• Techno
  • Google Hentikan Google Allo, Kegagalan Terhadap Aplikasi Chat

Google Hentikan Google Allo, Kegagalan Terhadap Aplikasi Chat

Fri, 14 December 2018
Google Hentikan Google Allo, Kegagalan Terhadap Aplikasi Chat

Kabar buruk rupanya harus dialami oleh para pengguna setia aplikasi Google Allo. Pasalnya, aplikasi keren dan banyak dilirik hampir semua kalangan ini bakalan dihentikan tahun mendatang. Apa penyebabnya dan bagaimana prospeknya di masa depan? Lo bisa simak ulasannya di bawah ini.

 

Hadir sebagai pesaing WhatsApp

Hadir sebagai pesaing WhatsApp

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2016 lalu, Google Allo digadang-gadang bakalan menjadi pesaing berat dari WhatsApp. Penggunaan Google sendiri juga sangat mudah dan memiliki tampilan yang hampir sama seperti Whatsapp. Bedanya adalah pengguna bakalan diberikan opsi pilihan saat menggunakan aplikasi ini. Contohnya untuk chatting personal, grup, hingga chatting dengan Google Assistant.

Ada yang menarik dari fungsi terkahir di atas, Urbaners. Kalau lo pakai Google Assistant, lo bakalan bisa mengetahui apa aja yang berseliweran di internet. Misalnya aja, restoran paling enak di sebuah kota, sejarah pembangunan tempat tertentu, sampai resep makanan. Lo juga bakalan dapat penawaran untuk subscribe ke situs-situs keren. Nggak heran banyak orang bilang kalau aplikasi ini bakalan mampu mengalahkan WhatsApp. Namun, semuanya berbalik arah beberapa waktu lalu.

 

Dihentikan Maret 2019

Dihentikan Maret 2019

Pemberitahuan secara mengejutkan diumumkan oleh Google pada beberapa waktu lalu. Lewat blog resminya, Matt Klainer selaku Wakil Presiden Komunikasi Produk Konsumen Google mengatakan jika pihaknya akan menghentikan Allo dan fokus pada Messages. Namun, pengguna Allo masih bisa mengakses hingga batas akhir pada bulan Maret mendatang.

Meski begitu, para pengguna disarankan untuk mengeksplor penggunaan berupa percakapan sebelum benar-benar dihentikan. Banyak pihak menyebut penghentian Allo membuat aplikasi ini akan mati selamanya. Hal tersebut nggak sepenuhnya benar karena allo hanya mengalihkan upaya sumber dayanya ke sebuah inisiatif baru bernama Rich Communications Services (RCS).

Layanan RCS sebetulnya hampir sama seperti SMS, namun dengan versi yang lebih baik. Dengan menggunakan layanan ini, Google ingin memperlakukan Messages di Android jadi seperti di iOS. Dalam fitur tersebut, SMS dan chatting bisa disatukan dalam satu aplikasi, bakalan dilengkapi pula dengan machine learning. Inilah yang menjadi nilai jual utama Allo sejak pertama kali dirilis pada 2016 lalu.

 

Buat lo yang masih pakai aplikasi ini, jangan lupa segera ekspor data terpenting lo sebelum aplikasi ditutup total pada Maret 2019 mendatang.

 

 

 

Source: Daily Social, Google

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys