• Techno
  • Instagram Uji Coba Sembunyikan Jumlah Likes

Instagram Uji Coba Sembunyikan Jumlah Likes

Mon, 13 May 2019
Instagram Uji Coba Sembunyikan Jumlah Likes

Kabar kontroversi baru saja dirilis oleh Instagram melalui uji coba yang dilakukan untuk menyembunyikan jumlah Likes. Uji coba ini menuai kontroversi lantaran jumlah Likes di Instagram sendiri sering dijadikan sebagai standar popularitas suatu postingan. Kira-kira apa yang menyebabkan Instagram berupaya menyembunyikan jumlah Likes pada konten yang di-upload oleh penggunanya, ya?

 

Menekan ‘kompetisi’ di antara pengguna

Sudah bukan rahasia lagi jika pengguna Instagram sering kali berlomba-lomba dalam perolehan jumlah Likes dan Followers. Akibatnya, kompetisi dengan cara yang kurang sehat pun terjadi. Mulai dari aksi jual-beli Likes dan Followers hingga kasus bullying atau perundungan terhadap akun yang dianggap nggak memiliki jumlah Likes cukup banyak. Nggak jarang bullying terhadap akun dengan jumlah Likes sedikit akan mengarah pada tindakan lain yang lebih membahayakan penggunanya.

 

Mengurangi tekanan bagi para pengguna

Mengurangi tekanan bagi para pengguna

 
Selain berupaya menekan kompetisi yang dirasa mulai nggak sehat antar pengguna, uji coba Instagram menyembunyikan jumlah Likes bertujuan untuk mengurangi tekanan psikis bagi para pengguna itu sendiri. Pasalnya, sering kali persaingan jumlah Likes membuat pengguna tertekan atau bahkan depresi dan merasa nggak lebih baik dari konten foto yang dibagikan oleh pengguna lain. Padahal tujuan utama platform Instagram adalah sekadar berbagi foto, bukan bersaing jumlah Likes ataupun Followers.

 

Hanya pemilik akun yang bisa mengetahui penyuka foto

Jumlah Likes yang disembunyikan ini nggak hanya berlaku untuk foto orang lain saja. Sebagai pengguna, lo juga nggak bisa mengetahui berapa banyak Likes yang didapatkan. Tapi, tenang saja, pemilik akun tetap bisa mengetahui siapa saja yang menyukai foto yang sudah lo bagikan. Caranya cukup mudah, ketuk saja tulisan di bawah tombol suka, lalu dalam hitungan detik akan muncul daftar nama atau akun yang sudah menyukai foto tersebut.

 

Ingin pengguna fokus pada kualitas, bukan kuantitas

Ingin pengguna fokus pada kualitas, bukan kuantitas

 
Uji coba Instagram dalam menyembunyikan jumlah Likes ini memang belum resmi dirilis. Namun, upaya ini dilakukan dengan tujuan yang sangat positif. Alih-alih berfokus pada perolehan jumlah Likes, pengelola Instagram lebih menginginkan pengguna lebih fokus pada kualitas foto dan caption yang dibagikan. Dengan begitu, platform berbagi foto ini bisa jadi lebih bermanfaat dan menginspirasi para penggiat fotografi atau sekadar wadah berbagi informasi sesama pengguna di seluruh belahan dunia.

 

Urbaners, gimana menurut pendapat lo kalau Instagram benar-benar menerapkan uji coba sembunyikan jumlah Likes ini?

 

 

Source: techcrunch.com

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys