• Techno
  • Indonesia Bakal Bangun Satelit Terbesar di Asia

Indonesia Bakal Bangun Satelit Terbesar di Asia

Mon, 13 May 2019
Indonesia Bakal Bangun Satelit Terbesar di Asia

Indonesia kembali menorehkan sejarah baru dalam dunia teknologi, Urbaners. Dalam beberapa tahun ke depan, negara kita bakal punya satelit terbesar di Asia dari segi kapabilitas. Satelit ini dinamakan Satria, yang merupakan singkatan dari ‘Satelit Indonesia Raya’. Mulai dibangun akhir 2019 dan diprediksi beroperasi pada 2023, satelit ini bakal menjamin akses internet terbaik di Indonesia.

 

Satelit multifungsi

Satelit multifungsi

Pembangunan satelit Satria ini bukanlah tanpa sebab. Satelit ini memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Nantinya, Satelit Satria bakal menjadi pelengkap jaringan kabel broadband dari Palapa Ring yang saat ini sudah rampung hingga 96%.

Proyeksinya, ke depan akan ada 150.00 titik layanan Satrian ini. Pembangunannya pun nggak melulu harus terpusat di Pulau Jawa, Urbaners. Menurut Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Rudiantara, kemungkinan bakal ada lima titik lokasi utama pembangunan. Lima titik itulah yang nantinya bakal dikembangkan menjadi 30 ribu titik layanan satelit ini.

 

Gandeng swasta bangun satelit

Gandeng swasta bangun satelit

Dalam membangun satelit Satria, pemerintah Indonesia nggak sendirian, Urbaners. Pemerintah menggandeng pihak swasta demi kelancaran pembangunan proyek satelit nasional terbesar ini. Nilai total proyek pembangunan satelit pun mencapai kisaran Rp21,4 triliun. Selain itu, dibutuhkan waktu sekitar 3,5 tahun untuk proyek perancangan satelit tersebut. Ditargetkan pembangunan satelit bakalan rampung pada tahun 2022 dan bisa digunakan pada 2023 mendatang.

Hingga saat ini ,ada beberapa perusahaan swasta yang bakalan turut membantu menyukseskan proyek satelit Satria. Di antaranya adalah PT Aplikanusa Lintasarta, PT Indo Pratama Teleglobal, Konsorsium Ifore HTS, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

 

Punya teknologi tercanggih

Punya teknologi tercanggih

Satelit Satria juga dilengkapi dengan teknologi canggih masa kini. Digadang-gadang teknologi yang bakal diusung oleh satelit ini adalah High Throughput. Adanya teknologi canggih tersebut dinilai akan lebih efisien dan lebih menghemat biaya untuk mendapatkan akses internet tercepat dan merata di seluruh Indonesia.

Bayangkan, untuk satelit konvensional bisa memakan uang sewa sebesar Rp18 juta setiap Mbps. Sementara satelit yang menggunakan Ku-band, harga sewanya di kisaran Rp6 juta per Mbps. Sedangkan satelit multifungsi ini hanya Rp1 juta Mbps. Biaya murah inilah yang nantinya bisa mendukung kreativitas anak bangsa dalam menghasilkan konten-konten terbaiknya.

 

Jadi nggak sabar, kan, menunggu kehadiran satelit ini?

 

 

Source: Kompas.com, goodnewsfromindonesia.id

6 YouTuber Dengan Penghasilan Terbesar Di Tahun 2019

Tuesday, December 31, 2019 - 13:17
PewDiePie memakai kaos hitam

Saat ini YouTuber semakin banyak lho, Urbaners. Bahkan makin banyak orang yang bercita-cita jadi YouTuber. Anak muda saat ini pun makin banyak yang membuat channel YouTube dan mengunggah vlog. Hampir setiap orang berusaha untuk menjadi content creator di YouTube. YouTube dianggap mampu menghasilkan banyak uang. Forbes bahkan merilis info YouTuber yang mendapat penghasilan paling besar di tahun 2019. Siapa sajakah mereka ini?

 

Dude Perfect

anggota Dude Perfect berfoto bersama memakai kemeja kotak-kotak

Channel Dude Perfect ternyata dimiliki oleh sekumpulan bapak-bapak lho, Urbaners. Mereka adalah Tyler Toney, Garret Hilbert, Cody Jones, Coby Cotton, dan Cory Cotton. Pria paruh baya tersebut membuat channel YouTube yang sering diisi oleh video mereka ketika sedang berolahraga dan bermain bowling. Mereka berhasil mendapatkan keuntungan dari YouTube sebesar 20 juta dolar AS. Bahkan mereka juga ditawari untuk dibuatkan acara TV di Nickelodeon. Keren juga ya bapak-bapak ini, Urbaners.

 

Rhett and Link

foto Rhett and Link

Duo komedian asal California, Amerika Serikat ini berhasil meraup pendapatan sebesar hingga 17,5 juta dolar AS, Urbaners. Mereka sering mengunggah video lucu yang mereka buat. Nggak hanya itu saja, mereka juga sering mengunggah lagu komedi hasil parodi mereka sendiri. Rhett and Link juga dikenal pintar membuat sketsa. Keren kan?

 

Preston

Preston dengan balon angka 10

Sebelum fokus membuat vlog, Preston memulai channel YouTube-nya dengan memainkan game Minecraft dan Call of Duty. Perubahan ini membuat jumlah subscriber-nya terus bertambah dari waktu ke waktu. Preston berhasil meraup keuntungan dari YouTube hingga mencapai jumlah 14 juta dolar AS. Sungguh sebuah pendapatan yang fantastis.

 

PewDiePie

PewDiePie di ruangannya sambil memakai headphone

Channel YouTube PewDiePie berisikan video permainan aksi dan horror. PewDiePie memiliki 102 juta subscriber di channel YouTube-nya. Di tahun 2019, PewDiePie mendapat keuntungan dari YouTube sebesar 13 juta dolar AS. Bahkan banyak para gamers menjadikannya sebagai inspirator dalam main game seru.

 

DanTDM

DanTDM memakai kaos warna hitam dengan poni lemparnya

DanTDM sering mengunggah video tentang game. Biasanya game yang sering dia mainkan adalah Fortnite dan Minecraft di channel YouTube-nya. Dia bahkan berhasil memenangkan penghargaan di Kids Choice Awards dan juga mencetak Guinness World Records. Kini, DanTDM berhasil meraup pendapatan sebesar 12 juta dolar AS dari video YouTube yang dia buat di channel-nya.

 

VanossGaming

Vanossgaming memakai kaos warna putih

Buat lo yang suka game, channel milik VanossGaming ini cocok banget buat lo tonton. VannosGaming sering mengunggah video tentang game terutama GTA V, Minecraft, dan game lainnya. Berkat video tutorial game tersebut, dirinya pun kini berhasil mendapatkan hingga 11,5 juta dolar AS.

 

Dari deretan di atas, ada nggak nih YouTuber favorit lo, Urbaners?

 

 

Source : IDN Times