Home Techno Bambootronic: Pengantar Musik dari Bambu Alami
Bambootronic: Pengantar Musik dari Bambu Alami

Bambootronic: Pengantar Musik dari Bambu Alami

Thursday, April 11, 2019 - 17:08
Bagikan
Facebook Twitter Email

Sejak sedotan plastik mulai ditinggalkan, reusable straw berbahan stainless steel, kaca, dan bambu pasti sudah nggak asing lagi di telinga lo Urbaners. Ramah lingkungan dan aman digunakan, bambu sukses menjadi salah satu primadona bahan pembuatan reusable straw. Tetapi, selain sedotan, nyatanya bambu juga bisa diolah menjadi peralatan elektronik lain lho, Urbaners. Coba deh Urbaners intip produk-produk milik Bambootronic!

Nggak cuma produk audio seperti radio, Bambootronic juga menawarkan jam yang dibuat dari bahan bambu. Mengusung konsep ramah lingkungan dan harga terjangkau, berbagai produk Bambootronic berhasil mencuri perhatian masyarakat. Jadi penasaran nggak sih dengan cerita di baliknya? Yuk, simak di bawah ini info lengkapnya, Urbaners!

 

Memilih bambu sebagai bahan utama

Memilih bambu sebagai bahan utama

Bukan asal pilih, Bambootronic memiliki alasan tersendiri dalam menggunakan bambu sebagai bahan dasar. Dihubungi melalui sambungan telepon, Pak Zainul selaku pemilik Bambootronic menyebutkan beberapa hal yang menjadi alasan utama. Menurutnya, bambu adalah tanaman yang mudah ditemukan dan memiliki harga terjangkau. “Sebenarnya motivasi utama saya adalah bagaimana mengangkat nilai bambu Indonesia menjadi produk komersial gitu,” lanjutnya bersemangat.

Nggak sampai di situ saja, Pak Zainul yang tinggal di kelurahan Gunung Batu, Bogor, Jawa Barat ini juga concern banget sama pemberdayaan masyarakat sekitar. “Bagaimana supaya masyarakat itu bisa berdaya ekonominya melalui potensi bambu yang melimpah,” jelasnya. Menurut Pak Zainul, selama ini pemanfaatan bambu terbatas untuk membuat barang tradisional seperti anyaman. Padahal, dengan sentuhan teknologi modern, harga jual produk berbahan bambu bisa menjadi lebih tinggi. Setuju nggak sih, Urbaners?

 

Krisis moneter sebagai titik balik inspirasi

Krisis moneter sebagai titik balik inspirasi

Walau Bambootronic berdiri sejak tahun 2012, nyatanya usaha Pak Zainul dimulai jauh sebelum itu lho, Urbaners. Menawarkan jasa servis barang elektronik, usahanya sempat kalah oleh krisis moneter yang kala itu menghantam. Nggak mau usahanya berakhir begitu saja, Pak Zainul memutuskan untuk memutar otak. Setelah mencari inspirasi ke sana ke mari, pilihannya jatuh pada speaker yang berasal dari Cina.

Memanfaatkan bambu yang tumbuh di sekitar rumahnya, Pak Zainul berusaha menduplikasi speaker tersebut. Berbekal ilmu elektro yang menjadi basic-nya, Pak Zainul berhasil membuat speaker dengan bahan dasar bambu. Dikenal dengan nama Bambootronic, produk ramah lingkungan ini berhasil mendapat tempat di hati masyarakat. Nggak cuma berjualan dari mulut ke mulut dan terkenal di kalangan tetangga, produk Bambootronic berhasil menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kebetulan waktu itu ada event pameran di daerah Batam yang diinisiasi oleh pemkot Kota Bogor, Jadi, saya pun ikut untuk bisa mengenalkan produk ini ke masyarakat luas,” cerita Pak Zainul. Setelah mengikuti event tersebut, Bambootronic mulai dikenal masyarakat melalui media cetak lokal dan stasiun televisi nasional. Nggak sia-sia, usahanya menduplikasi speaker negeri tirai bambu akhirnya berbuah manis. Dari satu atau dua permintaan, Pak Zainul sampai dibuat kewalahan dengan banyaknya orderan produk Bambootronic. Apalagi, setelah memasarkan produknya secara online, Pak Zainul sukses mendapat order dari beberapa negara tetangga.

 

Pengantar musik dari bambu alami

Pengantar musik dari bambu alami

Selain dalam usaha memanfaatkan bahan alami yang tumbuh subur di sekitar rumahnya, bambu menjadi tanaman yang dipilih karena mudah untuk diolah. Dengan keahlian dan peralatan yang dimilikinya, Pak Zainul mengolah bambu menjadi produk audio, mulai dari Bamboo Music Player sampai Radio & Active Speaker Multimedia. Hasilnya tentu nggak kalah oke dari produk audio pada umumnya.

Dengan bahan dasar bambu, produk-produk Bambootronic justru memiliki ciri khas tersendiri. Eco friendly, cocok dengan iklim tropis, juga tepat sebagai aksesori rumah bergaya Skandinavia. Bambootronic mendukung gerakan reduce, reuse, recycle dan berkomitmen untuk terus memproduksi produk ramah lingkungan. Nah, selain audio, Urbaners juga bisa memilih produk jam yang nggak kalah menarik. Bukan hanya rangkanya, mesin Bamboo Mechanical Clock dibuat dari 100% bambu alam! Unik banget deh!

 

Di balik proses pembuatan produk Bambootronic

Di balik proses pembuatan produk Bambootronic

Sudah kenalan dengan produk-produk Bambootronic jadi penasaran nggak sih dengan cerita di balik proses pembuatannya? “Kalau yang paling gampang itu sebenarnya satu hari itu bisalah memproduksi tiga sampai lima produk music player,” jawab Pak Zainul. Tetapi, lanjutnya lagi, lamanya proses pembuatan kembali pada tingkat kerumitan produk yang ada. Menurutnya pribadi, produk yang paling sulit dibuat adalah Bamboo Mechanical Clock. Sebab, semua gear yang terdapat di jam mekanik tersebut terbuat dari bambu.

Untuk mengolah bambu menjadi bentuk yang sesuai, mesin yang digunakan pun bisa dibilang terbatas. Sebab, mesin-mesin tersebut dirakit sendiri oleh Pak Zainul alias bukan mesin yang banyak dijual di pasaran. Eksklusif dan mendetail, Bambootronic menciptakan masterpiece untuk setiap produk yang berhasil dibuat. Selain itu, para pengrajin yang bekerja di workshop Bambootronic juga bukan sembarang orang. Para pengrajin Bambootronic telah berpengalaman dan selalu bekerja sepenuh hati, serta memastikan setiap produk lahir dengan sempurna.

 

Gimana? Sudah terinspirasi dengan cerita Bambootronic dan tertarik dengan produk yang dibuat dari bahan alami?