• Techno
  • Sekarang Semua Orang Bisa Bikin Musik dengan Google Song Maker

Sekarang Semua Orang Bisa Bikin Musik dengan Google Song Maker

Wed, 07 March 2018
 Sekarang Semua Orang Bisa Bikin Musik dengan Google Song Maker

Urbaners, Google Song Maker adalah produk inovasi teknologi terbaru besutan Google yang bekerja sama dengan Chrome Music Lab. Sebelumnya, lo pasti sudah tahu kalau Chrome Music Lab sendiri merupakan sebuah situs yang menjadikan belajar musik lebih mudah dan menyenangkan melalui berbagai eksperimen. Tertarik bikin musik lo sendiri?

 

Tanpa download aplikasi

Dikutip dari The Verge, layanan pembuat musik ini bisa lo akses langsung dari browser smartphone, tablet, dan laptop dengan alamat situs g.com/songmaker tanpa perlu aplikasi terlebih dulu. Google Song Maker merupakan sequencer yang memungkinkan lo untuk menciptakan program loops untuk dua instrumen berbeda.

 

Memiliki dua format sequencer

Kalau sebelumnya di Chrome Music Lab, lo bebas bermain-main dengan musik dan suara dengan cara yang berbeda. Nah, Google Song Maker ini merupakan turunannya yang memiliki dua format sequencer, yaitu melodi dan bar. Kamu bisa memilih genre musik untuk setiap bagian, lalu menggambar not balok menggunakan mouse ataupun keyboard.

 

Menyediakan beberapa instrumen alat musik

Sejak pertama kali diuji coba pada tahun 2016, layanan ini menyediakan beberapa pilihan instrumen alat musik. Jadi, sebagai pengguna lo bisa memilih instrumen musik apa yang akan digunakan untuk menciptakan lagu. Pilihan alat musik ini sendiri tersedia pada bagian bawah situs. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, di Google Song Maker lo bisa memilih lebih dari satu jenis instrumen alat musik dalam menyusun nada.

 

Mengatur tempo dengan tepat dan akurat

Urbaners, lo nggak punya bakat menciptakan musik? Tenang aja, layanan Google Song Maker ini memang ditujukan untuk para amatir kayak lo. Biar musik yang lo ciptakan terdengar lebih bagus, Google menyediakan fitur sinkronisasi suara serta tempo lagu dan tinggi rendahnya nada serta mengaktifkan tombol mikrofon untuk bernyanyi melalui layanan Song Maker ini. Di bagian antarmuka, lo juga bisa mengatur rentang oktaf, panjang loop, dan ketukan per bar.

Nah, Urbaners kalau lo sudah selesai bikin musik ada opsi ‘save’ yang bisa dipilih untuk menyimpan hasil karya musik yang lo buat tadi. Bahkan, Google juga sudah menyediakan fitur ‘share’ yang memungkinkan lo berbagi tautan di berbagai media sosial lainnya. Meski layanan ini dikatakan belum sempurna sebab tidak memiliki fitur file musik yang bisa di-download langsung, peminatnya sudah cukup banyak lho! Apakah lo salah satunya?

 

Source: theverge.com

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys