• Techno
  • Apple Segera Keluarkan Kartu Kredit Apple Card

Apple Segera Keluarkan Kartu Kredit Apple Card

Mon, 01 April 2019
Apple Segera Keluarkan Kartu Kredit Apple Card

Sukses meluncurkan produk gadget canggih iPhone dan iPad, Apple kembali hadir dengan produk yang sedikit berbeda dari biasanya. Bukan gadget seperti sebelumnya, kali ini Apple justru mengeluarkan kartu kredit yang diberi nama Apple Card. Bagi lo yang sering bertransaksi dengan Apple Pay, kartu kredit ini terintegrasi langsung dengan aplikasi Apple Wallet di perangkat iPhone. Jadi, benar-benar hanya bisa digunakan untuk pengguna iPhone saja.

 

Bekerja sama dengan Mastercard dan Goldman Sachs

Bekerja sama dengan Mastercard dan Goldman Sachs

 
Untuk mendukung kelancaran transaksi keuangan, kartu kredit Apple Card ini bekerja sama dengan Mastercard dan Goldman Sachs. Berbeda dari kartu kredit pada umumnya, Apple Card ini bebas biaya tahunan, lho! Sebagai pengguna, lo juga bakal lebih untung karena denda keterlambatan dan limit batas penggunaan ditiadakan. Bahkan pihak Apple mengklaim kalau suku bunga yang ditetapkan untuk kartu kredit Apple Card adalah yang terendah.

 

Tawarkan fleksibilitas tinggi

Urbaners, meskipun hanya bisa digunakan di perangkat iPhone, ternyata Apple Card ini punya fleksibilitas transaksi yang cukup tinggi. Lo bisa menggunakan kartu kredit ini hanya dengan mendaftarkan diri melalui aplikasi Wallet di iPhone. Proses pendaftaran yang ringkas membuat transaksi dengan Apple Card ini anti ribet. Hanya butuh beberapa menit saja, lo sudah bisa langsung bertransaksi di berbagai online shopping, situs e-commerce, dan toko offline di seluruh dunia.

 

Memanfaatkan teknologi Apple Maps dan machine learning

Keunggulan kartu kredit Apple Card juga bisa lo temukan dalam teknologi yang ditanamkan. Misalnya, penerapan teknologi Apple Maps yang memungkinkan seluruh transaksi dikelola berdasarkan masing-masing kategori, yaitu hiburan, belanja, dan makanan. Apple Card juga bisa melacak data pengeluaran, baik mingguan maupun bulanan. Sementara teknologi machine learning digunakan untuk menampilkan informasi transaksi secara detail, termasuk nama lokasi dan label transaksi.

 

Banyak promo dan bonus menarik!

Banyak promo dan bonus menarik!Nggak jauh berbeda dari kartu kredit lain yang biasa memberi beragam promo menarik, Apple Card ini juga menyediakan cashback untuk setiap transaksi yang lo lakukan. Dinamakan Daily Cash, bonus ini bisa lo dapatkan setiap kali menyelesaikan transaksi di Apple Store dengan pembayaran menggunakan kartu kredit Apple Card. Jangan salah, cashback yang diberikan bisa mencapai 3% dari total belanja, lho.

 

Jaminan keamanan tinggi

Transaksi keuangan secara digital cenderung rentan terhadap tindak kejahatan. Oleh karena itu, Apple Card sudah mempersiapkan fitur keamanan dengan menambahkan chip khusus persis yang digunakan oleh Apple Pay. Jadi, setiap transaksi yang lo lakukan bakal membutuhkan Face ID atau Touch ID serta kode khusus untuk verifikasi data.

 

Menarik bukan fitur, kecanggihan, serta promo yang disediakan oleh kartu kredit Apple Card? Gimana menurut pendapat lo, Urbaners?

 

 

Sources: cnbcindonesia.com, kompas.com

Pakai Fitur Auto-Delete dari Google untuk Jaga Privasi Saat Berinternet

Tue, 21 July 2020
Seseorang membuka laman Google di smartphone

Saat lo surfing di internet, sudah wajib hukumnya untuk menjaga keamanan data pribadi. Untuk membantu lo memastikan privasi dan data pribadi aman, Google hadirkan fitur auto-delete. Fitur ini memberikan lo opsi untuk merekam atau tidak jejak aktivitas berinternet, termasuk riwayat lokasi di mana lo berinternet.

Dengan fitur auto-delete Google, lo bisa memilih sendiri berapa lama lo akan menyimpan data aktivitas internet lo. Pilihannya mulai dari rentang waktu 3 hingga 18 bulan. Kalau data lo lebih dari masa waktu simpan tadi, Google bakal otomatis menghapus data aktivitas internet lo.

 

Dihapus dari Server

Seseorang membuka laman Google di smartphone dan laptop 

Buat lo yang bertanya-tanya apakah menghapus data aktivitas internet bisa mengamankan data pribadi lo? Jawabannya, iya! Kebijakan privasi Google semakin diperketat dengan adanya fitur ini. Jadi saat lo menghapus data lo, sebagian data di server Google akan terhapus, dan sebagian data lagi hanya tersimpan dalam bentuk anonim.

Data yang akan terhapus adalah data-data dari aktivitas internet lo, sementara data yang tersimpan ini terkait data olahan, seperti data yang menunjukkan traffic site suatu website di satu negara yang kebetulan website itu juga lo kunjungi.

Google juga bakal menyimpan data dalam bentuk anonim tentang seberapa sering lo menghabiskan waktu berinternet dan menggunakan Google. Tapi tenang aja, Google nggak akan menyimpan informasi apa yang lo googling saat lo hapus dengan fitur auto delete.

 

Penggunaan di Desktop

Seseorang membuka laman Google di laptop 

Selain bersifat otomatis dihapus berdasarkan rentang waktu, penghapusan data aktivitas internet juga bisa dilakukan secara manual. Caranya cukup dengan membuka akun Google lo, lalu masuk ke menu Data & Personalization di bagian kiri atas. Setelah itu, pilih menu Activity and Timeline, lalu buka sub menu My Activity. Ketuk tiga titik di bagian kanan, kemudian pilih Delete Activity by.

Lo bisa atur sampai sejauh mana aktivitas berinternet yang mau lo hapus. Sesaat sebelum benar-benar dihapus, lo akan kembali diminta konfirmasi apakah sudah yakin akan menghapus riwayat aktivitas berinternet lo. Kalau sudah yakin, lo tinggal confirm dengan klik Delete dan semua data aktivitas lo bakal terhapus.

 

Fitur Auto Delete di Android dan iOS

Tampilan setting auto delete Google di smartphone

Cara menggunakan fitur auto delete Google bisa di smartphone Android atau iOS nggak begitu berbeda. Bagi pengguna Android, lo bisa masuk ke akun Google lo dan mengikuti langkah yang sama persis dengan yang dijelaskan pada poin sebelumnya.

Sementara untuk pengguna iOS, baik itu di iPhone atau di iPad, lo bisa masuk dari setelan akun di Gmail lalu pilih Manage Your Google Account. Kalau lo nggak punya Gmail, lo bisa set fitur ini dengan masuk ke laman Google dan terapkan langkah-langkah yang sama dengan penerapan di desktop tadi.

 

 

 

Sources: TirtoID, CNN Indonesia, Teknologi.id