• Techno
  • Amazon Beli 20 Siaran Liga Inggris Seharga 40 Juta Dolar

Amazon Beli 20 Siaran Liga Inggris Seharga 40 Juta Dolar

Mon, 18 June 2018
Amazon Beli 20 Siaran Liga Inggris Seharga 40 Juta Dolar

Nggak ada yang meragukan bagaimana Inggris bisa mempunyai liga sepak bola terbaik di dunia. Dilansir dari bleacherreport.com, Liga Inggris mempunyai skor 8,9 dari 10 tingkat kepuasan para penontonnya. Hal ini dinilai dari atmosfer stadion yang selalu penuh, jumlah rekor transfer pemain yang masuk di Liga Inggris, sampai jumlah gol yang cukup banyak setiap pekannya.

Apa akibat dari melonjaknya pamor Liga Inggris tersebut? Tentu jawabannya adalah hak siar. Setiap media televisi akan rela mengeluarkan uang miliaran dolar untuk membeli hak siar. Lalu, apa untungnya? Jelas gila-gilaan, seluruh negara di seluruh dunia akan berlomba membeli lisensi tersebut. Hak siar Liga Inggris tahun 2019 mendatang bakal dipegang oleh 2 media besar, Sky dan BT. Dan awal Juni kemarin, ada media baru yang bergabung, yaitu Amazon.

 

Siarkan 20 pertandingan aja di musim depan

Amazon bukan membeli seluruh hak siar Liga Inggris, tetapi Amazon hanya membeli laga “sisa” yang nggak dibeli oleh Sky dan BT. Amazon hanya membeli 20 pertandingan per musimnya dan itu masih belum jelas laga apa aja yang dimaksud. Walaupun Amazon hanya membeli 20 pertandingan, perusahaan ­e-commerce terbesar di dunia ini harus mengeluarkan kocek sebesar 40 juta dolar atau sekitar 500 miliar rupiah.

 

Amazon mengincar pasar Eropa

Nggak diragukan lagi bahwa Amazon sangat perkasa di Amerika Serikat dan beberapa negara di Asia. Tetapi di Eropa, Amazon cukup kesulitan untuk masuk di dalamnya. Untuk itu, Amazon perlu penyegaran khusus, dengan cara masuk melalui olahraga. Head of Technology dari Amazon, Daniel Ives, mengatakan semua media di dunia akan mengincar pasar olahraga.

“Pada tahun 2021 nanti, hak siar dari MLB, NHL, dan NFL akan habis. Dan ini akan menjadi sasaran media teknologi seperti Amazon, Facebook dan media streaming lain,” ujar Daniel.

Dengan deal-nya hak siar Liga Inggris, tentu Amazon tahu bagaimana persaingan media di dunia olahraga. Ini akan menambah pengalaman sebelum puncaknya di tahun 2021.

 

Source: deadline.com

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys