Home Techno Amazon Bakal Buka Cloud Data Center di Indonesia
Amazon Bakal Buka Cloud Data Center di Indonesia

Amazon Bakal Buka Cloud Data Center di Indonesia

Tuesday, April 9, 2019 - 10:54
Bagikan
Facebook Twitter Email

Pada 4 April 2019 lalu, raksasa komputasi awan Amazon Web Services (AWS) mengumumkan bahwa mereka akan membuka cloud data center pertamanya di Indonesia. Rencananya, bakal ada 3 pusat data di Jakarta yang akan mulai beroperasi pada akhir 2021 menjelang 2022 awal. Saat ini, AWS sedang ada dalam tahap pembangunan wilayah cloud.

 

Rangkaian investasi di AWS

Rangkaian investasi di AWS

Pembukaan cloud data center AWS di Indonesia ini bukannya dilakukan tanpa sebab, Urbaners. Ini merupakan salah satu rangkaian investasi yang dijalankan AWS di pasar. Sebelum membangun cloud data center di Indonesia, AWS sudah lebih dulu membuka kantor konsultasi di Jakarta pada tahun 2018. Sedangkan pada tahun 2017, AWS memiliki program pendidikan yang diberi nama AWS Educate, bekerja sama dengan perguruan tinggi setempat. Kerja sama AWS dengan universitas setempat ini juga atas permintaan Kementerian Komunikasi dan Informasi Indonesia.

 

Pemegang pangsa pasar tertinggi

Pemegang pangsa pasar tertinggi

Saat ini, AWS sebagai raksasa komputasi awan memegang pangsa pasar tertinggi sebagai penyedia cloud publik di seluruh dunia dengan kisaran 32.3 persen. Lalu diikuti Microsoft Azure dengan porsi 16.5 persen di pasaran. Kemudian ada Google Cloud dengan pangsa pasar sebesar 9.5 persen. Jika cloud data center AWS yang ada di Indonesia sudah resmi dibuka, bukan nggak mungkin mereka akan semakin mengokohkan posisinya sebagai pemuncak penyedia layanan cloud.

 

AWS bukan satu-satunya yang membuka cloud di Indonesia

AWS bukan satu-satunya yang membuka cloud di Indonesia

Kabar pembangunan pusat data milik AWS di Indonesia ini sudah pasti mengejutkan cukup mengejutkan. Menariknya lagi, ternyata AWS bukan satu-satunya perusahaan luar negeri yang punya cloud di Indonesia. Tahun lalu, Google Cloud sudah mengumumkan kalau mereka sedang melakukan hal serupa di Indonesia. Sedangkan pesaingnya, Alibaba Cloud, sudah memutuskan akan membangun pusat data kedua di Indonesia pada awal tahun ini.

 

Adanya cloud data center raksasa teknologi di dunia ini tentu membawa iklim positif bagi investasi cloud lokal. Diprediksi International Data Corporation, pengeluaran cloud publik akan mencapai US $500 juta di tahun 2020 nanti.

 

 

Sources: Thejakartapost.com