• Techno
  • Apple Kalah Gugatan Kepada Perusahaan Bernama "Steve Jobs"

Apple Kalah Gugatan Kepada Perusahaan Bernama "Steve Jobs"

Thu, 04 January 2018
Apple Kalah Gugatan Kepada Perusahaan Bernama "Steve Jobs"

Apa yang ada di bayangan lo ketika mendengar nama Steve Jobs? Pasti Apple, iPhone dan perusahaan yang bernilai miliaran dolar. Tetapi itu nggak akan terjadi jika lo mendengar nama Steve Jobs di Italia. Ternyata, di Italia sana ada perusahaan yang bergerak di bidang pakaian dengan nama Steve Jobs. Nggak hanya “meniru” soal nama, ternyata logo perusahaan ini juga mirip dengan logo bikinan Steve Jobs, Apple.

 

Apple langsung nggak terima

Pada tahun 2012, ketika Apple mendengar ada perusahaan yang menggunakan nama dan logo yang mirip dengannya, mereka langsung melakukan layangan keberatan. Dilansir dari theverge, Apple ternyata nggak sampai membawa masalah ini ke pengadilan, tetapi hanya sampai ke bagian Intellectual Property Office di Italia.

Setelah lima tahun melayangkan gugatan tersebut, pada akhir tahun 2017 kemarin pihak dari Intellectual Property Office memberikan jawaban bahwa Apple kalah. Jadi, mulai tahun 2018 ini, perusahaan yang mengeluarkan pakaian pria ini akan bebas menggunakan nama Steve Jobs dengan logo “J” yang jika dilihat lagi sangat mirip dengan Apple.

 

Sudah mendaftarkan nama dan logo Steve Jobs

Ketika diwawancarai Business Insider, pendiri perusahaan Steve Jobs, yaitu Vincenzo dan Giacomo Barbato, mengatakan bahwa pihaknya nggak berniat untuk menyamai nama dan logo dari Apple. Atas keseriusannya, Vincenzo dan Giacomo mendaftarkan logo dan nama perusahaannya tersebut ke badan hak cipta internasional.

“Untuk mendaftarkan hak cipta internasional membutuhkan uang yang sangat banyak. Kenapa kita rela? Karena kita nggak bersalah,” ujar Vincenzo.

Lalu apakah Vincenczo dan Giacomo akan membuat produk pakaian terus menerus? Ternyata ada udang di balik batu, Urbaners. Steve Jobs akan mengeluarkan produk elektronik, entah itu smartphone ataupun produk lainnya.

“Bayangkan jika Apple mengeluarkan smartphone atau device lainnya dengan memakai nama Steve Jobs, tentu sangat spektakuler. Karena mereka nggak melakukannya, itu kesempatan kita,” terang Vincenzo.

 

Source: businessinseder.com

Getting Better Job With Style in LinkedIn: Ini Etika Pakai LinkedIn, Bro!

Wed, 23 September 2020
Berikut 5 hal yang perlu lo hindari saat gunakan linkedin

Sosial media yang satu ini jelas lo sudah pasti tahu semua. Tidak hanya digunakan buat cari atensi saja, tapi juga bisa digunakan sebagai ‘CV’ diri lo sendiri, LinkedIn jadi sosial media yang mesti digunakan secara bijak.

Sebenarnya tidak hanya LinkedIn saja, sih – semua sosial media lo mesti digunakan dengan bijak. Kalau tidak, tentu ada konsekuensi-konsekuensi yang nantinya mesti lo terima. Lalu kenapa LinkedIn bisa dikatakan sebagai ‘CV’ dari diri lo sendiri?

 

Berikut 5 hal yang perlu lo hindari saat gunakan linkedin

Credit Image: betanews.com

Pasalnya LinkedIn adalah sosial media yang bisa dibuat untuk mencari pekerjaan. Hal ini terkait dengan memang banyak perusahaan besar yang mencari bibit unggul calon pekerja mereka dari LinkedIn. Maka dari itu, ‘CV’ lo ini mesti terlihat professional, nih!

Oleh karena itu ada beberapa etika yang mesti lo perhatikan dan lo kulik lebih dalam supaya makin paham bagaimana cara pakai LinkedIn dengan tujuan getting better job in style! Buat lo yang sudah penasaran, sila simak bahasan kali ini untuk selengkapnya, ya!

 

Pasang Foto yang Benar, Jangan yang Alay

LinkedIn sendiri dikenal sebagai sosial media yang menyerupai jaringan bisnis professional yang sangat besar. Kemungkinan diri lo bertemu dengan bos-bos besar sangatlah besar di LinkedIn. Oleh karena itu, etika pertama yang bisa lo terapkan adalah pasang foto yang benar dan jangan yang alay.

Kalau di sosial media yang lain, mungkin memasang foto alay atau memasang foto-foto yang tidak terlihat professional adalah sah-sah saja karena memang tujuannya mau lucu-lucuan atau getting attention. Tapi di LinkedIn, lo tidak bisa seperti itu kalau memang tujuannya lo mau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Pastikan lo memasang foto yang professional, seperti foto dengan background yang berwarna solid. Pose foto yang tidak aneh-aneh, dan tentunya mesti terlihat professional. Dan pastikan wajah lo menghadap ke kamera dengan tatapan siap mendapatkan masa depan yang lebih baik.

 

Bikin Konten dan Posting Secara Teratur

Biar di notice sama mereka yang mencari pegawai teladan seperti diri lo ini, di LinkedIn lo juga bisa buat konten dan posting secara teratur. Bukan karena algoritma sosial media yang mesti membuat lo rajin bikin konten, di LinkedIn, lo akan dianggap memiliki kredibilitas yang baik.

Artikel apa yang mudah dibuat? Direkomendasikan adalah konten artikel. Lo bisa bercerita di artikel tersebut, bisa bercerita tentang bagaimana profesionalisme bisa dibangun, bagaimana bisa bertahan di berbagai tekanan pekerjaan, dan masih banyak lainnya.

 

Etika Saling Berbalas Pesan

Satu hal yang bisa lo perhatikan dan terapkan dengan baik adalah etika saat saling berbalas pesan dari LinkedIn. LinkedIn punya fitur di mana lo bisa saling berbalas pesan secara professional. Tapi ada satu hal yang perlu lo perhatikan dan terapkan dengan baik.

Pastikan lo membalas pesan masuk paling lambat satu sampai dua hari dari pesan tersebut diterima. Jika sudah lewat dari dua hari, sepertinya lo sudah melewatkan kesempatan tersebut.

 

Tidak Perlu Dikunci

Sama seperti akun sosial media lainnya yang bisa di private atau dikunci – tapi kalau di LinkedIn, lebih baik tidak usah lo kunci karena ini malah akan menghalangi para talent hunter melihat profile dan menghubungi diri lo sendiri.

Oleh karena itu, pastikan tidak usah lo kunci, ya. Karena percuma juga kalau lo sudah buat profile yang baik, bagus dan professional tapi malah lo kunci dan jadi tidak bisa dilihat dan dihubungi oleh mereka yang membutuhkan diri lo.

 

No Toxic Vibe

Even maksud diri lo bercanda – tapi di LinkedIn harusnya tidak ada lagi komentar-komentar negatif atau bahkan bertengkar di kolom komentar tersebut. Hal ini jika dilihat dari mereka yang tadinya membutuhkan bantuan lo di perusahaannya, akan mundur melihat hal toxic seperti itu karena dinilai kredibilitas lo kecil.

Menghindari hal-hal seperti itu, pastikan lo tidak melakukan hal-hal buruk apalagi sampai meninggalkan komentar-komentar negatif di kolom komentar teman atau orang lain ya!

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai penjelasan di atas – sepertinya sudah cukup jelas bagaimana diri lo mesti behave kalau di LinkedIn. Jika semuanya sudah jelas, pastikan bisa lo terapkan dengan baik ya!

 

Feature Image – socialmediaexplorer.com