berikut 5 legendaris Nokia yang dinilai "layak" lahir kembali dirangkum dari Android Authority:

 

Nokia N93i

Ponsel yang dirilis tahun 2007 ini unggul karena kameranya yang memiliki resolusi 3,2 megapiksel. Kelebihan Nokia N93i ini sanggup merekam video layaknya camcorder lengkap dengan tombol rekam. Ini berkat desain sejumlah engsel fleksibel yang memungkinkan ponsel ini dilipat menjadi bentuk kamera.

Engsel-engsel itu juga bisa dimanfaatkan Urbaners untuk mengangkat layarnya sehingga tampak seperti laptop mini dengan OS Symbian. Selain tentu saja berfungsi sebagai ponsel lipat biasa (flip phone).

 

N-Gage

Gabungan konsol game portable dan ponsel ini hadir sebagai upaya Nokia masuk ke industri game mobile di awal Abad 21. Layarnya yang berbentuk persegi terletak di tengah, diapit d-pad (tombol arah) dan keypad numerik.

Berbekal OS Series 60, N-Gage sanggup menjalankan aneka game dari kartu memori layaknya cartridge mini yang diselipkan di dalamnya. Meski sebenarnya tak sanggup bersaing dengan konsol game portabel sungguhan macam Nintendo Game Boy Advance saat itu, N-Gage tetap diingat sebagai salah satu gadget ikonik Nokia.

 

Nokia 8110

Urbaners pasti ingat "Nokia pisang" ini. Ponsel berbentuk panjang dan sedikit melengkung ini kian beken saat dipakai Neo di film The Matrix tahun 1999. Nokia 8110 memiliki keypad dengan cover slider. Cover ini sekaligus menggerakkan mikrofon di sisi bawah agar lebih dekat dengan mulut pengguna.

 

Nokia Communicator

Nokia 9000 yang diluncurkan 1996 ini merupakan perangkat pertama dalam seri Communicator. Ponsel ini memiliki dua keypad dan dua layar. Keypad dan layar pertama terletak di sisi luar ketika perangkat berada dalam mode ponsel. Saat dibuka layaknya laptop mini, Urbaners bisa mengakses layar kedua yang lebih besar dan keyboard QWERTY berukuran mungil.

Dengan ketebalan mencapai 3,8 cm dan bobot 400 gram, Nokia 9000 Communicator tidak bisa dibilang ringkas. Namun ponsel ini populer di kalangan pengguna profesional dan bisnis.

 

Nokia 808 PureView

Ponsel yang lahir tahun 2012 ini adalah smartphone berbasis Symbian terakhir dari Nokia. Senjata andalannya adalah kamera "PureView" dengan resolusi 41,3 megapiksel melalui teknik oversampling. Resolusi paling tinggi untuk ukuran smartphone, bahkan hinga saat ini sekalipun.

Metode oversampling yang memungkinkan Nokia 808 melakukan zooming tanpa penurunan kualitas gambar (lossless) ini hadir kembali di Nokia Lumia 1020 pada 2013 yang berbasis OS Windows Phone 8 dan menambah fitur berupa optical image stabilization (OIS).

Bagaimana menurut Urbaners? Seri-seri tersebut layak buat bernostalgia kan? Meski jadul, Nokia-Nokia tersebut dinilai memiliki rancangan yang jauh lebih beragam dibanding smartphone modern yang cenderung monoton dengan dominasi layar touchscreen lebar. Apalagi ditambah sentuhan teknologi terbaru seperti yang disematkan di Nokia 3110 versi Reborn.

 

Source: Kompas.com, androidauthority.com

Simpan Rencana Traveling Lo di Aplikasi Waze!

Mon, 21 September 2020
waze bisa simpan rencana traveling lo

Kondisi kebiasaan baru seperti ini memang masih dinilai memiliki risiko tersendiri buat lo yang ingin traveling. Well mau bagaimana lagi bro, memang lo mesti bersabar sejenak. Tapi bukan berarti lo tidak bisa melakukan apa-apa ya, lo tetap bisa merencanakan traveling lo dari sekarang.

Merencanakan traveling atau sembari membuat itinerary adalah hal yang menyenangkan, lho. Lo bisa membuat rencana dari satu titik destinasi ke destinasi lainnya lengkap dengan daftar apa saja yang mau lo lakukan saat di sana.

Kalau membuat rencana traveling dengan manual, paling lo akan mencatatnya di buku perjalanan atau hanya di angan-angan saja, nih. Tapi sekarang ini, dengan kemajuan teknologi, lo bisa simpan rencana traveling lo di aplikasi!

Bicara soal aplikasi, ada aplikasi yang bisa lo andalkan nih, Waze! Eh bukannya aplikasi ini hanya bisa membantu diri lo untuk sampai ke tempat tujuan, seperti GPS atau live map begitu? Ternyata tidak hanya itu saja sekarang fitur dari Waze.

 

Atur Rencana Traveling Lo di Waze

Hal pertama yang bisa lo lakukan untuk membuat rencana traveling di Waze adalah browsing di browser smartphone tersebut. Lo bisa menentukan dulu ke mana saja lo ingin pergi. Pengaturan rencana tersebut bisa lo lakukan dengan menggunakan fitur live map dari Waze.

Begitu perencanaan yang lo buat sudah lengkap, lo bisa menyimpannya di aplikasi tersebut. Nah, jika nantinya lo sudah benar-benar bisa traveling, lo bisa menjalankan rencana lo tersebut dan menggunakan Waze.

Untuk menggunakan fitur ini, lo bisa membuat rencana lebih dari satu, lho. Bahkan sepertinya lebih seru jika lo membuat rencananya per satu dua titik saja nih. Misalnya seperti lo dari hotel mau ke club malam dekat sana, lalu pergi makan malam di tempat lain.

Lebih baik lo buat perencanaannya satu per satu. Hal ini sebenarnya juga akan memudahkan lo untuk menjalankannya, nih. Dan juga sebenarnya jadi lebih teratur untuk lo saat ingin mengaktifkannya.

Nah, lo juga bisa nih menetapkan waktu kedatangan yang lo inginkan lalu Waze juga bisa memberikan notifikasi kapan lo mesti berangkat traveling jika ingin mencapai ke tujuan tepat waktu. Oh iya, salah satu keunggulan dari Waze adalah penyajian data lalu lintas atau real time.

Ini artinya kalau direncana lo yang sudah dibuat bisa terjadi kemacetan di jalannya atau jika ada gangguan lainnya, Waze bahkan bisa memberi tahu lo agar bisa berangkat lebih awal. Nah, karena lo sudah menyiapkan rencana perjalanan di aplikasinya, jadi ketika lo mau pergi, lo tinggal mengaktifkannya saja.

Wah bagaimana nih bro? Tapi ada beberapa hal yang mesti lo ingat kalau memang lo mau ke luar rumah, lo mesti melengkapi diri lo dengan berbagai peralatan yang mendukung protokol kesehatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Feature Image – tek.id